Anda di halaman 1dari 10

Ketrampilan konseling

Tujuan

 Memahami klasifikasi pendekatan


konseling.
 Memahami komponen-komponen pokok
konseling klinikal, konseling berpusat
pribadi, konseling realitas, dan konseling
Rasional emotiv behavior.
 Terampil mengaplikasikan konseling
dalam pemberian bantuan psikologis
terhadap konseli untuk mencapai
perubahan yg diharapkan.
materi

 Klasifikasi pendekatan konseling.


 Konseling Klinikal.
 Konseling berpusat pribadi.
 Konseling realitas.
 Konseling Rasional emotive Behavior.
KLASIFIKASI PENDEKATAN
KONSELING
Konseling ?
 Proses pemberian bantuan.
 Konselor.
 Konseli.
 Perubahan :
- Pikiran ( thinking).
- Perasaan ( feeling).
- Tindakan (acting).
Klasifikasi pendekatan
konseling :
 PENDEKATAN KOGNITIF.
(konseling Rasional emotif behavior,
konseling klinikal / Trait & Faktor).
 MODEL AFEKTIF.
(Konseling berpusat pribadi)
 MODEL BEHAVIORAL.
(Konseling Realitas).
KONSELING
BERPUSAT PRIBADI

Pendiri :
C.R. Rogers.
HAKEKAT KONSELING

 Proses reorganisasi / revisi konsep diri


konseli.
PROSES KONSELING
1. Penciptaan hubungan baik.
- Penciptaan rapport.
- Bersikap permisif.
- Bebas ancaman.
- emphatic understanding.
2. Pembebasan ungkapan.
- Penciptaan suasana rileks.
- Memperhatikan respon emosional.
- Menanggapi perasaan negatif.
- Menanggapi perasaan ambivalen.
- Memandang sikap konseli – proses konseling.
TEKNIK-TEKNIK KONSELING

 Filosofi dan sikap konselor.


 Refleksion of feeling.
 Clarification.
 Listening.
3. Tercapainya Insight.
Tercapainya pemahaman spontan ttg. Masalah
dan penyebabnya serta cara-cara
pemecahannya.
4. Pengakhiran.
-Penanganan ambivalensi perasaan konseli.
-Pemberian keyakinan bahwa konseli mampu.
-Pemberian kebebasan sepenuhnya.