Anda di halaman 1dari 50

KEL.

Teori Akuntansi
Oleh Kelompok :

Materi : I Wayan Dedik Widana 1881611030


Desak Putu Nitya Dewi 1881611040
Chapter 1 (Tearney) Kadek Shintya Rahayu Dewi Damayanthi 1881611041
Chapter 2 (Tearney) Ni Putu Ayu Nirvana Setyawati 1881611048
Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

KEL.
REALITA
AKUNTANSI
SOSIAL

Laba mengevaluasi kinerja manajemen


Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney) Laba memengaruhi pembayaran dividen


Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)
Laba memengaruhi kemampuan mencari
pinjaman dan memengaruhi cost of
capital
9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

KEL.

Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

KEL.

PENGUKURAN

Penetapan angka untuk


Materi : atribut atau properti dari
Chapter 1 (Tearney)
objek yang diukur yang
Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)
memiliki ukuran atribut dan
Chapter 2 (Scott) properti

9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

KEL.

PENGUKURAN PENGUKURAN
LANGSUNG TIDAK LANGSUNG

Materi :
Pengukuran yang
Chapter 1 (Tearney) Pengukuran tidak
sebenarnya
langsung dari
Chapter 2 (Tearney)
ditunjukkan dari
objek yang
Chapter 1 (Scott) objek yang
diinginkan
Chapter 2 (Scott) diinginkan

9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

KEL.
PENILAIAN

sifat objek yang diukur

Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)
PREDIKSI
Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)
Faktor - faktor yang menunjukkan
kondisi di masa depan

9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

KEL. Skala Nominal Skala Ordinal

digunakan untuk
sistem klasifikasi dasar
mengindakasi urutan
dari sebuah nama
prefensi

Materi :
Skala Interval Skala Rasio
Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)
perubahan objek diukur
antara nomor yang
titik nol harus memiliki
Chapter 1 (Scott) ditetapkan harus sama
antara satu dengan yang
kualitas yang unik
Chapter 2 (Scott)
lainnya

9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

KEL.
Objektivitas

1 𝑛
V= σ𝑖=1(𝑥𝑖 − 𝑥)2
Materi :
𝑁
Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney) Keterangan:

Chapter 1 (Scott) N = nomer pengukur di dalam group

Chapter 2 (Scott) xi = pengukuran dari pengukur ith


x = rata rata dari semua xi untuk semua pengukur yang terlibat

9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

KEL.
BIAYA HISTORIS

Biaya historis juga telah


dipertahankan lebih cocok sebagai
sarana untuk mendistribusikan
Materi : pendapatan diantara penyedia
modal, agen pajak, pejabat dan
Chapter 1 (Tearney)
karyawan karena tidak didasarkan
Chapter 2 (Tearney) pada angka biaya peluang
Chapter 1 (Scott) hipotetis.
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

Penyesuaian Tingkat
KEL.

Harga Umum

Penyesuaian dilakukan dengan mengkonversi


Materi : biaya historis dengan indeks seperti Indeks
Harga Konsumen yang mengacu pada daya beli
Chapter 1 (Tearney)
unit moneter relatif terhadap semua barang dan
Chapter 2 (Tearney) jasa dalam perekonomian
Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

KEL.
Nilai Sekarang

Nilai ini mengacu pada upaya untuk menetapkan


nomor komponen laporan keuangan yang sesuai
dengan beberapa atribut yang ada pada elemen
yang diukur.
Materi :

Chapter 1 (Tearney)
Nilai Keluar
Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)
Penggantian Biaya atau
Nilai Biaya Masuk

9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

KEL.

Nilai Keluar
Metode ini sering dirujuk sebagai proses likuidasi, di
mana kewajiban akan sama nilainya dengan jumlah
Materi :
yang dibutuhkan untuk melunasi pada tanggal
Chapter 1 (Tearney) laporan.
Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

KEL.
Penggantian Biaya atau Nilai
Biaya Masuk

Biaya penggantian idealnya diukur di mana nilai


pasar yang tersedia untuk aset yang sama
Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney) Sering terjadi untuk persediaan barang dagangan


yang diperoleh dan stok bahan baku yang akan
Chapter 1 (Scott)
digunakan dalam proses produksi
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Pengenalan Teori Akuntansi
(Wolk Harry, Tearney G Michael and Dodd L. James, 2001, “Accounting Theory”)

Diskonto Arus Kas


KEL.

