Anda di halaman 1dari 13

ENGLISH

D E B AT I N G
COMPETITION

D I E S N ATA L I S F K U N D A N A K E - 1 0
LATAR BELAKANG DAN DESKRIPSI
LOMBA
Tingkat persaingan sumberdaya manusia (SDM) di pasar kerja nasional dan internasional terus
meningkat seiring dengan pemberlakukannya pasar bebas dan atau peningkatan manfaat ilmu
pengetahuan dan teknologi baru pada berbagai bidang usaha serta kebutuhan tingkat profesionalisme
(knowledge, hard skill, soft skill) yang semakin tinggi. Lomba debat antar mahasiswa dan perguruan tinggi
menjadi bagian penting dari kompetisi di era global ini. Lomba debat ini menuntut wawasan yang luas,
kemampuan berbahasa inggris yang baik dan kemampuan berargumentasi. Kemampuan berbahasa
inggris yang baik akan meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa dalam berinteraksi dengan
masyarakat internasional. Sedangkan kemahiran dalam berargumentasi akan meningkatkan kemampuan
mahasiswa untuk membuat keputusan berdasarkan analisis yang logis dan faktual. Kegiatan debat tak
hanya menuntut mahasiswa untuk dapat mengungkapkan ide dalam bahasa inggris, tetapi juga menuntut
mahasiswa untuk mampu menguasai pengetahuan global, menganalisis, membuat judgement, dan
meyakinkan publik. Oleh karena itu, debat merupakan media yang tepat dalam melatih kemampuan
negosiasi dan argumentasi mahasiswa dalam skala internasional, dan keberadaan lomba debat menjadi
sangat penting dalam rangka internalisasi semangat kompetisi positif yang bermuatan tuntutan
kemampuan berkomunikasi dan berargumentasi.
MANFAAT LOMBA
• Meningkatkan daya saing mahasiswa melalu media debat ilmiah.
• Meningkatkan kemampuan berbahasa inggris lisan, dan menciptakan
kompetisi yang sehat antar mahasiswa
• Meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk berpikir kritis dan analitis,
sehingga nantinya mampu bersaing di tingkat fakultas, universitas, nasional dan
internasional.
• Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan pendapat
secara logis dan sistematis
• Memperkuat karakter mahasiswa melalui pemahaman akan permasalahan
nasional dan internasional beserta alternatif pemecahannya melalui kompetisi
debat.
SISTEM PERLOMBAAN

• Klarifikasi Istilah:
1. Debater adalah peserta yang mengikuti perlombaan debat
2. Tournament director adalah orang yang mengatur jalannya perlombaan; terdiri dari 2 orang yaitu
chair person (yang memoderatori jalannya debat) dan Time Keeper (mengatur dan memastikan
waktu pembicara)
3. Chief adjudicator adalah ketua juri
4. Invited Adjudicator adalah juri yang diundang oleh panitia dan merupakan juri panels
5. Tabulator adalah orang yang bertanggung jawab terhadap tabulasi penilaian dalam perlombaan
• Mekanisme lomba
1. Sistem debat yang digunakan adalah sistem British Paliamentary (BP).
Sistem ini adalah sistem yang digunakan dalam World University Debating
Championship (WUDC) atau lomba debat antar perguruan tinggi tingkat
dunia. Dimana dalam satu tim debat hanya akan terdiri dari 2 orang
debater.
2. Team yang akan bertanding akan terdiri dari :
GOVERNMENT TEAM (team pro) OPPOSITION TEAM (team kontra)

Opening Government : Opening Opposition :


