Anda di halaman 1dari 13

ASSALAMUALAIKUM

WR. WB

TUGAS
MICRO
THICING

YULIA ATIKA
MURNI
2115.048
TUJUAN PEMBELAJARAN :
1. Mengetahui perilaku Khulafaurrasyidin cerminan dari akhlak
rasulullah
2. Mengetahui nilai-nilai yang terkandung dari prestasi-prestasi yang
dicapai oleh Khulafaurrasyidin untuk masa kini dan masa akan
datang
3. Meniru model kepemimpinan Khulafaurrasyidin
4. Siswa mampu menceritakan kisah dari kepemimpinan
khulafaurrasyidin
KHULAFAURRASYIDIN CERMINAN
AKHLAK RASULULLAH SAW

Khulafaurrasyidin merupakan gabungan dari dua


kata yaitu Khulafa dan Rasyidin. Menurut bahasa
Khulafa adalah jamak dari kata Khalifah artinya
pengganti. Sedangkan Ar-Rasyidin adalah jamak
dari Ar Rasyid yang artinya orang yang mendapat
petunjuk . Maka Khulafaurrasyidin berarti para
pengganti yang mendapat petunjuk.
Kulafaurrasyidin terdiri dari empat khalifah yaitu:
Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khatab, Usman
bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.
1. Sejarah Khulafaurrasyidin
 Profil Abu Bakar Ash-Shidiq
Abu Bakar adalah gelar yang diberikan setelah masuk islam, nam
sebelum masuk islam adalah Abdul ka’bah. Beliau lahir pada tahun k
2 dari tahun gajah atau dua tahun lebih muda dari Nabi Muhammad
Swa. Abu Bakar memiliki budi pekerti yang baiki dan terpuji.
 Profil Umar bin Khatab
beliau lahir pada tahun 581 M di kota mekkah dari suku Bani Adi
salah satu rumpun suku Quraisy, suku terbesar di kota Mekkah saat it
 Profil Usman bin Affan
lahir pada tahun 573 M tahun kelima setelah kelahiran Nabi
Muhammad Saw. Dia berasal dari keluarga kaya raya. Sebelum ia
masuk islam dia dipanggil Abu Amr, beliau memiliki sifat jujur dan
rendah hati di kalangan umat islam.
 Profil Ali bin Abi Thalib
belau lahir dilahirkan di Mekkah pada hari jum’at 13 Rajab tahun
570 M atau 32 tahun setelah kelahiran Nabi Muhammad Saw.
2. MODEL KEPEMIMPINAN KHULAFAURRASYIDIN
A. Proses pengangkatan khulafaurrasyidin
1) Khalifah Abu Bakar Shidiq(11-13 H/632-634 H)
Semasa hidupnya, Nabi Muhammad Saw. tidak
pernah menitipkan pesan dan siapa kelak yang akan
menjadi pengganti dan penerus atas kepemimpinannya,
sehingga sepeninggalan beliau terjadilah beberapa
perselisihan ketika proses pengankatan khalifah
khususnya antara kaum muhajirin dan kaum anshar.
Setelah melalui musyawarah di sepakati bahwa Abu
Bakar yang pantas menjadi Khalifah. Adapun kesepakatan
kesepakatan tersebut karena Abu Bakar adalah:
a. Orang pertama yang mengakui peristiwa Isra’ mikraj
b. Orang yang menemani Nabi Muhammad Saw berhijrah ke
Madinah.
c. Orang yang sangat gigih dalam melindungi orang yang
memeluk agama islam dan
d. Imam shalat sebagai pengganti Nabi Muhammad ketika
sedang sakit.
2). Khalifah Umar Bin Khattab (13-23 H/ 634-644 M)
Sebelum meninggal, Khalifah Abu Bakar bertanya kepada para
sahabatnya tentang penunjukan Umar Bin Khattab sebagai
penggantinya. Beliau menanyakan itu kepada Abdurrahman bin Auf,
Usman bin Affan, Asid bin Hudhair Al-Anshary, Said bin Zaid serta
sahabat-sahabatnya dari kaum Muhajirin dan Anshar. Pada umumnya
mereka setuju dengan Abu Bakar dan kemudian di setujui oleh kaum
muslimin dengan serempak.
Ketika Abu Bakar sakit, beliau memanggil usman bin Affan untuk
menulis wasiat yang berisi tentang penunjukan Umar bin Khattab
sebagai penggantinya. Tujuannya adalah ketika sepeninggalan beliau
tidak ada kemungkinan perselisihan di kalangan umat islam untuk
Khalifah. Keputusan Abu Bakar tersebut diterima oleh umat islam,
sehingga mereka secara beramai-ramai membaiatkan Umar sebagai
Khalifah. Umar mengumumkan dirinya bukan sebagai
Khalifaurrasyidin atau prngganti rasul tapi sebagai amirulmukminin
atau pengurus urusan orang-orang mukmin. Umar menjabat sebagai
Khalifah selama 12 tahun.
2). Khalifah Usman bin Affan (23-35 H/ 644-656 M)
Ketika Umar sakit keras keras karena tertikam oleh budak
