Anda di halaman 1dari 28

PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP NO.

06/2014
TENTANG
PEDOMAN PELAKSANAAN PROGRAM ADIPURA
Oleh :

R SUDIRMAN
Asisten Deputi Pengolahan Sampah

KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA


• Undang – Undang No. 18/ 2008 tentang Pengelolaan
Sampah;
• Undang – Undang No. 32/ 2009 tentang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
• Peraturan Pemerintah No. 41/ 1999 tentang
Pengendalian Pencemaran Udara;
• Peraturan Pemerintah No. 82/ 2001 tentang
Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian
Pencemaran Air;
• Peraturan Pemerintah No. 81/ 2012 tentang
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah
Sejenis Sampah Rumah Tangga.
1. Mendorong kepemimpinan pemerintah
kabupaten/kota;
2. Membangun partisipasi aktif masyarakat
serta dunia usaha;
3. Mewujudkan kota-kota yang
berkelanjutan, baik secara ekologis, sosial,
dan ekonomi;
4. Mendukung penerapan prinsip-prinsip
good governance di bidang perlindungan
dan pengelolaan lingkungan hidup yang
berkelanjutan.
Usulan Ditetapkan
Bupati/Walikota Menteri LH
melalui berdasarkan
Gubernur Kategori Kota

Kementerian LH wajib
melakukan pemantauan dan
evaluasi kota atau ibukota
kabupaten yang sudah
ditetapkan.
◦ kota kecil dengan jumlah penduduk 20.000 s/d
100.000 jiwa;
◦ kota sedang dengan jumlah penduduk 100.001 s/d
500.000 jiwa;
◦ kota besar dengan jumlah penduduk 500.001 s/d
1.000.000 jiwa; dan
◦ kota metropolitan dengan jumlah penduduk lebih
besar dari 1.000.000 jiwa.

Penambahan Perubahan
jumlah Usulan kepada MenLH Kategori
penduduk Kota
Pemantauan dilakukan dalam kurun waktu satu
periode pemantauan yang meliputi:
 Pemantauan 1 (P1);
 Pemantauan 2 (P2);
 Pemantauan Verifikasi (PV); dan
 Verifikasi Adipura Kencana.

KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA


Dilaksanakan apabila:
a. Hasil nilai capaian kinerja periode sebelumnya
memiliki perbedaan angka lebih besar atau sama
dengan 3 (tiga) dibandingkan dengan P1 periode
pemantauan berjalan;
b. Nilai P1 dan P2 pada periode pemantauan berjalan
memiliki perbedaan angka lebih besar atau sama
dengan 3 (tiga);
c. Ditemukan kesalahan data penilaian pada komponen
tertentu; dan/atau
d. Ditemukan kondisi faktual kota yang tidak
mencerminkan sebagai kota peraih penghargaan
Adipura dan/atau nilai capaian kinerja baik atau baik
sekali.
PV1 PV2 P1 PV3 PV4 P2 PV

P1 + P2 + PV
Nilai Total =
3
V Dipantau
Langsung
E Adipura Ke
R Kencana Lapangan
oleh DPA
I Adipura
P2 dan tim
Skala Nilai F pemantau
Baik (> 71) I Piagam
Nominasi Anugerah
Adipura
Adipura K
dan Adipura Kencana
A Plakat
S Adipura
P1 I

