Anda di halaman 1dari 17

STROKE HEMORAGIK

IDENTITAS
• Nama : Ny. K
• Usia : 83 tahun
• Jenis Kelamin : Perempuan
• Alamat : Pabedilan Kidul
Kec.Pabedilan
• Status : Menikah
• Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
• Suku : Sunda
• Agama : Islam
• Tanggal periksa : 6 Juni 2013
• Ruangan : Teratai
Anamnesa
• Keluhan Utama:
Lemah tangan dan kaki sebelah kiri
• Riwayat Penyakit Sekarang:
Pasien datang dengan keluhan lemah lengan dan tungkai
sebelah kiri sejak 2 hari, keluhan dirasakan tiba-tiba ketika
pasien sedang beraktifitas yaitu ketika pasien sedang
mandi. Kemudian, sekarang ini lengan dan tungkai masih
dapat di angkat tetapi lemas atau mudah terjatuh kembali,
tidak disertai penurunan kesadaran, disertai pandangan
ganda, dan pusing muter-muter, pasien merasa bicaranya
pelo, tetapi sebelumnya tidak mengalami seperti ini, tidak
mengeluhkan nyeri menyelan, sebelum kejadian pasien
mengeluh sakit kepala, mual, muntah 2-3 kali/hari. Nafsu
makan dan minum tidak ada keluhan. Buang air besar dan
buang air kecil tidak ada keluhan.
• Riwayat Penyakit Dahulu:
• Riwayat DM (-), cek GDS : 126
• Riwayat HT (+) 5 tahun ini, paling tinggi kalau di tensi
190/110, pengobatan tidak terkontrol. Pasien sering
mengeluh pusing sejak 2 tahun yang lalu, hilang
timbul, rasanya seperti muter-muter sampai tidak bisa
lihat, biasanya pusing timbul ketika bangun tidur, dan
ketika beraktivitas pusing semakin memberat, dan
untuk menghilangkannya pasien beristirahat dan
meminum obat warung biasanya paramex 2 tablet
Riwayat penyakit jantung(-)
• Riwayat asma (-)
• Riwayat alergi obat (-)
• Riwayat keluarga:
• Riwayat Dm(-), riwayat HT(+), riwayat peny.jantung(-).
• Riwayat Pribadi:
• Merokok (-),alergi obat (-),alkohol (-)
Pemeriksaan Fisik
• Pemeriksaan fisik umum :
• Keadaan umum : tampak sakit sedang
• Kesadaran : composmentis, GCS : 15
• Vital Sign:
• Tekanandarah: Kanan: 160/80 mmHg kiri: 160/70
mmHg
• Suhu: 36,6 ◦C

• Nadi: 90 X/menit , irama : reguler

• Respirasi: 20 X/menit
Status Generalis
• Mata:
• Konjungtiva anemis -/-

• Sklera Ikterik: -/-

• Leher:

• KGB: tidak terlihat dan teraba pembesaran

• JVP: tidak ada peningkatan JPV

• Trakhea: tidak ada deviasi trakhea


Thorax
Paru:
Inspeksi: bentuk datar, tidak terlihat spider nervy, tidak ada retraksi
interkosta, simetris kanan=kiri
Palpasi: nyeri tekan tidak ada, fokal fremitus tidak ada penjalaran,
fremitus taktil: simetris kanan=kiri
Pekusi: batas paru – hepar: ICS VI dextra
Auskultasi: Vesikular breath sound: kiri = kanan, wheezing -/-, ronkhi -/-
Cor:
Inspeksi: iktus kordis nampak di ICS V linea midklavikula sinistra
Palpasi: punktum maksimum iktus kordis di ICS V linea midklavikula
sinistra
Perkusi: batas atas jantung: ICS II linea parasternalis sinistra, batas
pinggang jantung; linea parasternalis sinistra ICS IV, batas apex jantung:
ICS V linea midklavikula sinistra
Auskultasi: bunyi jantung I,II; murni regular, tidak ada suara tambahan.
Abdomen :
Inspeksi: bentuk datar, tidak ada herniasi umbilikus,
gerakan oeristaltik usus tidak nampak
Auskultasi: bising usus (+)
Palpasi: nyeri tekan (-)
Perkusi: pekak
Status Neurologi
Kesadaran: composmentis, GCS total 15: E4M6V5
Rangsang Meningeal:
• Kaku kuduk : (-)

• Brudzinsky I,II,III: (-), (-),(-)

• Lassegue: (-)

