Anda di halaman 1dari 15

CARA MEMPEROLEH LOGAM ALKALI

1. Hidrogen (H)
Hidrogen dapat dihasilkan dari :
Uap dari elemen karbon yang dipanaskan
Dekomposisi beberapa jenis hidrokarbon dengan energi kalor
Reaksi-reaksi natrium atau kalium hidroksida pada aluminium
Elektrolisis air
Pergeseran asam-asam oleh metal-metal tertentu
2. LITIUM (LI)
a) Sintesis logam litium memerlukan teknologi elektrolisis dan proses ini berlangsung
sangat sulit disebabkan sulitnya memasukkan satu elektron kepada ion logam
litium yang bersifat sangat elektropositif.

b) Bentuk litium alfa akan diubah menjadi bentuk litium beta pada kisaran suhu
antara 1100C. Campuran kemudian dicampur dengan asam sulfat panas kemudian
diekstraksi ke dalam air untuk mendapatkan litium sulfat Li2SO4. Senyawaan
sulfat ini kemudian ditambahkan natrium karbonat untuk mendapatkan garam
Li2CO3 yang tidak mudah larut di dalam air. Reaksi :
Li2SO4 + Na2CO3  Na2SO4 + Li2CO3
Reaksi litium karbonat dengan asam klorida akan diperoleh litium
klorida LiCl yang siap untuk dielektrolisis.
Reaksi :
Li2CO3 + 2HCl  2LiCl + CO2 +H2O
3. NATRIUM (NA)
a) Logam alkali umumnya diperoleh dengan mengelektrolisis lelehan garam
kloridanya. Misalnya logam natrium dibuat dengan mengelektrolisis campuran
NaCl dan CaCl2. Reaksi yang terjadi :
Katode : Na+ (l) + e  Na(l)
Anode : 2Cl (l)  Cl2(l) + 2e
+
: Na+ (l) + 2Cl- (l)  Na(l) + Cl2(l)

a) Untuk membuat senyawa natrium, dapat dibuat dengan mengelektrolisis larutan


NaCl yang akan mengahasilkan NaOH. Sedangkan Na2CO3 dibuat dengan proses
Solvay dengan bahan baku batu kapur (CaCO3).
4.KALIUM (K)
a) Kalium tidak ditemukan tersendiri di alam, tetapi diambil
melalui proses elektrolisis hidroksida. Metoda panas juga
lazim digunakan untuk memproduksi kalium dari senyawa-
senyawa kalium dengan CaC2, C, Si, atau Na.

b) Kalium dapat dibuat dengan elektrolisis campuran KCL dan


CaCl2 cair. Dapat juga dengan cara reduksi lelehan KCl
dengan logam Na pada suhu 850C.
5. RABIDIUM (RB)
a). Rabidium tidak dapat diperoleh dengan proses
elektrolisis. Logam ini dapat diperoleh dengan metode
reduksi, yaitu dengan mereaksikan lelehan garamnya
dengan natrium.
Reaksi : Na + RbCl  Rb + NaCl

b). Rabidium dapat juga diperoleh dengan cara reduksi


biasa pada suhu tinggi.
Reaksi : Ca(s) + 2RbCl  CaCl2(s) + 2Rb
6. SESIUM (CS)
a) Unsur ini dapat diisolasi dengan cara elektrolisis fusi sianida dan dengan
beberapa metoda lainnya.
b) Sesium murni yang bebas gas dapat dipersiapkan dengan cara dekomposisi
panas Sesium azida.
c) Sesium dibuat dengan jalan mereduksi lelehan halida garamnya dengan
logam Na.
Reaksi : Na + RbCl  Rb + NaCl

7. Fransium (Fr)
Fransium muncul sebagai hasil disintegrasi/pembusukan
unsur aktinium. Walau fransium secara alami dapat ditemukan di mineral-
mineral uranium, kandungan elemen ini di kerak bumi kurang
dari satu ons.
CARA MEMPEROLEH LOGAM ALKALI TANAH
1. Ekstrasi Berilium (Be)

Metode Reduksi
Berilium bisa didapatkan dengan mereduksi BeF2. Sebelum mendapatkan BeF2, kita
harus memanaskan beril [Be3Al2(SiO6)3] dengan Na2SiF6 hingga 7000C. Karena beril
adalah sumber utama berilium.
Reaksi : BeF2 + Mg  MgF2 + Be

