Anda di halaman 1dari 25

Faktor – Faktor Yang Berhubungan

Dengan Sikap Penderita


Tuberkulosis Paru Di
Poli Paru Rawat jalan
RSUD dR Rubini
Mempawah

NURDIANIS
NIM 20116210896
TUBERKULOSIS

Prevalensi Statistik
di Indonesia Din-Kes Kab.Pontianak
8,8 Juta/1995 •Tahun 2010: 12394 penderita
10,2 Juta/2000 •Tahun 2011: 12177 penderita
11,9 Juta/2005 •Tahun 2012: 13983 penderita
RSUD dr Rubini
•Tahun 2010: 1018 penderita
•Tahun 2011: 693 penderita
•Tahun 2012: 474 penderita
Faktor – Faktor Yang
Berhubungan Dengan
Sikap Penderita Tuberkulosis Paru
Di Poli Paru Rawat jalan
RSUD dR Rubini Mempawah

TUJUAN KHUSUS
Mengetahui hubungan pengetahuan dengan
TUJUAN UMUM
sikap penderita tubekulosis paru Di Poli
Paru Rawat jalan RSUD dr Rubini
Mempawah
Untuk mengetahui
Mengetahui hubungan pendidikan dengan Faktor – Faktor
sikap penderita tubekulosis paru Di Poli Yang Berhubungan
Paru Rawat jalan RSUD dr Rubini dengan sikap
Mempawah penderita
tubekulosis paru Di
Mengetahui hubungan pendapatan dengan Poli Paru Rawat
sikap penderita tubekulosis paru Di Poli jalan RSUD dr
Paru Rawat jalan RSUD dr Rubini Rubini Mempawah
Mempawah

Mengetahui hubungan umur dengan sikap


penderita tubekulosis paru Di Poli Paru
Rawat jalan RSUD dr Rubini Mempawah
KONSEP TUBERKULOSIS

KONSEP SIKAP

KONSEP PENGETAHUAN
BAB II
INJAUAN PUSTAKA
KONSEP PENDAPATAN

KONSEP PENDIDIKAN

KONSEP UMUR
A. KONSEP TUBERKULOSIS
 Pengertian: Tuberkulosis adalah suatu penyakit

infeksi yang bersifat sistemik dan kronik yang

disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis


Konsep Pengetahuan
 Definisi; kesan dalam pikiran manusia sebagai
hasil dari penggunaan panca inderanya
Konsep Pendidikan
 Definisi; suatu proses belajar yang berarti
dalam pendidikan itu terjadi proses
pertumbuhan, perkembangan atau perubahan
kearah yang lebih dewasa, lebih baik dan lebih
matang pada diri individu, kelompok dan
masyarakat. (Notoatmodjo 2000),
Konsep Pendapatan
 Definisi; Seluruh penerimaan baik berupa uang
ataupun barang dari pihak lain maupun dari
hasil sendiri dengan jalan dinilai sejumlah atas
harga yang berlaku saat ini. (Itono, 1992).
Konsep Umur
 Definisi; Lamanya keberadaan seseorang diukur
dalam satuan waktu di pandang dari segi kronologik,
individu normal yang memperlihatkan derajat
perkembangan anatomis dan fisiologik sama
(Nuswantari, 1998).
Konsep Sikap
 Definisi: Sikap merupakan reaksi atau
respon yang masih tertutup dari seorang
terhadap suatu stimulus atau objek
(Notoatmodjo, 2003).
BAB III
Kerangka Konsep, hipotesa penelitian
dan defenisi operasional
Pengetahuan

Pendidikan
Sikap Penderita
Pendapatan TUBERKULOSIS

Umur
Defenisi Opersional
Ada hubungan pengetahuan dengan sikap
penderita tubekulosis paru
di RSUD dr Rubini Mempawah

