Anda di halaman 1dari 19

Laporan Neraca, Arus Kas, dan

Rekonsilasi Bank
Kelompo
k3
Faisal Imron
Intan Putriana
Lilik Nizarman Putri
Oky Paradila Sandi
Syura Ramadanisa

DIII IVB
LAPORAN KEUANGAN
O Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu

perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan


untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut\

O Secara umum terdapat 3 jenis laporan keuangan yakni :


1. Neraca Keuangan (Balance Sheet)
2. Laporan Laba Rugi (Income Statement)
3. Laoran Laba Rugi (Cash Flows Statement)
TUJUAN LAPORAN
KEUANGAN
O Memberikan informasi kas mengenai posisi keuangan
perusahaan
O Memberikan informasi keuangan mengenai hasil usaha
perusahaan
O Memberikan laporan dan intepretasi kondisi dan potensi
perusahaan
O Memberikan informasi akan kebutuhan pihak yang
berkepentingan
LAPORAN NERACA
O Neraca Keuangan menunjukkan posisi keuangan perusahaan
pada waktu tertentu

O Neraca dibagi menjadi 2 sisi yakni


1. Aktiva yang terdiri dari aset
2. Pasiva yang terdiri dari Utang (kewajiban) dan Modal

O Dalam Neraca selalu berlaku paersamaan akutansi yaitu


Aktiva = Pasiva
Aset = Utang + Modal
Neraca Keuangan
AKTIVA PASIVA

Aktiva Kas Kewajiban Utang jangka


Lancar Surat berharga Lancar pendek
Piutang
Persediaan
Aktiva Aset tetap Kewajiban Utang jangka
Tidak Jk panjang panjang
Lancar

Modal Saham
Laba ditahan
Contoh naraca sidomuncul
LAPORAN LABA RUGI
O Laporan Laba Rugi menunjukkan profitabilitas/tingkat
keuntungan perusahaan pada suatu periode tertentu
O Laporan laba rugi menunjukkan aspek yang paling
penting karena menunjukkan tingkat keuntungan
perusahaan
O Laba = Total Penjualan – Total Biaya

O Biasanya terdapat hubungan antara penjualan


(pendapatan) dengan laba bersih.
LAPORAN ALIRAN KAS
O Laporan ini meringkas aliran kas masuk dan keluar
perusahaan dengan saldonya setiap periode.
O Laporan aliran kas ini seperti laporan laba rugi, akan
tetapi menggambarkan kondisi yang lebih
sebenarnya
O Laporan laba rugi menggambarkan tingkat
keuntungan perusahaan tetapi kadang kala tidak
menggambarkan arus kas yang sebenarnya.
O Sebagai contoh penjualan kredit belum masuk dalam
laporan arus kas perusahaan, pembelian gedung
belum dimasukkan dalam laopran laba rugi
Memperbaiki aliran kas
O Arus kas merupakan salah satu masalah yang
sering. Masalah utama yang sering dihadapi
adalah arus kas defisit, di mana pengeluaran
melebihi pendapatan, sehingga arus kas
menjadi tidak seimbang. Masalah ini terjadi
karena kurangnya pemahaman pengusaha
mengenai cara mengelola arus kas yang benar.
Pengelolaan arus kas yang salah dapat
menyebabkan kerugian bahkan kegagalan
dalam sebuah bisnis.
O Adapun beberapa cara untuk memperbaiki
aliran kasi yaitu:
O Menekan Pengeluaran
O Mengevaluasi Bisnis
O Hindari Penumpukan Stok
O Tagih Piutang Secara Berkala
Laporan perubahan neraca
O laporan perubahan modal adalah laporan
keuangan yang menyajikan informasi
mengenai perubahan modal pada
perusahaan akibat dari kegiatan pokok
operasi perusahaan pada suatu periode
akuntansi tertentu.
O hal-hal yang menjadi penyebab perubahan
modal misalnya,
O adanya setoran tambahan/investasi dari
pemilik,
O adanya laba dan kerugian usaha,
O pengambilan untuk keperluan pribadi (prive).
REKONSILIASI BANK
O Rekonsilisi bank adalah suatu prosedur
pengendalian terhadap kas di bank, dengan
membandingkan catatan akuntansi kas
menurut perusahaan. Secara periodik bank
mengirimkan laporan berupa bank statement
yang berisi semua transaksi penyetoran dan
pengambilan oleh deposan (depositor) selama
periode tertentu. Rekonsiliasi bank dilakukan
untuk menunjukkan dan menjelaskan adanya
perbedaan antara catatan kas menurut bank
dan menurut perusahaan.
TUJUAN REKONSILIASI
O Menentukan saldo kas (bank) yang
seharusnya disajikan dalam laporan
keuangan (neraca).
O Mengamankan kekayaan perusahaan dan
mendeteksi kemungkinan adanya
penyalahgunaan kas di bank.
FAKTOR FAKTOR
O Penyebab yang membuat harus
dilakukannya rekonsiliasi bank adalah
terjadinya perbedaan antara saldo kas
menurut catatan perusahaan dan catatan
bank yang juga disebabkan oleh 2 faktor
yaitu:
1. Perbedaan waktu pengakuan
2. Kesalahan pencatatan oleh bank ataupun
oleh perusahaan
Contoh permasalahan
O Permasalahan
O PT Kimia Farma adalah salah satu produsen obat-obatan milik
pemerintah di Indonesia. Pada audit tanggal 31 Desember
2001, manajemen Kimia Farma melaporkan adanya laba
bersih sebesar Rp 132 milyar, dan laporan tersebut di audit
oleh Hans Tuanakotta & Mustofa (HTM). Akan tetapi,
Kementerian BUMN dan Bapepam menilai bahwa laba bersih
tersebut terlalu besar dan mengandung unsur rekayasa.
Setelah dilakukan audit ulang, pada 3 Oktober 2002 laporan
keuangan Kimia Farma 2001 disajikan kembali (restated),
karena telah ditemukan kesalahan yang cukup mendasar.
Pada laporan keuangan yang baru, keuntungan yang disajikan
hanya sebesar Rp 99,56 miliar, atau lebih rendah sebesar Rp
32,6 milyar, atau 24,7% dari laba awal yang dilaporkan.
Sangksi dan denda
O Sehubungan dengan temuan tersebut, maka
sesuai dengan Pasal 102 Undang-undang
Nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal jo
Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun
1995 jo Pasal 64 Peraturan Pemerintah Nomor
45 tahun 1995 tentang Penyelenggaraan
Kegiatan di Bidang Pasar Modal maka PT Kimia
Farma (Persero) Tbk. dikenakan sanksi
administratif berupa denda yaitu sebesar Rp.
500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).