Metode Elekterolisis
Berilium didapatkan dari mengekstraksi lelehan BeCl2 yang telah ditambah NaCl.
Karena BeCl2 tidak dapat mengahantarkan listrik dengan baik, sehingga
ditambahkan NaCl. Reaksi yang terjadi adalah :
Katoda : Be2+ + 2e  Be
Anode : 2Cl-  Cl2 + 2e
-----------------------------+
A Be2+ + 2Cl-  Be Cl2
2. EKSTRASI MAGNESIUM (MG)

1. Metode Reduksi
Magnesium didapatkan dari pengekstrasian dolomit [MgCa(CO3)2] karena
dolomite merupakan salah satu sumber yang dapat menhasilkan magnesium.
Dolomite dipanaskan sehingga terbentuk MgO.CaO lalu MgO.CaO
dipanaskan dengan FeSi sehingga menghasilkan Mg.
Reaksi : 2[ MgO.CaO] + FeSi  2Mg + Ca2SiO4 + Fe
2. Metode Elektrolisis

Selain dengan ekstraksi dolomite, magnesium juga bisa didapatkan dengan


mereaksikan air laut dengan CaO. Reaksi yang terjadi :
CaO + H2O  Ca2+ + 2OH
M2 + 2OH  Mg(OH)2
Selanjutnya Mg(OH)2 direaksikan dengan HCl Untuk membentuk MgCl2.
Reaksi : Mg(OH)2 + 2HCl  MgCl2 + 2H2O

Setelah mendapatkan lelehan MgCl2 kita dapat mengelektrolisisnya untuk


mendapatkan magnesium. Reaksi :
Katode : Mg2+ + 2e  Mg
Anode : 2Cl  Cl2 + 2e
-----------------------------------+
Mg2+ + 2Cl  Mg + Cl2
3.EKSTRASI KALSIUM (CA)

1. Metode Elektrolisis
Batu kapur (CaCO3) adalah sumber utama untuk mendapatkan kalsium (Ca). Untuk
mendapatkan kalsium, kita dapat mereaksikan CaCO3 dengan HCl agar terbentuk
senyawa CaCl2.
Reaksi : CaCO3 + 2HCl  CaCl2 + H2O + CO2
Setelah mendapatkan CaCl2, kita dapat mengelektrolisisnya agar mendapatkan
kalsium (Ca). Reaksi yang terjadi :
-Katoda : Ca2+ + 2e  Ca
-Anoda : 2Cl  Cl2 + 2e
-------------------------------+
Ca2+ + 2Cl  Ca + Cl2
2. Metoe Reduksi

Logam kalsium (Ca) juga dapat dihasilkan dengan mereduksi


CaO oleh Al atau dengan mereduksi CaCl2 oleh Na.
-Reduksi CaO oleh Al
6CaO + 2Al  3Ca + Ca3Al2O6
-Reduksi CaCl2 oleh Na
CaCl2 + 2Na  Ca + 2NaCl
4.EKSTRASI STRONIUM

Metode Elektrolisis
Untuk mendapatkan Strontium (Sr), kita bisa mendapatkannya
dengan mengelektrolisis lelehan SrCl2. Lelehan SrCl2 bisa
didapatkan dari senyawa selesit [SrSO4]. Karena senyawa selesit
merupakan sumber utama Strontium (Sr). Reaksi yang terjadi :
Katode : Sr2+ + 2e  Sr
Anoda : 2Cl  Cl2 + 2e
------------------------------------+
Sr2+ + 2Cl  Sr + Cl2
5. EKSTRASI BARIUM (BA)
1. Metode Elektrolisis
Barit (BaSO4) adalah sumber utama untuk memperoleh Barium (Ba). Setelah
diproses menjadi BaCl2 barium bisa diperoleh dari elektrolisis lelehan BaCl2.
Reaksi yang terjadi :
-Katode : Ba2+ + 2e-  Ba
-Anoda : 2Cl  Cl2 + 2e
-------------------------------+
Ba2+ + 2Cl  Ba + Cl2

2. Metode Reduksi
Selain dengan elektrolisis, barium bisa kita peroleh dengan mereduksi BaO oleh
Al. Reaksi yang terjadi :
6BaO + 2Al  3Ba + Ba3Al2O6