Ada hubungan Pendidikan dengan sikap


penderita tubekulosis paru
HIPOTESA
di RSUD dr Rubini Mempawah
PENELITIAN

Ada hubungan pendapatan dengan sikap


penderita tubekulosis paru
di RSUD dr Rubini Mempawah

Ada hubungan umur dengan sikap


penderita tubekulosis paru
di RSUD dr Rubini Mempawah
BAB IV
METODE PENELITIAN

1. Rancangan penelitian
Penelitian observasional dengan metode pendekatan
cross sectional
2. Populasi
372 orang
3. Sampel
30 orang
4. Tempat dan waktu penelitian
Poli paru RSUD dr Rubini Mempawah pada bulan juni
2013
INSTRUMEN PENELITIAN
Kuesioner

ANALISA DATA
1. Univariat yaitu Analisa yang di lakukan per variabel penelitian meliputi
Sikap, Pengetahuan, pendidikan ,pendapatan, serta umur.
2. Bivariat yaitu Analisa yang digunakan untuk menganalisa hubungan antara
variabel, yakni antara Tingkat pengetahuan, Tingkat pendidikan, Tingkat Umur
dan Tingkat pendapatan dengan sikap penderita tuberkulosis paru
di RSUD dr Rubini Mempawah
BAB V Hasil penelitian
Pendidikan
Usia

Pendapatan
Con’t
Tingkat pengetahuan
Sikap penderita
Analisis
Bivariat
Hubungan Umur Dengan Sikap Penderita Terhadap Penyakit
Tuberculosis Paru

Baik Kurang Total


n % n % n %
<38 Tahun 8 66,7 % 4 33,3% 12 100%

>38 Tahun 5 27,8 % 13 72,2 % 18 100 %

Hasil anlisis statistik dengan uji Chi-Square,menunjukan ada


hubungan yang bermakna antara umur dengan sikap penderita
TBC (P= 0,035 ≤ 0,05 )
) Analisis
Bivariat
Hubungan Pendidikan Dengan Sikap Penderita Terhadap
Penyakit Tuberculosis Paru
Baik Kurang Total
n % n % n %
Dasar 6 30 % 14 70% 20 100%

Menengah 7 70 % 3 30 % 10 100 %

Hasil anlisis statistik dengan uji Chi-Square,menunjukan ada


hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan sikap
penderita TBC (P= 0,037 ≤ 0,05 )
) Analisis
Bivariat
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Penderita Terhadap
Penyakit Tuberculosis Paru
Baik Kurang Total
n % n % n %
Baik 8 61,5 % 5 38,5% 13 100%

Kurang 5 29,4 % 12 70,6 % 17 100 %

Hasil anlisis statistik dengan uji Chi-Square,menunjukan Tidak


ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan sikap
penderita TBC (P= 0,078 ≥ 0,05 )
) Analisis
Bivariat
Hubungan Pendapatan Dengan Sikap Penderita Terhadap
Penyakit Tuberculosis Paru
Baik Kurang Total
n % n % n %
Baik 8 61,5 % 5 38,5% 13 100%

Kurang 5 29,4 % 12 70,6 % 17 100 %

Hasil anlisis statistik dengan uji Chi-Square,menunjukan tidak


ada hubungan yang bermakna antara pendapatan dengan sikap
penderita TBC (P= 0,088 ≥ 0,05 )
Kesimpulan
• Ada hubungan yang bermakna antara umur dengan
sikap penderita TBC (P= 0,035 ≤ 0,05 )
• Ada hubungan yang bermakna antara pendidikan
dengan sikap penderita TBC (P= 0,037 ≤ 0,05 )
• Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan
dengan sikap penderita TBC (P= 0,078 ≥ 0,05 )
• Tidak ada hubungan yang bermakna antara
pendapatan dengan sikap penderita TBC (P= 0,088 ≥
0,05 )
Saran
• Perlu didirikan komunitas mantan penderita
Tuberkulosis Paru untuk melakukan tukar
pengalaman selama masa pengobatan dan agar
memotivasi penderita yang masih aktif agar segera
sembuh
• Penyuluhan perlu dilakukan secara langsung pada
masyarakat yang memiliki resiko tinggi terjadinya
penularan penyakit tuberkulosis,
• Penyuluhan perlu dilakukan secara langsung pada
masyarakat yang memiliki resiko tinggi terjadinya
penularan penyakit tuberkulosis,
Terima kasih
Wassalaam