Anda di halaman 1dari 23

Komunikasi Efektif dalam Hubungan Interpersonal dengan Klien,

Keluarga, Kelompok, Perawat, & Tenaga Kesehatan Lainnya

Liyanovitasari, S.Kep.,Ns., M. Kep


Pengertian

Komunikasi intrapersonal : penggunaan bahasa atau


pikiran yang terjadi didalam diri komunikator
Komunikasi sendiri
Intrapersonal
Komunikasi interpersonal adalah interaksi
tatap muka antar dua atau beberapa orang, di
mana pengirim dapat menyampaikan pesan
Komunikasi
interpersonal secara langsung, dan penerima pesan dapat
menerima dan menanggapi secara langsung
pula.

Komunikasi interpersonal berlaku secara


kontekstual tergantung kepada keadaan, budaya, dan
konteks psikologikal
Ciri- ciri Komunikasi Interpersonal
Komunikasi

4. Komunikasi
1. Komunikasi interpersonal
interpersonal adl verbal mengandung umpan
dan nonverbal balik, interaksi dan
2. Komunikasi koherensi.
interpersonal mencakup 5. Komunikasi
perilaku tertentu interpersonal berjalan
3. Komunikasi menurut peraturan
interpersonal adalah tertentu
komunikasi yang 6. Komunikasi
berproses interpersonal adl
pengembangan. kegiatan aktif

Interpersonal
7. Komunikasi
interpersonal saling
mengubah
Prinsip Komunikasi Interpersonal
1. Komunikasi interpersonal
didasarkan pada teori dan penelitian
2. Komunikasi interpersonal adl
suatu proses transaksi
Komunikasi

Interpersonal
3. Hubungan interpersonal dapat
dilihat sebagai hubungan yang
simetris dan komplementer
4. Memiliki dimensi isi dan
hubungan
5. Komunikasi interpersonal mrp
proses penyesuaian
6. Rangkaian peristiwa pemberian
tanda baca
Sistem Komunikasi Interpersonal
 Persepsi interpersonal
 Konsep diri
 Atraksi interpersonal
 Hubungan interpersonal
Konsep diri merupakan faktor yang sangat menentukan dalam komunikasi
antarpribadi, yaitu:
 Karena setiap orang bertingkah laku sedapat mungkin sesuai dengan konsep
dirinya. Bila seseorang mahasiswa menganggap dirinya sebagai orang yang
rajin, ia akan berusaha menghadiri kuliah secara teratur, membuat catatan yang
baik, mempelajari materi kuliah dengan sungguh-sungguh, sehingga
memperoleh nilai akademis yang baik.
 Membuka diri. Pengetahuan tentang diri kita akan meningkatkan komunikasi,
dan pada saat yang sama, berkomunikasi dengan orang lain meningkatkan
pengetahuan tentang diri kita. Dengan membuka diri, konsep diri menjadi dekat
pada kenyataan. Bila konsep diri sesuai dengan pengalaman kita, kita akan lebih
terbuka untuk menerima pengalaman-pengalaman dan gagasan baru.
 Percaya diri. Ketakutan untuk melakukan komunikasi dikenal sebagai
communication apprehension. Orang yang aprehensif dalam komunikasi
disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri. Untuk menumbuhkan percaya diri,
menumbuhkan konsep diri yang sehat menjadi perlu.
 Selektivitas. Konsep diri mempengaruhi perilaku komunikasi kita karena
konsep diri mempengaruhi kepada pesan apa kita bersedia membuka diri
(terpaan selektif), bagaimana kita mempersepsi pesan (persepsi selektif), dan
apa yang kita ingat (ingatan selektif). Selain itu konsep diri juga berpengaruh
dalam penyandian pesan (penyandian selektif).
Komunikasi efektif dlm hub interpersonal

1. Hubungan Perawat-Klien

- Perawat memiliki peran sbg penolong profesional dan


mengenali klien sbg individu yang memiliki keb kes,
respon, dan pola hidup yang unik

- Hub. ini bersifat terapeutik & mendorong terbentuknya


iklim psikologis yg memfasilitasi perubahan positif

- Hub. perawat dan klien terbentuk dengan perhatian,


keterampilan, dan kepercayaan
Lanjutan....
 Sosialisasi mrp komponen awal bersifat mudah
serta sbg dasar terbentuknya hub yang lebih dekat
 Untuk menolak menjawab pertanyaan pasien,
perawat menggunakan pertimbangan tentang
informasi, humor, & mengembalikan ke fokus
percakapan
 Lingkungan terapeutik bergantung pada
kemampuan perawat berkomunikasi, memberi
rasa nyaman, & menolong klien memenuhi
kebutuhannya
 Perawat mendorong klien untuk menceritakan
kisah pribadinya : interaksi naratif
Kriteria perawat yang memiliki keahlian
berkomunikasi :
 Sensitif terhadap dirinya dan orang lain
 Mendukung dan menerima ekspresi dari perasaan yang
positif dan negatif
 Membina hub saling percaya
 Menanamkan rasa keyakinan dan harapan
 Mendorong pengajaran dan pembelajaran interpersonal
 Menyediakan lingkungan yang suportif
 Membantu pemenuhan kebutuhan manusia
 Mengijinkan ekspresi spiritual
Hal-hal yang dimiliki perawat saat
berkomunikasi dengan pasien

Praktek

Semangat

Ketulusan

Pengetahuan
Kegiatan komunikasi perawat-klien
 Komunikasi dalam proses keperawatan
 Komunikasi saat menerima pasien baru
 Komunikasi rahasia klien
Hubungan Perawat-Keluarga
 Perawat harus membentuk hub. bantuan dgn
seluruh klg klien
 Komunikasi dlm klg membutuhkan pemahaman
lebih lanjut tentang kompleksitas dinamika klg,
kebutuhan, dan hubungannya
Hubungan perawat-Tim pelayanan kes

 Komunikasi ini berfokus pada pembentukan tim,


fasilitas profesi kelompok, kolaborasi, konsultasi,
delegasi, supervisi, kepemimpinan, dan
manajemen.
 Perawat & tim kes membutuhkan interaksi
sosial & terapeutik untuk membangun
kepercayaan & memperkuat hubungan
 Perawat membutuhkan persahabatan, dukungan,
bimbingan, dan dorongan dari pihak lain
Hubungan Perawat-Komunitas
 Hubungan perawat dgn komunitas dgn berpartisipasi dlm
organisasi lokal, mjd relawan untuk pelayanan masy atau
berorganisasi politik
 Komunikasi masy mellaui media spt buletin, surat kabar,
televisi, radio dll