Anda di halaman 1dari 16

Persalinan dengan

penyulit

DISTOSIA

Oleh :
Tati Gunawati,SKM,M.Kes
PENDAHULUAN
Persalinan normal :
Suatu keadaan fisiologis, normal
dapat berlangsung sendiri tanpa
intervensi penolong
3 P (Power, Passage, Passanger)
Kelancaran persalinan tergantung 3 faktor P utama

1. Kekuatan ibu (Power)


2. Keadaan jalan lahir (Passage) dan
3. Keadaan janin (Passanger)
4. (++ faktor2 "P" lainnya : psychology, physician, position)

Dengan adanya keseimbangan / kesesuaian antara faktor-


faktor "P" tersebut, persalinan normal diharapkan dapat
berlangsung.

Bila ada gangguan pada satu atau lebih faktor P ini, dapat
terjadi kelambatan atau gangguan pada jalannya persalinan.

Kelambatan atau kesulitan persalinan ini disebut DISTOSIA.


Distosia Akibat Kelainan Kekuatan Ibu (Kelainan His)

Tanda his normal :


Makin lama, makin kuat, makin sering
Relaksasi baik.

Bila satu atau lebih tanda tersebut tidak


dijumpai atau tidak sesuai, keadaan tersebut
disebut gangguan / kelainan his atau inersia
uteri.
DISTOSIA AKIBAT KELAINAN JALAN LAHIR

Distosia karena kelainan jalan lahir


dapat disebabkan adanya kelainan
pada jaringan keras / tulang panggul,
atau kelainan pada jaringan lunak
panggul.
KELAINAN TULANG PANGGUL

Kelainan bentuk panggul yang tidak normal


gynecoid, misalnya panggul jenis Naegele,
Rachitis, Scoliosis, Kyphosis, Robert dan lain-lain.

Kelainan ukuran panggul. Bentuk panggul


wanita yang paling ideal untuk persalinan adalah
bentuk gynecoid (klasifikasi Caldwell - Moloy).
Variasi bentuk lain yaitu bentuk android, antropoid,
platipeloid (lihat juga kuliah panggul).
Panggul wanita normal
Pintu atas panggul (pelvic inlet) :
Diameter transversa (DT) + 13.5 cm.
Conjugata vera (CV) + 12 cm.
Jumlah rata-rata kedua diameter minimal 22 cm.

Pintu tengah panggul (mid pelvis)


Distansia interspinarum (DI) + 10.5 cm.
Diameter anterior posterior (AP) + 11.0 cm.
Jumlah rata-rata kedua diameter minimal 20 cm.

Pintu bawah panggul (pelvic outlet) :


Diameter anterior posterior (AP) + 7.5 cm
Distansia intertuberosum + 10.5 cm.
Jumlah rata-rata kedua diameter minimal 16.0 cm.

Bila jumlah rata-rata ukuran pintu-pintu panggul tersebut


kurang, maka panggul tersebut kurang sesuai untuk proses
persalinan pervaginam spontan.
Kelainan Jaringan Lunak Urogenital
Tidak jarang distosia disebabkan adanya kelainan
dari jaringan lunak urogenital.

Keadaan yang sering dijumpai adalah distosia


yang disebabkan oleh tumor ovarium yang
mengisi jalan lahir.

Keadaan lain yang juga dapat menyebabkan


distosia adalah kelainan uterus, kelainan serviks,
septum vagina dan adanya edema vulva.

Umumnya pada distosia akibat kelainan jaringan


lunak, anak dilahirkan dengan sectio cesarea.
DISTOSIA KELAINAN
BENTUK, UKURAN,
LETAK / PRESENTASI
JANIN
Tidak Terjadi Putar Paksi Dalam
Dalam persalinan normal, kepala memasuki pintu
atas panggul dengan sutura sagitalis dalam
keadaan melintang atau oblik

Setelah kepala memasuki bidang tengah panggul


(Hodge III), kepala akan memutar ke depan akibat
terbentur spina iskiadika sehingga ubun-ubun kecil
berada di depan (putaran paksi dalam).

Tidak terjadi putaran, sehingga ubun-ubun kecil


tetap berada di belakang atau melintang. Keadaan
ini disebut
Deep Transverse Arrest (Occiput Transverse
Persistent)
Occiput Posterior Persisten.
Presentasi Muka Dan Dahi
Penyebab kelainan posisi kepala janin dalam jalan lahir :
• CPD - grande multipara
• Hidramnion - bayi kecil pada panggul luas
• Lilitan tali pusat pada leher – anensefali
• Placenta previa
Distosia BAHU

Kadang-kadang pada persalinan dengan ubun-


ubun kecil di depan, terjadi kesulitan melahirkan
bahu janin.

Sering terjadi juga pada bayi yang besar (lebih


dari 4000 g).

Tindakan : "Wood-screw manuever", bila tidak


berhasil dilakukan pematahan klavikula janin.
Letak Lintang
Letak lintang adalah "presentasi janin yang tidak
baik sama sekali".

Persalinan pervaginam TIDAK MUNGKIN, kecuali


pada keadaan janin sangat kecil, atau telah mati
cukup lama.

Penyebab letak lintang :


Plasenta previa - kehamilan multipel
Prematuritas - panggul sempit
Pendulum dinding abdomen – hidramnion
Multiparitas -kelainan uterus atau janin lainnya
Letak Sungsang
Letak sungsang sering ditemukan dalam
persalinan.

Penyebab :
Prematuritas
Plasenta previa
Hidramnion
Mioma uteri
Kehamilan multipel
hidrosefalus / anensefalus

Diagnosis letak sungsang :


Pemeriksaan luar, janin letak memanjang, kepala di
daerah fundus uteri
Pemeriksaan dalam, teraba bokong saja, atau bokong
dengan satu atau dua kaki.
Letak Sungsang
Letak sungsang sering dilahirkan dengan cara
• Pimpinan meneran dengan bantuan atau
manual aid
• ekstraksi