Pendekatan arus kas diskonto


adalah metode murni teoretis
Materi : dengan hampir tidak ada
Chapter 1 (Tearney) kepraktisan pengoperasian pada
Chapter 2 (Tearney) pernyataan secara luas.
Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Riset Akuntansi & Metode Ilmiah

KEL.

 Teori harus mengandung dasar pemikiran yang


disebut asumsi atau dalil.
 Dasar pemikiran harus jelas sehingga dapat diuji
dengan kesimpulan statistik dimana yang biasa
disebut hipotesis
Materi :
 Teori juga harus mempunyai kesimpulan yang
Chapter 1 (Tearney)
dihasilkan dari pemikiran, kesimpulan dapat
Chapter 2 (Tearney) ditetapkan baik secara deduksi maupun induksi.
Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Pemikiran Deduktif dan Induktif

KEL.  Pemikiran Deduktif dan Induktif

 Penalaran deduktif dari  Penalaran induktif dari


umum ke khusus khusus ke umum
 Aksioma yang  Aksioma umpama premis
diformalisasikan digunakan sebuah sistem dengan
untuk menurunkan berbagai aturan akuntansi
berbagai aturan akuntansi. yang didapatkan
Materi :
 Metode deduktif penting  Metode induktif digunakan
Chapter 1 (Tearney) dalam teori akuntansi dan untuk menguji atau
Chapter 2 (Tearney) pengambilan kebijakan mengetes data, sampel
untuk menarik simpulan
Chapter 1 (Scott)
tentang populasi
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Riset Akuntansi Positif

KEL.
 Hal kritis pada awal riset induktif/empiris akuntansi
adalah menyatakan hubungan.
 Misalnya : tes induktif dibuat pada security price
dengan perubahan metode akuntansi. Riset induktif
menempatkan hubungan earning dan security price
untuk menjawab MENGAPA sebagian standar dipilih
oleh pembuat kebijakanatau mengapa manajemen
Materi : memilih sebagian alternaatif akuntansi, yang biasa
Chapter 1 (Tearney) di sebut riset akuntansi positif

Chapter 2 (Tearney)
 Akuntansi positif mencoba menjelaskan hubungan
perilaku dalam akuntansi.
Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Selain Klasifikasikan Deduktif –Induktif ada:

KEL. Teori normatif Teori deskriptif


 Menggunakan nilai dalam
pertimbangan yang  Menceritakan
mengandung satu premis bagaimana suatu hal
dan bukan bagaimana
 Tertutup, sistem non-
empirik seharusnya

 Kesimpulannya  Mencari dan


didasarkan secara ketat menjelaskkan
pada premis hubungan dunia nyata
Materi :
 Sistem deduktif sering  Sistem induktif sering
Chapter 1 (Tearney) disamakan dengan teori disamakan dengan
normatif
Chapter 2 (Tearney) teori deskriptif

Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Teori Global dan Partikular/Spesifik

KEL.
 Definisi yang lebih tajam antara sistem deduktif dan
induktif adalah global (makro) dan partikular(mikro)
 Sistem deduktif adalah total atau keseluruhan yang
meliputi dasar dan kesimpulan.
 Contohnya : Dalam konteks akuntansi , teori
menganjurkan satu penilaian terhadap semua
perkiraan
Materi :

Chapter 1 (Tearney)
 Sistem induktif adalah didasarkan pada fenomena real
dapat realistik dan terfokus pada bagian kecil pada
Chapter 2 (Tearney) lingkungan yang relevan. Dengan kata lain induktif
Chapter 1 (Scott)
cenderung menguji lebih seksama definisi pertanyaan
dan masalah.
Chapter 2 (Scott)
 Contohnya : W dan Z, Paper representatif dari skope
spesifik

9/18/2018
Hubungan komplementer metode deduktif dan induktif

KEL.
 Hakanson, menganjurkan agar metode induktif
dapat digunakan pada penilaian dengan tepat
seperangkat premis yang terseleksi dan original pada
sistem deduktif
 Metode induktif dalam akuntansi dapat membantu
menerangkan hubungan dan fenomena yang
sedang berlangsung pada lingkungan bisnis.
Materi :

Chapter 1 (Tearney)
 Riset ini bermanfaat dalam proses pengambilan
kebijakan dimana metode deduktif membantu
Chapter 2 (Tearney) memutuskan aturan yang telah ditentukan,
Chapter 1 (Scott)  Metode induktif dan deduktif dapat digunakaan
Chapter 2 (Scott) bersama bukan metode yang saling eksklusuif