• Kernig: (-)

• Nervus Cranialis

• N I: Hyposmia/anosmia : negatif

• N II:

• Visus OD : baik

• Visus OS :baik

• Campus warna : Ka= baik, Ki= baik


• Melihat warna : Ka= baik, Ki= baik
• Funduskopi : tidak dilakukan
N III, IV, VI :
Pergerakan bola mata :
• Ke atas : +/+
• Ke temporal : +/+
• Ke bawah : +/+
• Ke temporal bawah : +/+
• Eksoftalmus : -/-
• Celah mata (ptosis) : -/-
Pupil :
• Bentuk : bulat
• Lebar : ᶲ 3 mm/ ᶲ 3 mm
• Anisokoria : negatif
• Reaksi konvergensi : +/+
NV:
Cabang motorik
• Otot masseter : baik/ baik
• Otot temporal : baik/baik
• Otot pterygoideus int./ekst. : baik/baik
Cabang sensorik
• I : baik
• II : baik
• III : baik
N VII:
Waktu diam :
• Kerutan dahi : simetris
• Tinggi alis : simetris
• Sudut mata : simetris
• Lipatan nasolabial : asimetris
• Sudut mulut : asimetris
Waktu gerak :
• Mengerut dahi : simetris
• Menutup mata : simetris
• Mengembungkan pipi : asimetris, sebelah kanan tertinggal
• Sudut bibir : asimetris, sebelah kanan tertinggal
• Memperlihatkan gigi : asimetris, sebelah kanan tertinggal
• Pengecapan 2/3 depan lidah : tidak dilakukan

N VIII:
Vestibular
• Vertigo : tidak dilakukan
• Nistagmus : tidak dilakukan
• Tinnitus aureum: tidak dilakukan
• Kokhlear
• Weber : tidak dilakukan
N IX, X :
• Suara biasa/ parau/ tidak bersuara : suara parau
• Kedudukan arcus faring : simetris
• Kedudukan uvula : tepat di tengah
• Pergerakan arcus faring/ uvula : simetris
• Pengecapan 1/3 belakang lidah : tidak dilakukan
N XI :
• Mengangkat bahu : parase sinistra
• Memalingkan kepala : baik/ baik
•  
N XII:
• Atrofi : negatif
• Fasikulasi/tremor : -/-
• Kekuatan lidah menekan pada bagian dalam pipi : baik
• Kedudukan lidah ketika dijulurkan : deviasi ke sinistra
• Kedudukan lidah ketika di dalam mulut : deviasi ke dekstra
Pemeriksaan Motorik
Kekuatan otot:
• Dekstra superior : 5555

• Dextra inferior : 5555

• Sinistra superior : 3333

• Sinistra inferior : 3333

Tonus: Spastisitas
Trofi otot: normal
• Pemeriksaan sensorik : Hemihipestesi sinistra

• PemeriksaanVegetatif : BAB dan BAK lancar

• RefleksFisiologis

• Biceps:+/++

• Triceps:+/++
• Brachioradialis:+/++

• Pattela: +/++
• Achilles: +/++

• RefleksPatologis

• Hofman/tromner: -/-

• Babinski: -/-

• Chadoks: -/-

• Schaefer:-/-

• Gordon: -/-

• Gonda: -/-

• Oppenheim:-/-

• Fungsi Luhur:

• Fungsi bahasa : tidak jelas

• Fungsi orientasi : tidak ada kelainan

• Fungsi memori : tidak ada kelainan

• Fungsi emosi : tidak ada kelainan


• DIAGNOSA SEMENTARA :
• Stroke Hemoragik

• DIAGNOSIS BANDING :

• Perdarahan Subaraknoid

• Stroke Non Hemoragik

• PEMERIKSAAN PENUNJANG :

• Pemeriksaan darah rutin, elektrolit

• Ct-scan

• Rontgen

• EKG
• TERAPI :
Non Farmakologi :
• Edukasi :
• Berhenti merokok dan konsumsi alkohol, diet
rendah lemak hewani, rendah garam, penggunaan
obat penurun kolesterol
• Untuk jangka panjang untuk dilakukan kontrol
tekanan darah secara rutin
• Miring kanan miring kiri
• Fisioterapi pada ekstermitas yang lemah
• Pasang kateter
Farmakologi :
• Citicolin 3x1
• Piracetam 3x1
PROGNOSIS :
• Quo ad vitam : dubia ad bonam
• Quo ad functionam : dubia ad bonam