Anda di halaman 1dari 31

Anggaran dan Pembiayaan Defisit

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Third Edition Copyright © 2010 Worth Publishers 1 of 37
Analisis Anggaran dan Pembiayaan

Defisit 4
4.1 Anggaran Pemerintah
4.2 Mengukur Posisi Anggararan Pemerintah: Pendekatan
Alternatif
4.3 Apakah Utang dan Defisit Sekarang berarti sesuatu
Perspektif jangka panjang
4.4 Kenapa kita peduli terhadap posisi fiskal pemerintah?
4.5 Kesimpulan
PREPARED BY

Dan Sacks

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Third Edition Copyright © 2010 Worth Publishers 2 of 37
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 3 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.1

Anggaran Pemerintah

• Utang (Debt): Jumlah yang pemerintah utang pada


yang meminjaminya.
• Defisit (Deficit): Jumlah yang pemerintah keluarkan
melebihi dari pendapatannya pada tahun yang
bersangkutan.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 4 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.1

Defisit Anggaran pada Beberapa Tahun

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 5 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.1
Proses Bisnis

Proses anggaran yang membedakan antara dua tipe


pengeluaran pemerintah negara federal:
• Pengeluaran kepemilikan (Entitlement spending):
Dana wajib untuk program yang tingkat pendanaannya
secara otomatis ditetapkan dengan jumlah penerima
yang berhak, bukan karena kebijaksanaan Kongres.
• Pengeluaran Diskresioner (Discretionary spending):
Belanja opsional ditetapkan oleh tingkat
penyisihan setiap tahun, atas kebijakan
Kongres.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 6 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.1
Aplikasi: Usaha untuk mengatur Defisit

Mengatur anggaran merupakan proses yang sulit.


• The Balanced Budget and Emergency Control Act
(dikenal sebagai The Gramm-Rudman-Hollings
Deficit Reduction Act, or GRH).
o Dikeluarkan pada tahun 1985 dalam upaya untuk
mengontrol anggaran.
o Diprakarsai pemotongan belanja otomatis
setelah defisit anggaran mulai kehilangan target
yang ditentukan.
o Pemotongan dihindari sebagai hadiah semata,
tetapi memilih kebijakan untuk mengubah target.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 7 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.1
Aplikasi: Usaha untuk mengontrol Defisit
Kegagalan untuk bertemu dengan target defisit GRH led to
the 1990 mengadopsi the Budget Enforcement Act (BEA):
• Lebih dari mencoba untuk menargetkan tingkat defisit,
BEA menyebabkan hambatan pertumbuhan (growth)
pemerintah.
• Hal ini dibuat proses pay-as-you-go (PAYGO), yang
melarang kebijakan dari menaikkan estimasi defisit
(estimated deficit) pada periode enam tahun ke depan.
• Jika defisit naik, Presiden harus mengeluarkan
persyaratan penyerapan (sequestration requirement),
yang mengurangi pengeluaran secara langsung dengan
persentase tetap.
• Kelihatan sukses dalam mengurangi pengeluaran.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 8 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.1
Aplikasi: Usaha untuk Mengatur Defisit

PAYGO berakhir pada 30 September 2002, dan tidak


diperbarui kembali.
• President Bush mengajukan pembaruan PAYGO pada
2004…
o … tetapi sebelum disetujuinya anggaran
pemotongan pajak dan kenaikan pengeluaran
• Presiden Obama mengumumkan mendukung aturan
PAYGO …
o … tetapi anggaran yang diajukan akan menaikkan
defisit hampir $2 trillion pada jangka pendek.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 9 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.1

Kebijakan Anggaran dan Defisit pada tingkat


Negara Bagian

Salah satu alat untukmenyeimbangkan anggaran adalah


persyaratan anggaran seimbang, yang digunakan oleh
berbagai negara.
• Balanced budget requirement (BBR): hukum yang
memaksa pemerintah untuk menyeimbangkan
anggaran setiap tahunnya (spending = revenue).
• Ex post BBR: Hukum yang memaksa pemerintah untuk
menyeimbangkan anggaran pada akhir tahun fiskal.
• Ex ante BBR: Hukum yang memaksa gubernur untuk
menyerahkan anggaran seimbang atau legislatif untuk
menyetujui anggaran berimbang pada awal setiap
tahun fiskal.
Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 10 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.2

Mengukur Posisi Anggaran Pemerintah: Riil


versus Nominal

• Real prices: Harga yang dinyatakan dengan dollar pada


tahun konstan.
• Nominal prices: Harga yang dinyatakan dengan dollar
hari ini.
• Consumer Price Index (CPI): Indeks yang menangkap
perubahan dari waktu ke waktu dalam biaya
pembelian bundel barang “khusus”.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 11 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.2
Defisit yang Distandarisasi (the Standardized Deficit)