1. Prime Minister 1. Leader of Opposition
2. Deputy Prime Minister 2. Deputy Leader Of Opposition
Closing Government : Closing Opposition :
1. Member for the Government 1. Member for the Opposition
2. Government Whip 2. Opposition Whip
3. Motion (topik debat) bersifat Impromtu dimana motion baru akan
diberikan saat perlombaan.
4. Waktu untuk case building (penyusunan argumen) adalah selama 15
menit, dan waktu berbicara untuk masing masing debater adalah
maksimal 7 menit 20 detik.
5. POI (point of information) dapat diberikan pada menit pertama hingga
menit ke lima dengan durasi selama 15 detik, dan debater yang sedang
berbicara dapat menerima ataupun menolak POI tanpa dikenakan point
penalti.
6. Match up yang digunakan adalah dengan sistem random matchup, yaitu
secara acak, dengan menarik undian posisi, sedangkan penentuan motion
adalah keputusan panitia.
PERATURAN LOMBA
• Peserta dilarang membawa alat elektronik (handphone, kamus digital,
tablet, laptop dll) dan hanya diperbolehkan membawa kamus
konvensional dan print out.
• Peserta dilarang berdiskusi dengan teman yang bukan anggota
teamnya dan yang tidak tergabung dalam perlombaan.
• Peserta dilarang meninggalkan ruangan pada saat debat sedang
berlangsung.
• Hanya tedapat dua babak : yaitu babak pre-eliminary round sebanyak
satu ronde, dan babak Grand Final.
JUMLAH PEMAIN
• Peserta adalah mahasiswa FK pre-klinik: sekurang kurangnya berada
pada semester satu, dan maksimal semester 7.
• Satu tim debat terdiri dari 2 (dua) orang, dan tiap angkatan wajib
mengirim 2 tim.
• Team capacity/jumlah maksimal tim yang akan bertanding dalam
perlombaan adalah sebanyak 8 team (dengan catatan tiap angkatan
mengirim setidaknya dua tim) jika dalam pelaksanaannya jumlah tim
tidak mencapai target maka akan diberlakukan Swing Team dengan
formasi tim sesuai kesepakatan panitia, namun swing team tidak bisa
masuk ke babak grand final.
TIM PENILAI/JURI
• Penjurian dalam debat akan dilakukan setidaknya oleh 3 orang adjudicators.
• Dalam memutuskan hasil debat, para juri harus memberikan rangking dari rangking pertama
hingga rangking terakhir. Dan diakhir debat akan ada verbal adjudication atau penjelasan dari dewan
juri mengenai jalannya debat yang telah dilaksanakan, tanpa mengumumkan pemenang
(pengumuman pemenang bersifat silent, dan hanya akan diumumkan oleh Tournament director)
• Chief Adjudicator adalah dosen dari Pusat Bahasa
(Kandidatnya : Ibu leny suek)
• Invited Adjudicator adalah mahasiswa yang telah mendapatkan akreditasi/mengikuti seminar (debate
exhibition in adjudicating) dengan syarat memberikan bukti berupa sertifikat adjudicator.
• Kandidatnya : kak nur/kak tanti/kak richard.
KRITERIA PENILAIAN
• Kriteria utama :
1. Manner : 30%
2. Method : 30%
3. Matter : 40%
• Individual Score (untuk menentukan best speaker dan team score)
Score Classification Description
Grade

A 90-100 Excellent to flawless. The standard of speech you would


expect to see from a speaker at the
Semi final/Grand final level of the
tournament. This speaker has much
strength and only few weakness.
B 80-89 Above average to very good. The standard you would expect to
see from a speaker at the finals level
or in contention to make to the
finals. This speaker has clear
strength and some minor weakness.
C 70-79 Average. The speaker has strengths and
weaknesses and roughly equal
proportions.
D 60-69 Poor to below average. The team has clear problems and
some minor strength
E 50-59 Very poor. This speaker has fundamental
weakness and few strength.
KEBUTUHAN LOMBA DAN DANA
Nama barang Jumlah
Print out pedoman NUDC dikti 4
Banner lomba debat 1
Kursi kuliah 30
Meja panjang 2
Meja podium 1
LCD 1

Honor Juri (3 juri) Chief adju 300.000 ; Total : 500.000


Invited adju
@100.000
TERIMA KASIH