Anda di halaman 1dari 12

PRESENTASI KASUS

IMPETIGO BULOSA

Oleh:
M.Helrino Fajar

Pembimbing :
dr. Ismiralda Okke P. Sp.KK

FAKULTAS KEDOKTERAN
SMF PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN
RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARJO
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
PURWOKERTO

2017
KASUS

IDENTITAS PASIEN
 Nama : An. MS
 Jenis Kelamin : Perempuan
 Usia : 5 bulan
 Agama : Islam
 Tanggal Pemeriksaan : 27 Maret 2017
 Metode Anamnesis : Alloanamnesis (ibu)
B. ANAMNESIS
Anamnesis dilakukan secara autoanamnesis pada Senin, 27 April 2017 di Puskesmas
Baturaden

 Keluhan Utama :
 Lepuh-lepuh berisi cairan, terasa gatal dan nyeri di daerah leher dan pundak kiri.

 Riwayat Penyakit Sekarang:


Pasien diantar ibunya ke Puskesmas 2 Baturaden pada hari Senin, 27 Maret 2017
pukul 10.00 WIB dengan keluhan lepuh-lepuh yang berisi cairan pada leher dan
pundak kiri sejak 3 hari yang lalu. Awalnya timbul bintik kecil berisi cairan yang
kemudian membesar. Beberapa gelembung sudah pecah dengan sendirinya dan
mengeluarkan cairan kekuningan. Bekas pecahan gelembung tersebut mengering dan
timbul sisik tipis di sekitar bekas luka. Ibu mengatakan saat lepuh-lepuh tersebut
anak mulai rewel. Sejak 3 hari ini pasien menderita demam, batuk, dan pilek. Untuk
mengobati keluhan tersebut pasien sudah memberikan bedak gatal namun tidak
kunjung membaik.
Riwayat Penyakit Dahulu :
 Riwayat keluhan yang sama sebelumnya disangkal

 Riwayat sakit kulit disangkal

 Riwayat alergi disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga :


 Riwayat keluhan yang sama dengan pasien disangkal

 Riwayat sakit kulit disangkal

 Riwayat alergi disangkal

Riwayat Sosial Ekonomi


 Pasien tinggal bersama kedua orang tuanya. Pasien merupakan anak
tunggal. Aktivitas pasien lebih banyak didalam rumah bersama ibunya
C. PEMERIKSAAN FISIK
 Keadaaan umum : Baik
 Kesadaran : Compos mentis
 Keadaan gizi : Baik, BB: 8 kg, TB: 65 cm
 Vital Sign
Tekanan Darah :-
Nadi : 102 x/menit
Pernafasan : 28 x/menit
Suhu : 37,6 oC
 Kepala : Mesochepal, rambut hitam, distribusi merata
 Mata : Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-)
 Hidung : Simetris, deviasi septum (-), sekret (-)
 Telinga : Bentuk daun telinga normal, sekret (-)
 Mulut : Mukosa bibir dan mulut lembab, sianosis (-)
 Tenggorokan : T1 – T1 tenang , tidak hiperemis
 Thorax : Simetris, retraksi (-)
 Jantung : BJ I – II reguler, murmur (-), Gallop (-)
 Paru : SD vesikuler, ronki (-/-), wheezing (-)
 Abdomen : Supel, datar, BU (+) normal
 Kelenjar Getah Bening : tidak teraba pembesaran.
 Ekstremitas : Akral hangat, edema ( -), sianosis (-)
C. PEMERIKSAAN DERMATOLOGIS

Vesikel-bula hipopion dengan dinding


bula tipis, kendor diatas kulit eritema
berbatas tegas dengan erosi, krusta
dan skuama pada bula yang sudah
pecah di leher dan pundak kiri
D. DIAGNOSIS BANDING :

 Pemfigus
 Impetiginenisasi
 Tinea sirsinata
DIAGNOSIS

IMPETIGO BULOSA
F. PEMERIKSAAN PENUNJANG

Tidak dilakukan pemeriksaan penunjang, usulan


pemeriksaan penunjang adalah pewarnaa
gram
PENATALAKSANAAN
Medikamentosa
 Antibiotik oral : Amoxicillin Syr 3 x 100 mg
 Antibiotik topikal: Mupirosin 2% 2x1 selama 7 hari
 Antipiretik: Parasetamol syr 3x 75 mg

Non medikamentosa
 Aspirasi bula yang belum pecah
 Kompres NaCl pada bula yang sudah pecah

Edukasi
 Memberikan informasi mengenai penyakit pasien.
 Memberikan edukasi kepada pasien untuk menggunakan obat secara
teratur dan tetap kontrol.
 Memberikan edukasi kepada pasien untuk tidak menggaruk dan
memecahkan gelembung
 Mencegah timbulnya luka untuk menghindari infeksi sekunder
 Memberikan nutrisi yang baik dan cukup
 Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
 Istirahat yang cukup
PROGNOSIS

 Quo ad vitam : ad bonam


 Quo ad kosmeticum : ad bonam
 Quo ad sanationam : ad bonam
TERIMAKASIH