Anda di halaman 1dari 4

Oleh :

Kelompok 6 (Kelas G)
1. Christian
2. RezkyWinanda (1771040019)
3. Rien Octa Aninditha
4. Siti WardayaYaman
Perbedaan Kode Etik Psikologi Indonesia
dengan kode Etik Psikologi Irlandia
Kode Etik Psikologi Indonesia Kode Etik Psikologi Irlandia

Bab 1 Pedoman Umum 1.0 Menghormati Hak dan Martabat Pribadi


Pasal 1 HIMPSI menjelaskan mengenai pedoman Pasal 1 PSI tidak menjelaskan mengenai
umum berupa pengertian kode etik psikologi, pengertian kode etik psikologi, psikologi,
psikologi, psikolog, ilmuwan psikologi, dan psikolog, ilmuwan psikologi, dan layanan psikologi
layanan psikologi. melainkan lansung membahas mengenai
Pada pasal 2, HIMPSI menjelaskan mengenai penghormatan terhadap harkat dan martabat
penghormatan pada harkat martabat manusia, manusia
integritas dan sikap ilmiah, profesional, keadilan
serta manfaat.
Kode Etik Psikologi Indonesia Kode Etik Psikologi Irlandia

BabV Kerahasiaan Rekam dan Hasil 1.0 Menghormati Hak dan Martabat Pribadi
Pemeriksaan Psikologi 1.2 Privasi dan Kerahasiaan
Tidak menjelaskan mengenai aturan pengumpulan Pada 1.2.1, dijelaskan bahwa pengumpulan informasi
informasi sebagaimana di jelaskan oleh PSI hanya terkait dengan tujuan penyelidikan atau
Pada pasal 26, Psikolog atau ilmuwan Psikologi harus intervensi yang diberikan, atau yang diwajibkan oleh
menjaga kerahasiaan data dan data itu tetap undang-undang.
terlindungi, bahkan setelah ia meninggal, tidak Pada 1.2.6 dijelaskan bahwa psikolog harus menjaga
mampu, atau sudah putus hubungan dengan posisi, suatu informasi sesuai privasi dan keamanan namun
atau tempat praktiknya. akan membuat rencana rekaman apabila dalam
HIMPSI tidak menjelaskan mengenai tindakan dan keadaan penyakit serius atau kematian.
tanggung jawab anggota keluarga ataupun kelompok 1.2.10 dijelaskan mengenai tindakan apa yang akan
tertentu dalam hal melindungi kerahasiaan informasi. diambil untuk melindungi kerahasiaan, dan tanggung
Namun hanya sebatas memberikan laporan secara jawab apa yang dimiliki anggota keluarga, kelompok,
lisan atau tertulis; sebatas perjanjian atau kesepakatan dan masyarakat untuk melindungi kerahasiaan
yang telah dibuat. masing-masing, saat melakukan layanan atau
Pasal 27, HIMPSI mengatur mengenai pemanfaatan penelitian dengan individu, keluarga, kelompok atau
informasi dan hasil pemeriksaan psikologi untuk masyarakat.
tujuan pendidikan atau tujuan lain.
Kode Etik Psikologi Indonesia Kode Etik Psikologi Irlandia

HIMPSI tidak menjelaskan pasal-pasal mengenai Bab 1.4 Penentuan nasib sendiri
penentuan nasib sendiri. 1.4 Penentuan nasib sendiri
1.4.1 Carilah partisipasi penuh dan aktif sebanyak
mungkin dari orang lain dalam keputusan yang
mempengaruhi mereka.