Karena pendapatan (pajak) dan pengeluaran (asuransi)


tergantung dari ekonomi, defisit berubah meski kebijakan
tidak berubah.
• Automatic stabilizers: pengurangan otomatis
pendapatan dan kenaikan dalam pengeluaran ketika
perekonomian relatif menurun dibandingkan dengan
potensinya
• Defisit anggaran siklis yang disesuaikan Cyclically
adjusted budget deficit): Pengukuran posisi fiskal
pemerintah jika ekonomi dijalankan pada GDP
potensial penuh.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 12 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.2
Defisit Anggaran, dengan atau tanpa Stabilizer
Otomatis

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 13 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.2

Perhitungan Kas versus Modal

Investasi pemerintah pada aset dapat lebih meperburuk


defisit anggaran.
• Cash accounting: Metode pengukuran posisi fiskal
pemerintah sebagai perbedaan antara pengeluaran
sekarang dan penerimaan sekarang.
• Capital accounting: Metode pengukuran posisi fiskal
pemerintah yang menghitung perubahan nilai net
asset holdings pemerintah.
• Perhitungan kas memperlakukan pesta ulang tahun
dan gedung kantor sama, tetapi perhitungan modal
yang berbeda.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 14 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.2

Masalah dengan Anggaran Modal

• Penganggaran modal secara konseptual tampaknya


menarik, tetapi:
o Sangat susah ketika menyatakan pengeluaran
menaikkan aset pemerintah. Apakah pembelian
peluru dihitung sebagai investasi?
o Kesulitan mungkin membuat hal ini lebih mudah
bagi politikus untuk membuat pernyataan salah
posisi anggaran pemerintah dengan anggaran
modal daripada tanpa anggaran modal.
• Beberapa negara bagian AS dan negara lain
menggunakan anggaran kapital, dengan hasil
bervariasi.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 15 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.2

Scoring Statis versus Dinamis


• Ketika kebijakan berubah, perilaku rumah tangga juga
berubah, secara potensial akan berpengaruh terhadap
defisit anggaran.
• Bagaiman menghitung ini?
o Static scoring: Metode yang digunakan pembuat model
anggaran yang mengasumsikan kebijakan pemerintah
merubah hanya distribusi total sumber daya, tidak
seluruh total sumber daya.
o Dynamic scoring: Metode yang dipergunakan pembuat
model bahwa model berupaya mempengaruhi
kebijakan pemerintah baik distribusi total sember daya
maupun keseluruhan total sumber daya.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 16 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.2

Static versus Dynamic Scoring: Scoring the


Stimulus
Bagaimana “pengeluaran stimulus” berpengaruh terhadap
defisit anggaran?
• Pengeluaran pemerintah dapat sangat besar dan secara
eksplisit dibutuhkan untuk meningkatkan pertumbuhan
ekonomi; skoring statis menyarankan bahwa hal ini
sangat mahal.
• Skoring Dinamis oleh CBO menyarankan stimulus
menaikkan GDP sebesar 0.1–1.9% pada 2012–2013.
• Tetapi dalam jangka panjang, stimulus mungkin secara
menurunkan secara tipis pertumbuhan.
• Keseluruhan, kesulitan untuk menilai pengaruh kebijakan
pada ekonomi agregat.
Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 17 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.3

Apakah utang dan defisit sekarang berarti


sesauatu? Perspektif jangka panjang

Banyak program pemerintah menciptakan biaya di masa


mendatang, meskipun tidak secara eksplisit ada di
aturan.
• Implicit obligation: Obligasi keuangan pemerintah di
masa depan tetapi tidak disadari dalam proses
anggaran tahunan.
• Contoh: Pembayaran jaminan sosial dijanjikan jauh ke
belakang.
• Pemerintah memutuskan untuk mengeluarkan $1
tahun ini dari pengaruh defisit sebesar $1 tetapi
memiliki sedikit dampak pada posisi keuangan
pemerintah.
Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 18 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.3

Latar Belakang: Present Discounted Value

 Seberapabanyakutangataupembyarandengannilaisekaran
g?
• Present discounted value (PDV): nilai dollar
setiapperiodedihitungdengan dollar padahariini.
• Secaramatematis, jikatingkatbungar, danpembayaran
di periode masa mendatangadalahF1, F2, . . .
danseterusnya, sehinggaPDVdinyatakansebagai:

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 19 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.4
Kenapa Peduli terhadap Defisit?

Defisit anggaran pemerintah memiliki implikasi baik


untuk efisiensi dan ekuitas (antar generasi).
• Defisit anggaran dapat mempengaruhi jumlah
tabungan dan pertumbuhan ekonomi.
• Defisit hari ini merupakan pajak di masa mendatang,
sehingga defisit yang tinggi berimplikasi redistribusi
dari generasi mendatang ke generasi sekarang.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 20 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.4
Efek Jangka Pendek vs Jangka Panjang dari
Pemerintah pada Ekonomi Makro

• Short-run stabilization issues: Peran pemerintah dalam


mengatasi puncak dan melalui siklus bisnis.
• Automatic stabilization: Kebijakan yang secara
otomatis mengubah pajak atau pengeluaran dalam
menanggapi fluktuasi ekonomi dalam rangka untuk
mengimbangi perubahan tingkat konsumsi rumah
tangga.
• Discretionary stabilization: Aksi kebijakan yang diambil
pemerintah sebagai respon untuk kasus tertentu dari
ekonomi yang di atas dan di bawah kinerja.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 21 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.4
Latar Belakang: Tabungan dan Pertumbuhan Ekonomi