persia, Beliau membentuk tim formatur yng terdiri dari Usman bin
Affan , Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin
Awwam, Abdurrahman bin Auf, dan Sa’ad bin Abi Waqqas. Tugas
tim formatur memilih salah seorang diantara mereka sebagai
penggantinya. Abdurrahman bin Auf di percaya menjadi ketua tim
formatur.
setelah Umar bin Khatab wafat, tim formatur mengadakan
rapat, emapat orang anggota mengundurkan diri menjadi calon
Khalifah sehingga tinggal dua orang yaitu Usman bin Affan dan
Ali bin Abi Thalib. Proses pemilihan menghadapi kesulitan, karena
berdasarkan pendapat umum bahwa masyarakat menginginkan
Usman bin Affan menjadi Khalifah. Hasil kesepakatan dan
persetujuan umat islam, maka diangkatlah Usman bin Affan
sebagai pengganti Umar bin Khatab. Beliau diangkat diusia ke 70
tahun. Beliau menjadi Khalifah selama 12 tahun.
4). Khalifah Ali bin Abi Thalib (35-41 H/ 656-661 M)
setelah Khalifah Usman bin Affan meninggal, umat islam yang
tinggal di madinah bingung siapa yang akan menggantikan Usman bin
Affan. Kemudian ada usulan untuk mengangkat Ali bin Abi Thalib
menjadi pengganti Usman bin Affan. Usulan tersebut disetujui oleh
mayoritas umat islam, kecuali mereka yang pro Muawiyah bin Abi
Sufyan.
Pada awalnya, Ali bin Abi Thalib menolak tawaran usulan tersebut dan
tidak mau menerima jabatan Khalifah. Dia melihat situasinya kurang
tepat karena banyak terjadi kerusuhan dimana-mana. Menurut beliau
situasi ini harus diatasi dan dibereskan terlebih dahulu sebelum
membicarakan masalah kepemimpinan. Namun desakan sangat kuat,
akhirnya Ali bin Abi Thalib menerima tawaran jabatan Khalifah tepat
pada tanggal 23 juni 656 M.
Ali bin Abi Thalib menghadapi beberapa kelompok yang
menuntut pengusuhan terhadap pembunuhan Usman bin Affan dan
menghukum pelakunya.
B. Kepemimpinan Khulafaurrasyidin
 Pada masa Abu Bakar beliau dikenal sebagai khulafurrasyidin
yaitu pengganti rasul sebagai pemimpin agama dan pemerintah.
Semasa kepemimpinan yang singkat, beliau memprioritaskan
penyelesaian problem dalam negeri.
 Pada masa Umar bin Khatab beliau memproklamirkan Amirul
mukminin, beliau memprioritaskan perluasan islam. Perluasan
islam mencapai sepertiga dunia, islam bisa tersebar sampai
kedaratan eropa. Ketegasan dan kebijakan membawa islam
menjadi kekuatan yang diperhitungkan. Posisi islam meyakini
kekuatan besar yaitu romawi dan persia. Beliau menerapkan
sistem adminitrasi pemerintahan yang diadopsi dari persia dan
beliau menerapkan kalender Hijriah
 pada masa Usman bin Affan beliau mengembangkan islam ke
beberapa daerah yang belum tercapai pada masa Umar bin
Khatab. Karakter Usman sangatlah lembut, beliau diangkat pada
usia 70 tahun shingga beliau memimpin umat islam sedikit lemah.
Selain perluasan islam Usman memperhatikan pembangunan dalam kota
seperti membangun bendungan pencegahan banjir, jalan-jalan, jembatan,
masjid, dan perluasan masjid Nabawi. Beliau memperluas daya tampung
masjid Nabawi yang dibangun pada masa Nabi Muhammad Saw. Pada
masa kepemimpinan beliu tidak meninggalkan pesan, beliau meninggal
terbunuh dalam peristiwa ketika beliau membaca Al-qur’an.
 Pada masa Ali bin Abi Thalib wilayah umat islam sudah luas dan
besar, serta perjuangannya sudah terpengaruh oleh motivasi duniawi. Ali
menghadapi kelompok penentang sangat kuat ketika memberlakukan
kebijakannya pada pemacetan pejabat-pejabat.
1.Prestasi Khalifah Abu Bakar
 Memerangi kelompok pembangkang
Kodifikasi Al-Qur’an
Perluasa wilayah islam

2. Prestasi Khalifah Umar bin Khatab


 Perluasan daerah islam
 Mengatur Administrasi dan keuangan pemerintahan
 Menetapkan kalender Hijrah

3. Prestasi Usman bin Affan


 Kodifikasi Mushaf Al-Qur’an
Renovasi masjid Nabawi
Pembentukan Angkatan laut
Perluasan Wilayah islam

4. Prestasi Ali bin Abi Thalib


 Mengganti pejabat yang kurang cakap
 Membenahi keuangan negara (Baitul Mal)
Terima kasih