9/18/2018
Akuntansi Sebuah Seni atau Ilmu

KEL.
 Kedua struktur pembuatan aturan dan praktik
akuntansi adakalanya memunculkan pertanyaan
apakah akuntansi sebuah seni atau ilmu.
 Sedangkan seorang penuls pada tahun 40-an
merasa akuntansi adalah sebuah ilmu, ia
berprasangka sendiri dengan mendefinisikan kriteria
ilmu tersebut.
Materi :

Chapter 1 (Tearney)
 Sterling mengatakan bahwa akuntansi jauh lebih
dekat kepada seni daripada ilmu, jika dilihat
Chapter 2 (Tearney) bagaimana akuntan mendefenisikan masalah
Chapter 1 (Scott) sehingga hasilnya objektivitas menjadi sangat
rendah.
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Petunjuk dalam Riset Akuntansi

KEL. The Decision-Model Approach/Pendekatan Keputusan-


Model
 Informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan
keputusan
 Dari sudut pandang laporan keuangan didasarkan
pasda entry valeu,exit valeu dan discounted cash flows
yang memenuhi syarat berkemungkinan bermanfaat.
 Pendekatan ini menyatakan informasi yang diinginkan
Materi :
user melainkan lebih pada informasi yang dibutuhkan
Chapter 1 (Tearney) dalam pengambilan keputusan..
Chapter 2 (Tearney)  Orientasinya deduktif dan normatif
Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Lanjutan…

KEL. Riset Pasar Efisien (Efficient-Markets Hypothesis)


 Hipotesis pasar efisien: harga pasar diasumsikan dapat
merefleksikansecara utuh semua informasi yang tersedia untuk
publik.
 Hipotesis efisiensi pasar memiliki potensi implikasi yang
signifikan pada akuntansi.
 Informasi terefleksikan dengan cepat pada harga saham, daya
dorong untuk peningkatan keterbukaan dengan sedikit perhatian
pada pilihan alternatif akuntansi tumbuh lebih kuat.
Materi :
 Orientasinya empirik-induktif
Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney) Riset Keperilakuan


Chapter 1 (Scott)  Bagaimana pengguna laporan keuangan membuat keputusan dan
informasi apa yang dibutuhkan.
Chapter 2 (Scott)
 Pendekatannya deskriptif – induktif
 Namun pada riset keperilakuan pendekatanakan mudah
melompat kepada kesimpulan normatif yang memakai data
akuntansu untuk tujuan pengambilan keputusan`
9/18/2018
Lanjutan…

KEL. Teori keagenan /Teori Kontrak


 Orientasinyaa deduktif dan induktif
 Merupakan riset perilaku walaupun akar teori keagenan
pada keuangan dan ekonomi lebih dari psikologi dan
sosiologi.
 Terjadinya konflik antara kepentingannya dengan
kepentingan perusahaan.
Materi :  Titik persimpangan antara banyak tipe kontrak diantara
Chapter 1 (Tearney)  Manajemen,

Chapter 2 (Tearney)  Pemilik

Chapter 1 (Scott)  Kreditur

Chapter 2 (Scott)  Dan pemerintah


 Teori keagenan memperhatikan biaya cost dari
hubungan pemantauan dan pelaksanaan diantara
kelompok.

9/18/2018
Lanjtan….

KEL. Informasi Ekonomi


 Akuntan meningkatkan kesadarannya terhadap biaya dan
benefit dalam menghasilkan informasi akuntansi.
 Riset informasi ekonomi biasanya dalah analitis/deduktif.
 Analisa teory informasi adalah menentukan bagaimana
rancangan kontrak dioptimalkan untuk menegosiasikan insentif
dan pembagian resiko dan juga memperhatikan pentingnya
fungsi pelayanan akuntansi.

Materi : Critical Accounting


Chapter 1 (Tearney)  Merupakan cabang teori akuntansi yang memandang akuntansi
memiliki peran sebagai poros dalam memutuskan konflik antara
Chapter 2 (Tearney) perusahan dan konstituen sosial.
Chapter 1 (Scott)  Critical accounting gabungan dari akuntansi yang
dikembangkan 1960-an
Chapter 2 (Scott)
 Akuntansi kepentingan publik, melakukan pekerjaan bebas
dari pajak dan nasehat keuangan pada individu, kelompok
dan usaha kecil
 Akuntansi sosial, menjelaskan pengukuran untuk mengambil
dari perusahaan beban eksternal
9/18/2018
Revolusi Ilmiah Akuntansi