Skala Nilai PEMBINAAN Piagam


di bawah Nominasi Piagam Adipura
baik (< 71) Adipura
a. Permukiman menengah dan i. Hutan kota;
sederhana;
b. Jalan arteri dan kolektor; j. Taman kota;
c. Pasar; k. Saluran terbuka;
d. Pertokoan; l. Tempat Pemprosesan
Akhir (TPA);
e. Perkantoran; m. Bank Sampah;
f. Sekolah; n. Fasilitas Pengolahan
Sampah skala kota
g. Rumah Sakit dan/atau Puskesmas;
h. Terminal Bus dan/atau terminal
angkutan kota; atau pelabuhan
sungai dan/atau pelabuhan laut
yang menghubungkan antar pulau
dalam satu kabupaten/kota;
a. Permukiman pasang surut;
b. Stasiun Kereta Api;
c. Pelabuhan penumpang yang dikelola oleh
BUMN;
d. Bandar Udara;
e. Perairan terbuka berupa sungai, danau/situ,
waduk/bendungan; dan
f. Pantai wisata;
LOKASI BOBOT LOKASI BOBOT
Perumahan / 6 Rumah 5
Pemukiman Sakit/Puskesmas
Jalan 5 Perairan Terbuka 5
Pasar 8 TPA 11
Pertokoan 4 Pantai Wisata 3
Perkantoran 4 Bank Sampah 7
Sekolah 6 Fasilitas Pengolahan 10
Sampah Skala Kota
Terminal Bus/angkot/ 5 Hutan Kota 5
Pelabuhan sungai/laut
Stasiun Kereta Api 4 Taman Kota 6
Pelabuhan Penumpang 3
(BUMN)
Bandar Udara 3 Total 100
1. Penilaian Capaian kinerja pengelolaan sampah meliputi :
a. Kebersihan;
b. Sampah terolah; dan
c. Pengoperasian Tempat Pemrosesan Akhir.

2. Penilaian capaian kinerja Ruang Terbuka Hijau meliputi :


a. Sebaran dan fungsi peneduh;
b. Penataan dan perawatan;
c. Keanekaragaman hayati;
d. Kemudahan akses;
e. Fungsi resapan.

4. Penilaian capaian kinerja pada lokasi pemantauan


mewakili kondisi keseluruhan lokasi pemantauan.
Sistem
Pengelolaan Manajemen (5 %)
Sampah dan
RTH (85%) Capaian Kinerja
(95%)

Sistem
Pengendalian Manajemen (5 %)
ADIPURA Pencemaran
Air (5%) Capaian Kinerja
(95%)

Sistem
Pengendalian Manajemen (5 %)
Pencemaran
Udara (10%) Capaian Kinerja
(95%)
Sistem Manajemen
(5%)
Pengelolaan
Sampah dan
RTH (95%) Capaian Kinerja
(95%)

ADIPURA

Pengendalian
Pencemaran Sistem Manajemen
Air (5%) (100%)
Pemeringkatan akhir menghasilkan peringkat kota
menurut kategori kota.

NAMUN…

Pemeringkatan Akhir TIDAK BERLAKU bagi Kota


atau ibukota kabupaten yang masih
mengoperasikan tempat pemrosesan akhir
(TPA) dengan sistem pembuangan terbuka
(Open Dumping)
Pemantauan 1 Penganugerahan
PV Adipura dan
Pengembangan Adipura Kencana
Kriteria dan
Mekanisme Pengiriman Pemantauan 2 Pemeringkatan
SM

7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6

Pengembalian PV
Sosialisasi dan Pengolahan
SM
Pembinaan Data
Pengolahan
Data
Refreshment Rakornas Adipura
Pemantau Verifikasi
Adipura Kencana

2014 BULAN 2015


Keterangan
SM : Sistem Manajemen
A. Anugerah Adipura Kencana;
B. Anugerah Adipura;
C. Sertifikat / Piagam Adipura; dan
D. Plakat Adipura.
E. Praja Adipura

KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA


KATEGORI ADIPURA KENCANA
NO KRITERIA DAN INDIKATOR
KOTA (Beyond Compliance)
• 3 kali berturut-turut atau
• Masuk nominasi 3 besar
untuk kota metropolitan
Memperoleh Penghargaan
dan besar, 5 besar untuk
Adipura
kota sedang dan kecil
• mencapai prestasi luar
biasa
Pengelolaan Sampah
Jumlah timbulan sampah
1 >14%
yang diolah
2 TPS 3R dan/atau Bank Metropolitan &
> 15 lokasi
Sampah (pemilahan dan Besar
pengolahan sampah) Sedang & Kecil > 10 lokasi
3 Persyaratan TPA Control Landfill (min)
4 Penanganan gas metan Dimanfaatkan
5 Penerapan EPR Minimal 3
Master plan pengelolaan
6 Ada + Implementasi
sampah
KRITERIA DAN
NO KATEGORI KOTA ADIPURA KENCANA
INDIKATOR
Gas Rumah Kaca
1 Pemanfaatan gas Metropolitan dan
ton/tahun
methan Besar
Sedang dan Kecil ton/tahun

