Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN KASUS

 Nama : Ny. E

 Jenis Kelamin : Perempuan

 Usia : 72 Tahun

 Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga

 Status Pernikahan : Sudah Menikah

 Alamat : Jl. Pramuka No. 449 RT 01 RW 07 Kel.


Purworejo Kec. Purworejo Klampok Kab. Banjarnegara

 Agama : Kristen

 Tanngal Pemeriksaan : 21 Maret 2017


Anamnesis
 Keluhan Utama : Pasien mengeluhkan kulit melepuh hampir di seluruh bagian
tubuh.

 Keluhan Tambahan : Tidak ada keluhan tambahan.

 Riwayat Penyakit Sekarang

 Pasien datang ke Poliklinik Saraf RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto
dengan keluhan kulit melepuh hampir di seluruh bagian tubuh sejak
mengonsumsi obat antikejang (Fenitoin) selama 5 hari. Awalnya pasien kejang
lalu dibawa ke RS Emanuel Banjarnegara, kemudian dirawat selama 3 hari dan
diberikan obat antikejang. Setelah itu pasien diperbolehkan pulang dengan
membawa obat antikejang rumatan. Selama di rumah pasien rutin
mengonsumsi obat tersebut, tetapi tiba-tiba pada malam hari pasien
mendadak panas tinggi dan kemudian muncul bercak kemerahan pada lutut
dan bibir. Pasien selanjutnya dibawa kembali ke RS Emanuel Banjarnegara.
Keluhan pasien semakin memberat dengan ditandai munculnya kulit melepuh
di wajah, bibir, hidung, badan, dan telapak kaki yang berisi darah dan cairan
bening. Darah dan cairan bening tersebut sempat dikeluarkan di RS Emanuel
Banjarngera, sebelum akhirnya pasien dirujuk ke RSUD Prof. Dr. Margono
Soekarjo Purwokerto. Ketika di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto,
darah dan cairan bening sempat dikeluarkan kembali sekitar 6 cc.
 Riwayat Penyakit Dahulu

Pasien menyangkal memiliki riwayat penyakit kulit


serupa. Pasien mengaku memiliki riwayat
penyakit hipertensi dan stroke. Riwayat penyakit
diabetes melitus dan jantung disangkal.

 Riwayat Alergi

Pasien tidak mengetahui adanya riwayat alergi


obat pada dirinya.

 Riwayat Penyakit Keluarga

Keluarga pasien tidak ada yang mengalami


keluhan yang sama dengan pasien.

 Riwayat Sosial dan Ekonomi

Pasien merupakan ibu rumah tangga yang


tinggal bersama anak dan cucunya. Kebutuhan
sehari-hari bersumber dari anak-anaknya.
Pemeriksaan Fisik
Keadaan Umum : Sedang

Kesadaran : Compos Mentis

Keadaan Gizi : Baik

Tanda Vital :

 Tekanan Darah: 140/80 mmHg

 Nadi: 88 kali/menit

 Laju Pernapasan: 20 kali/menit

 Suhu: 36,6o C
Status Generalis
Kepala : Normosefal, Rambut Hitam, Tipis, dan Distribusi Merata
Mata : Konjungtiva Anemis (-/-), Sklera Ikterik (-/-)
Hidung : Simetris, Deviasi Septum (-), Sekret (-)
Telinga : Bentuk Daun Telinga Normal, Sekret (-)
Mulut : Mukosa Bibir dan Mulut Lembab, Sianosis (-), Lesi di Bibir
Berwarna Merah
Leher : Simetris, Trakea di Tengah, Pembesaran Kelenjar Getah
Bening (-)
Thoraks : Bentuk Normal, Simetris Statis dan Dinamis, Retraksi (-/-),
Terdapat Lesi di Dinding Dada Berwarna Kemerahan dan
Melepuh
Paru : Suara Dasar Vesikuler (+/+), Ronki Basah Kasar dan
Halus (-/-), Wheezing (-)
Jantung : Bunyi Jantung I dan II Regular, Murmur (-), Gallop (-)
Abdomen : Datar, Bising Usus (+) Normal, Timpani, Nyeri
Tekan (-), Pembesaran Hepar dan Lien (-)
Ekstremitas: Akral Hangat (+/+/+/+), Edema (-/-/-/-), Lesi Melepuh
Menyebar di Kedua Ekstremitas
Status Lokalis (Dermatologis)

UKK : Tampak vesikel dan bula multipel disertai dengan erosi di atas kulit eritema
generalisata.
Pemeriksaan Penunjang
Diagnosis
 Sindrom Stevens Johnson (SSJ)

Differential Diagnosis

 NET
PENATALAKSANAAN
Nonfarmakologi

 Anjurkan pasien untuk tidak menggaruk lesi.

 Melaksanakan diet rendah garam dan tinggi protein.

 Menjaga kebersihan kulit pasien.


 Farmakologi

IVFD RL 20 tpm

Inj. Dexamethasone 2 x 1 Ampul

Inj. Difenhidramin 2 x 1 Ampul

Inj. Ranitidin 2 x 1 Ampul

Inj. Gentamicin 2 x 80 mg

PO Vitamin A 2 x 100.000 IU

PO Cetirizine 2 x1 Tab

PO Curcuma 3 x1 Tab

PO Amlodipin 1 x 10 mg

PO Depakote 2 x 1 Tab

Topikal Emolien Lanolin 10%


Prognosis

 Quo ad Vitam : Dubia ad Malam

 Quo ad Functionam: Dubia ad Bonam

 Quo ad Sanationam: Dubia ad Bonam