KEL.
 Riset akuntansi merupakan bidang yang dapat berubah
secara terus menerus.
 Dalam akuntansi, bagian paradigma adalah historical
costing yang didasari oleh konsep realisasi, matching
dan prinsip-prinsip lainnya seperti konservatisme, going
concern, entitas akuntansi dan periode waktu.
 Ketidakmampuan historical cost dalam mengatasi
Materi :
masalah pelaporan keuangan sepanjang tahun 1970-an
Chapter 1 (Tearney) untuk bangkit dari inflasi hebat menyebabkan
Chapter 2 (Tearney)
ketidakpuasan

Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
PERSPEKTIF SEJARAH

Tahun 1602 ( Saham Tahun 1909 ( Pengenalan Tahun 1940 (Akuntansi


pertama ) pajak penghasilan) berbasis biaya historis)

Tahun 1494 ( sistem Tahun 1844 (Undand- Tahun 1929 (The Wall Tahun 1960 (Konsep
double entry) undang perusahaan ) Street Crash) Praktik akuntansi)
The 2007-2008 Market Meltdowns

KEL.
 Penggunaan SPE tidak menurun, terutama oleh
lembaga keuangan, di mana mereka sering disebut
dengan structured investment vehicles (SIVs).
 SIV kemudian mengumpulkannya menjadi asset-backed
securities (ABS). ABS kemudian disekuritaskan sebagai
collaterallized debt obligation (CDOs).
 Mulai tahun 2007, seluruh struktur ini runtuh. Asset-
Materi :
backed securities kurang transparan
Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Efficient Contracting

KEL.
 Efficient Contracting berpendapat bahwa kontrak yang
dilakukan perusahaan menjadi dasar kebutuhan
informasi akuntansi.

 Kebutuhan yang utama, lain dengan akuntansi nilai


sekarang adalah reliabilitas.
Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Catatan Perilaku Etis

KEL.

BAGAIMANA MEMULIHKAN DAN


MEMPERTAHANKAN KEPERCAYAAN PUBLIK
Materi :
DALAM PELAPORAN KEUANGAN?
Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Standar Akuntansi Berbasis Aturan dan Berbasis Prinsip

KEL.  Standar akuntasi berbasis aturan berusaha untuk


memberikan aturan secara detail mengenai
bagaimana menghitung.

 Saat ini, dunia bergerak menuju standar Principles-


Based. Namun, pada kenyataannya meskipun kerangka
kerja konseptual telah disusun dengan kuat, standar
tersebut akan menghadapi tekanan dari manajer dan
Materi : bahkan pemerintah
Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Kompleksitas Informasi Akuntansi Keuangan dan Pelaporan

KEL.  Alasan utama kompleksitas ini adalah karena tidak


adanya konsep akuntansi yang sempurna dan standar.
 Tantangan bagi para akuntan keuangan adalah untuk
bertahan dan berkembang dalam lingkungan yang
kompleks, ditandai dengan preferensi yang
bertentangan dari kelompok berbeda yang berbeda
dengan pelaporan keuangan.

Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Peran Dari Riset Akuntansi

KEL.

 Melihat pengaruh penelitian terhadap praktek


akuntansi
 Meningkatkan pemahaman atas lingkungan
akuntansi

Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Pentingnya Asimetri Informasi

KEL.  Adverse Selection, yaitu suatu kondisi dimana


terdapat beberapa orang, seperti manajer dan
orang-orang dalam lainnya, yang mempunyai
lebih banyak informasi yang menguntungkan
dibandingkan investor

 Moral hazard, terjadi ketika ada satu pihak dalam


Materi : sebuah hubungan kontraktual melakukan tindakan
Chapter 1 (Tearney)
yang tidak diketahui oleh pihak lainnya.
Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Permasalahan Fundamental Dalam Teori Akuntansi

KEL.  Masalah fundamental dalam teori akuntansi


adalah bagaimana mendesain dan
mengimplementasikan konsep dan standard yang
mengkombinasikan penginformasian investor dan
peran evaluasi kinerja manajer sebagai informasi
akuntansi.

Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Regulasi Sebagai Reaksi Terhadap Permasalahan Fundamental

KEL.  Menjaga peraturan untuk jumlah minimum yang


diperlukan untuk menyediakan lingkungan yang
stabil untuk perdagangan, masalah sengketan dan
hukuman.
 Mengalihkan ke peraturan untuk melindungi investor,
dengan alasan bahwa informasi adalah komoditas
yang sangat komplek dan penting

Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Kondisi Ideal

KEL.  First best perekonomian memiliki pasar yang


sempurna dan lengkap atau kurangnya asimetri
informasi dan hambatan lain untuk kerja pasar
yang adil dan efisien

 Second best

Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Adverse Selection

KEL.  Adverse selection, yakni masalah komunikasi dari


perusahaan kepada investor-investor luar. Di sini,
peranan akuntansi memberi sebuah level playing
field melalui disklosur penuh informasi yang
relevan, reliabel, tepat-waktu dan cost-effective
kepada investor-investor dan pengguna-
pengguna laporan keuangan lainnya.

Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Moral Hazard

KEL. Moral hazard, yang timbul dari upaya manajer yang


tak teramati di dalam menjalankan perusahaan.
Peranan akuntansi adalah untuk memberi sebuah
ukuran kinerja untuk melaporkan hasil-hasil upaya
manajer.

Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Proses Penyusunan Standar

KEL.  The International Accounting Standar Board (IASB)

 The Financial Accounting Standards Boards (FASB)

 The Canadian Accounting Standards Board (AcSB)

Materi :  Securities Commissons


Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Relevansi Teori Akuntansi Keuangan Dengan Praktek Akuntansi

KEL.
1. Berbagai riset dan teori yang mendasari akuntansi
keuangan diuraikan dan diterangkan dalam bahasa
sederhana, dan keterkaitan mereka ditunjukkan oleh
banyak rekomendasi untuk praktik akuntansi.

2. Untuk menunjukkan keterkaitan akan pemasalahan


tugas. Suatu usaha nyata telah dibuat dalam memilih
Materi :
masalah penting
Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)

Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
Accounting Under Ideal Conditions
(William R.Scott, Financial Accounting Theory Seventh Edition)

KEL.
Overview
Model Nilai
Informasi yang
Sekarang (Present
Relevan
value model)

Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)
Dapat diandalkan
(Reliable)
Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
MODEL PRESENT VALUE DENGAN KEPASTIAN

KEL.

Arus kas masa depan perusahaan dan


Kepastian tingkat bunga dalam ekonomi secara luas
diketahui dengan pasti

Kondisi Ideal
Materi :

Chapter 1 (Tearney)

Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott) Laporan keuangan yang


relevan dan andal
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
MODEL PRESENT VALUE DALAM KETIDAKPASTIAN

KEL. Keadaaan alami (states of


Ketidakpastian
kejadian masa nature) atau keadaan untuk
depan jangka pendek (states for
short)

Karakteristik kondisi yang ideal dalam ketidakpastian, yaitu:


1. Tingkat bunga yang diberikan tetap pada arus kas
perusahaan masa depan yang didiskontokan,
Materi : 2. Susunan keadaan alami yang lengkap dan diketahui
secara public,
Chapter 1 (Tearney)
3. Keadaan probabilitas yang objektif dan diketahui secara
Chapter 2 (Tearney) publik dan
Chapter 1 (Scott) 4. Realisasi keadaan dapat diobservasi secara publik.

Chapter 2 (Scott)
Perbedaan antara kondisi yang pasti dan tidak pasti terletak pada
expected net income dan realized net income. Dalam kondisi
kepastian expected net income sama dengan realized net
income. Sedangkan dalam kondisi ketidakpastian keduanya tidak
sama.
9/18/2018
RESERVE RECOGNITION ACCOUNTING (RRA)

KEL.  Kenyataan tidak seperti kondisi ideal, tetapi praktik akuntansi


bergerak cepat ke arah penggunaan nilai wajar untuk kelompok
utama asset dan kewajiban ( contoh ; pension dan tunjangan hari
tua)
 Th 1982, FASB menerbitkan SFAS 69 yang mensyaratkan
pengungkapan suplemen atas informasi tertentu tentang operasi
perusahaan minyak dan gas yang diperdagangkan secara publik.
1. Perusahaan minyak dan gas beroperasi dibawah kondisi
kepastian
2. SFAS 69 dalam hubungannya dengan model PV dibawah
Materi : ketidakpastian
3. Akuntansi pengakuan cadangan (RRA) : Akuntansi PV yang
Chapter 1 (Tearney)
diaplikasikan pada cadangan minyak & gas.
Chapter 2 (Tearney)  RRA lebih relevan daripada informasi biaya historis, sehingga ia
memiliki potensi yang menjadi berguna bagi investor
Chapter 1 (Scott)
 Ada trade off antara dua kualitas informasi (relevan dan reliable)
Chapter 2 (Scott)
1. Perusahaan minyak & gas tidak beroperasi di bawah kondisi
ideal seperti yang diasumsikan dalam model teoritikal
2. Informasi cadangan kehilangan reliabilitas, tetapi
mendapatkan keuntungan lebih relevan.

9/18/2018
Historical Cost Accounting (HCA) Revisited

KEL.  Tidak mungkin menyusun laporan keuangan yang sempurna


relevan dan reliable (harus tradeoff)
 Akuntansi berbasis biaya historis dianggap sebagai
pertukaran antara relevan dan reliable
 HCA relative reliable sebab kos atau kewajiban perusahaan
baiasanya angka obyektif yang lebih kecil ketergantungannya
pada kesalahan estimsi dan bias daripada penghitungan PV.
Sehingga HCA mungkin kurang relevan
Materi :
 HC, Market Value (MV), dan PV mungkin sama pada tanggal
Chapter 1 (Tearney) akuisisi, tetapi MV dan PV akan berubah selama kondisi pasar
Chapter 2 (Tearney)
berubah.

Chapter 1 (Scott)
 Akuntan terus menggunakan akuntansi basis biaya historis
untuk sebagaian besar asset, sebab akan mempertukarkan
Chapter 2 (Scott) relevansi untuk mencapai reliabilitas => HCA menunjukkan
pertukaran khusus relevansi dan reliable.

9/18/2018
TANTANGAN HCA

KEL.  Akuntansi PV (PVA) adalah Akuntansi Pendekatan Neraca, sama


dengan perspektif pengukuran
1. Peningkatan (penurunan) asset & kewajiban diakui (diukur) saat
terjadinya,
2. Dengan mendiskonto arus kas mendatang dan
mengkapitalisasikannya pada neraca
3. Laba (income) = perubahan neto dalam PV untuk periode
tersebut
HCA adalah pendekatan laba rugi, = Perpektif informasi
Materi : - Peningkatan bukan realisasian, dalam nilai tidak diakui pada
neraca
Chapter 1 (Tearney)
- Keterlambatan (lags) dibelakang akibat ekonomik riil
Chapter 2 (Tearney) (recognition lag)
- Akuntan menunggu sampai peningkatan dalam nilai divalidasi
Chapter 1 (Scott) melalui realisasi seperti penjualan atau arus kas meningkat.
Chapter 2 (Scott) - Laba = proses mempertemukan pendapatan dengan kos
perolehan pendapatan
- Laporan laba mengasumsikan peran yang lebih pentin, selama
menyediakan informasi pada angsuran sekarang dari nilai yang
diciptakan oleh perusahaan.

9/18/2018
TANTANGAN HCA

KEL.  Ketika kondisi non ideal, apakah HCA memberikan


informasi yang lebih baik tentang prospek ekonomik
mendatang bagi perusahaan daripada PVA?
 HCA adalah cara untuk menyelaraskan (smooth out)
arus kas periode sekarang ke dalam ukuran jangka
panjang atau kekuatan laba persisten yang
diimplikasikan oleh arus kas tersebut
 Kekuatan laba persisten memberikan basis untuk
Materi : penilaiaian prospek ekonomik mendatang => akuntan
Chapter 1 (Tearney) menghitung AKRUAL (mempertemukan kos dan
pendapatan)
Chapter 2 (Tearney)

Chapter 1 (Scott)
Chapter 2 (Scott)

9/18/2018
The Non-Existence Of True Net Income)

KEL.  Aplikasi pendekatan PV pada asset tunggal apalagi semua


tipe asset akan menimbulkan masalah.
 Masalah tersebut menyebabkan kesimpulan yang penting
dan menarik.
 Diantaranya :
1. Dibawah kondisi dunia nyata tempat akuntansi
beroperasi, laba neto tidak ada seperti di definisikan
konstruk ekonomik dengan baik, yaitu dengan definisi
Materi :
nilai sekarang.
Chapter 1 (Tearney)
2. Akuntan merasa bahwa HCA bagi kelompok utama asset
Chapter 2 (Tearney) operasi dan utang menunjukkan cara yang lebih berguna
Chapter 1 (Scott)
untuk membukukan (to account), selama kita
mengobservasi HCA untuk kelompok ini berakar kuat
Chapter 2 (Scott) dalam praktik. (Beberapa relevansi hilang, tetapi
reliable meningkat)
 Dalam keadaaan ideal laba bersih tidak memiliki
kandungan informasi,

9/18/2018
TEORI AKUNTANSI H X

18/09/20
18