• Lebih banyak Modal, Lebih banyak Pertumbuhan:


Akumulasi modal merupakan bagian kunci
pertumbuhan ekonomi.
• Lebih banyak modal dalam perekonomian:
o Setiap tenaga kerja lebih produktif dan total
produk sosial meningkat.
o Sebuah modal yang lebih besar berarti total output
lebih untuk setiap tingkat ketersediaan tenaga
kerja. Dengan demikian, pertumbuhan drive modal
(per kapita) pertumbuhan.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 22 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.4
Lebih Banyak Tabungan, Lebih Banyak Modal

Apakah yang menentukan jumlah akumulasi modal?


• Tingkat bunga: Tingkat pengembalian periode kedua
dari investasi yang dibuat pada periode pertama.
• Lebih tinggi tingkat bunga, lebih banyak orang
menabung (permintaan), tetapi lebih banyak biaya
perusahaan untuk berinvestasi (penawaran)
• Pada pasar modal kompetitif, keseimbangan ditentukan
oleh perpotongan kurva permintaan-menabung dan
kurva penawaran-investasi.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 23 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.4
Keseimbangan Pasar Modal (Capital Market Equilibrium)

Harga
Modal S2
(Tingkat Penawaran
bunga), r tabungan, S1

r2 B

r1 A

Permintaan
Modal, D1

K2 K1 Jumlah Modal, K

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 24 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.4
Pasar Modal Internasional

• Jika pasar modal terintegrasi secara internasional,


jumlah tabungan sangat besar dibandingkan
pengeluaran pemerintah.
o Hal ini mungkin mengurangi crowding out.
• Bukti: Ketika integrasi terjadi sekarang (dan mungkin
naik), hal ini jauh dari sempurna.
o Penawaran modal pada Amerika Serikat mungkin
tidak elastis sempurna, dan defisit pemerintah
dapat crowd out tabungan individu.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 25 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.4
Ricardian Equivalence
• Banyak tabungan Amerika Serika merupakan akumulasi
dari pembiayaan bequests, leluhur menurunkannya
untuk generasi selanjutnya.
• Jika pemerintah meminjam dari generasi selanjutnya
untuk meningkatkan keuntungan untuk generasi
sekarang, orang akan memilih menyimpan uang lebih,
dan meninggalkan lebih besar bequest.
• Hal ini berimplikasi bahwa utang pemerintah tidak
memiliki dampak pada perekonomian. Hal ini disebut
Ricardian equivalence.
• Model ini menerima sangat kecil dukungan empiris
dalam literatur ekonomi.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 26 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.4
Harapan (Expectations)

• Terdapat tingkat bunga jangka pendek ( 30 hari) dan


jangka panjang (10 tahun).
• Karena bisnis cenderung membuat investasi modal
(long-standing capital investments), mereka
memfokuskan lebih pada jangka panjang. S
• sebagai hasil, di masa mendatang surplus dan defisit
pemerintah untuk akumulasi modal, tidak hanya
surplus dan defisit sekarang ini.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 27 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.4
Bukti

• Teori memberitahu kita bahwa defisit yang lebih tinggi


menyebabkan tingkat bunga yang lebih tinggi dan
investasi modal kurang, tetapi tidak memberitahu kita
bagaimana bisa jauh lebih tinggi dan lebih rendah.
• Literatur empiris yang ada pada pertanyaan ini agak
tidak meyakinkan, meskipun bukti terbaru
menunjukkan bahwa proyeksi defisit jangka panjang
tampaknya tercermin sampai batas tertentu dalam
suku bunga jangka panjang.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 28 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.4
Ekuitas antar Generasi (Intergenerational Equity)

• Ekuitas antar generasi: Perlakuan generasi ke depan


terhadap generasi sekarang.
• Anggaran defisit berarti bahwa lebih banyak
keuntungan pada generasi sekarang dibandingkan
generasi mendatang.
• Tetapi, karena pertumbuhan ekonomi, generasi
mendatang memiliki standar hidup yang lebih baik
daripada generasi sebelumnya.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 29 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G
4.5
Kesimpulan

• Defisit memiliki sumber konstan dari kebijakan bunga


dan debat politik pada akhir dekade ini.
• Defisit eksisting sangat besar, tetapi, dalam jangka
panjang utang implisit yang dilakukan oleh penduduk
senior yang digunakan untuk program jaminan sosial
dan jaminan kesehatan yang biayanya semakin
membesar.
• Hal ini dalam jangka panjang memiliki efek negatif
pada efisiensi ekonomi dan ekuitas antar generasi.

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 30 of 43
C HAPTE R 4 ■ B U D G ET ANALYS I S AN D D E F I C IT F I NAN C I N G

TERIMA KASIH

Public Finance and Public Policy Jonathan Gruber Fourth Edition Copyright © 2012 Worth Publishers 31 of 43