Anda di halaman 1dari 10

Drg. Diana N.

Karema
Diana.karema@yahoo.com
 Gigi yang erupsinya terhalang, sehingga tidak
keluar dengan sempurna mencapai oklusi
yang normal dalam susunan gigi-geligi

 Hambatannya : tulang tebal dan padat,


tempat kurang, terhalang gigi tetangga, gigi
susu yang persisten, jaringan lunak tebal,
letak benih abnormal, daya erupsi kurang
 Yang paling sering yaitu M3 bawah, M3 atas,
C atas, C bawah, P bawah, P atas, I1 atas dan
I2 atas

 Gejala-gejala: sakit, tinnitus (kuping


berdengung), perikoronitis, karies pada gigi
impaksi
A. Hubungan gigi dengan tepi ramus
mandibula dan tepi distal M2
 Klas 1 cukup ruang antara ramus dan distal
M2 untuk lebar mesiodistal M3
 Klas 2 Ruangan antara distal M2 dan ramus <
mesiodistal M3
 Klas 3: Sebagian atau semua M3 terletak
dalam ramus
B. Dalamnya M3 terpendam di tulang rahang
 Posisi A cusp gigi terletak setinggi atau lebih
tinggi dari dataran oklusal gigi
 Posisi B cusp tertinggi terletak dibawah
oklusal tapi lebih tinggi dari servikal M2
 Posisi C cusp tertinggi M3 terletak dibawah
servikal M2
C. Posisi aksis panjang M3 terhadap aksis M2
1. Vertikal
2. Horisontal
3. Kaudal (terbalik)
4. Mesioanglular
5. Distoangular
6. Bukoangular
7. Linguoangular