Efisiensi Energi
1 Penggunaan Solar Cell Wajib dan memadai
Penggunaan Lampu
2 Wajib dan memadai
LED
3 Green Building Ada
Alokasi Pengelolaan Kebersihan di Daerah Kabupaten
1 Hinterland > 50%
NO KRITERIA DAN INDIKATOR KATEGORI KOTA ADIPURA KENCANA
Adiwiyata
Memperoleh Penghargaan
1 Adiwiyata Mandiri
Adiwiyata
Jalur Sepeda dan Pedestrian
Terdapat Khusus
1 Jalur Sepeda
Jalur Sepeda
Sustainable Transportasi
1 Transportasi masal Metropolitan &
Wajib
Besar
Sedang & Kecil -
Ruang Terbuka Hijau (wilayah perkotaan)
Luasan Ruang Terbuka 30 % dari luas
1
Hijau wilayah
Penegakan Hukum
Operasi Yustisi pengelolaan
1 Wajib
sampah
KRITERIA DAN
NO KATEGORI KOTA ADIPURA KENCANA
INDIKATOR
Konservasi Air
1 Biopori Ada memenuhi
Sumur Resapan
2 Minimal 5 lokasi
Dalam/Dangkal
3 IPAL Domestik Metropolitan dan
2
Komunal Besar
Sedang dan Kecil 1
Pengelolaan SDA dan Iklim
1 Taman Kehati Wajib
RAD Perubahan Iklim
2 Proklim
(Adaptasi & Mitigasi)

3 Kampung Organik Wajib

Manajemen Lingkungan
Ada Dokumen (status
1 SLHD
baik)
NO KRITERIA DAN INDIKATOR ADIPURA KENCANA

Sosial dan Budaya


1 Indeks kepedulian masyarakat
terhadap pengelolaan Ada
lingkungan perkotaan
Gerakan Indonesia Bersih
1 Pelaksanaan Rencana Aksi GIB 11 Lokasi Sarana Prasarana
2012-2014 (Perdagangan, Transportasi,
Pendidikan, Kesehatan,
Perkantoran, Kebersihan sungai
& bantaran sunga, Kawasan
Wisata, Kawasan Industri, RTH,
Sosial & Keagamaan, Perkotaan)
pada skala > 73
Diberikan kepada kota dan ibukota kabupaten
yang memenuhi syarat sebagai kota yang
memiliki peningkatan kinerja pengelolaan
lingkungan perkotaan yang signifikan sebagai
berikut:
a. Bukan peraih anugerah adipura pada periode
sebelumnya dan periode berjalan; dan
b. bilamana nilai adipura periode berjalan
memiliki selisih lebih dari atau sama dengan 3
(tiga) dibandingkan nilai adipura periode
sebelumnya.
Diberikan kepada kota dan ibukota kabupaten yang
memenuhi syarat sebagai kota yang memiliki lokasi
dengan nilai terbaik meliputi :
 pasar;
 terminal;
 taman kota;
 hutan kota;
 tempat pemrosesan akhir.

Syarat kota yang memiliki lokasi dengan nilai terbaik,


yaitu:
 Bukan peraih anugerah adipura kencana pada
periode berjalan; dan
 Memiliki nilai lokasi paling tinggi untuk setiap
kategori kota.
Penghargaan praja adipura diberikan kepada
gubernur yang sekurang-kurangnya 70 %
dari jumlah kota dan ibukota kabupaten yang
mendapatkan Anugerah Adipura Kencana
dan/atau Anugerah Adipura di wilayah
propinsi tersebut.

KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA


1) Masyarakat dapat menyampaikan pendapat
dan saran melalui mekanisme polling di
website Adipura ( adipura.menlh.go.id )
2) Hasil Polling Adipura dapat menjadi bahan
pertimbangan pelaksanaan PV.

KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA