Anda di halaman 1dari 21

ETIKA PROFESI DAN ILMU PERILAKU

NAMA : NURMALA BALUENA

NPM : 85AK16022

PRODI : D-III ANALIS KESEHATAN


PENGERTIAN ETIKA

Etika dalam kehidupan keseharian, sesuatu


Kata etik atau etika berasal dari kata
yang tidak bisa dilepaskan. dengan
ethos (Yunani) yang berarti karakter, watak
perkembangan kehidupan social ekonomi,
kesusilaan atau adat. Etika berkaitan dengan
budaya. teknologi yang mendorong munculnya
konsep yang dimiliki oleh individu ataupun
gejala-gejala moral yang fenomenal.
kelompok untuk menilai apakah tindakan-
Dalam dunia bisnis, etika merupakan
tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau
prinsip-prinsip moralitas yang mengatur dan
benar, buruk atau baik.
menjadi pedoman bagi para profesi.
FUNGSI ETIKA
Kata etika bisa dipakai dalam arti nilai-nilai dan
norma-norma moral yang menjadi pegangan
bagi seseorang/suatu kelompok masyarakat
dalam mengatur perilakunya.

MENURUT BERTENS Etika berarti kumpulan asas atau nilai moral,


(1994) yang dimaksud disini adalah kode etik;

Etika mempunyai arti lagi: ilmu tentang yang


baik atau yang buruk. Etika disini sama artinya
dengan filsafat mora
JENIS ETIKA (UMUM/KHUSUS)

 ETIKA UMUM, berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis,
bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang
menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya
suatu tindakan.
 ETIKA KHUSUS, merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang
khusus. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana saya mengambil keputusan dan bertindak dalam
bidang kehidupan yang khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip
moral dasar.
ETIKA KHUSUS

Etika khusus terbagi atas 2 yaitu :


• Etika individual, yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya
sendiri.
• Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku manusia
sebagai anggota umat manusia
TEORI ETIKA

Etika diambil dari pengalaman dan


Teori empiris
dirumuskan sebagai kesepakatan

Manusia menentukan apa yang baik


Teori rasional dan buruk berdasar penalaran atau
logika.
TEORI ETIKA

Manusia secara naluriah atau otomatis


Teori intuitif mampu membedakan hal yang baik
dan buruk.

Ketentuan baik dan buruk datang dari


Teori wahyu
Yang Maha Kuasa.
FAKTOR-FAKTOR TINDAKAN MELANGGAR ETIKA
• Kebutuhan Individu
• Merupakan faktor utama penyebab terjadinya tindakan tidak etis karena tidak
tercukupinya kebutuhan pribadi dalam kehidupan.

• Tidak ada pedoman


• Tidak punya penuntun hidup sehingga tidak tahu bagaimana melakukan sesuatu.

• Perilaku dan kebiasaan Individu


• Perilaku kebiasaan individu tanpa memperhatikan faktor lingkungan dimana individu
tersebut berada.
PENGERTIAN PROFESI

Profesi, berasal dari bahasa latin “Proffesio” yang mempunyai dua


pengertian yaitu janji atau ikrar dan pekerjaan, dalam arti sempit profesi
berarti kegiatan yang dijalankan berdasarkan keahlian tertentu dan
sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan
baik.
profesi merupakan pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok
untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian
Profesi :
• Mengandalkan suatu keterampilan atau keahlian khusus
• Dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan/kegiatan utama
• Dilaksanakan sebagai sumber nafkah hidup
• Dilaksanakan dengan keterlibatan pribadi yang mendalam
KEWAJIBAN TERADAP PROFESI
• Menjunjung tinggi serta memelihara martabat, kehormatan, profesi, menjaga integritas dan
kejujuran serta dapat dipercaya.
• Meningkatkan keahlian dan pengetahuannya sesuai dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi.
• Melakukan pekerjaan profesinya sesuai dengan standar prosedur operasional, standar
keselamatan kerja yang berlaku dan kode etik profesi.
• Menjaga profesionalisme dalam memenuhi panggilan tugas dan kewajiban profesi.
CIRI – CIRI PROFESI

1 Adanya pengetahuan khusus

Adanya kaidah standar moral


2 yang sangat tinggi

Mengabdi pada kepentingan


3 masyarakat

Ada izin untuk bisa


4 menjalankan suatu profesi
ETIKA PROFESI

Etika profesi menurut keiser dalam Kode etik profesi adalah system
(Suhrawardi Lubis, 1994:6-7) adalah norma, nilai dan aturan professional
sikap hidup berupa keadilan untuk tertulis yang secara tegas menyatakan
memberikan pelayanan professional apa yang benar dan baik, dan apa yang
terhadap masyarakat dengan penuh tidak benar dan tidak baik bagi
ketertiban dan keahlian sebagai professional. Kode etik menyatakan
pelayanan dalam rangka melaksanakan perbuatan apa yang benar atau salah,
tugas berupa kewajiban terhadap perbuatan apa yang harus dilakukan
masyarakat. dan apa yang harus dihindari
FUNGSI KODE ETIK

1. Memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip


profesionalisme yang digariskan.
2. Sebagai sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang
bersangkutan.
3. Mencegah campur tangan pihak di luar organisasi profesi tentang hubungan
etika dalam keanggotaan profesi.
PERANAN ETIKA DALAM PROFESI
• Nilai-nilai etika tidak hanya milik satu atau dua orang atau segolongan orang saja,
tetapi milik setiap kelompok masyarakat bahkan sekelompok yang paling kecil
(keluarga) sampai pada suatu bangsa, dengan nilai-nilai etika tersebut suatu
kelompok diharapkan akan mempunyai tata nilai untuk mengatur kehidupan
bersama.
• Salah satu golongan masyarakat yang mempunyai nilai-nilai yang menjadi landasan
dalam pergaulan baik dengan kelompok/masyarakat pada umumnya maupun dengan
sesama anggotanya yaitu masyarakat profesional. Golongan ini sering menjadi
pusat perhatian karena adanya tata nilai yang mengatur dan tertuang secar
tertulis (kode etik profesi) dan menjadi pegangan pada anggota.
ETIKA PROFESI ANALIS KESEHATAN

Etika profesi Analis Kesehatan memiliki tiga dimensi utama, yaitu:


• Keahlian (pengetahuan, nalar atau kemampuan dalam asosiasi
dan terlatih)
• Keterampilan dalam komunikasi (baik verbal & non verbal)
• Profesionalisme (tahu apa yang harus dilakukan dan yang
sebaiknya dilakukan)
ILMU PERILAKU

Perilaku adalah seluruh aktivitas atau kegiatan yang bias


dilihat ataupun tidak pada diri seseorang sebagai hasil dari proses
pembelajaran. Dalam teoriperilaku yang dikemukakan oleh
Skinner bahwa perilaku adalah hasil darihubungan antara stimulus
dan respon pada diri seseorang
ILMU PERILAKU

Perilaku kesehatan adalah respon seseorang terhadap stimulus atau objekyang


berkaitan dengan sakit dan penyakit, sistem pelayanan kesehatan, makanandan
minuman serta lingkungan
Dari batasan ini, perilaku kesehatan dapat diklasifikasikan menjadi 3 kelompok :
1. Perilaku pemeliharaan kesehatan (Health maintenance)
2. Perilaku pencarian dan penggunaan sistem atau fasilitas pelayanan kesehatan
(Health Seeking Behavior
3. Perilaku kesehatan lingkungan
PERILAKU KESEHATAN

• Perilaku kesehatan pada dasarnya adalah suatu respons seseorang terhadap stimulasi yang
berkaitan dengan sakit dan penyakit, system pelayanan kesehatan, makanan serta
lingkungan. Batasan ini mempunyai 2 unsur pokok yakni respon dan stimulus atau
perangsangan. Respon atau reaksi manusia, baik bersifat pasif (penetahuan persepsi dan
sikap) maupun bersifat aktif (tindakan yang nyata).
JENIS PERILAKU
Terjadi bila respon terhadap stimulus
tersebut masih belum dapat diamati
orang lain secara jelas. Covert behavior
dapat diukur : pengetahuan, sikap
Perilaku tertutup (covert
behaviour)

Terjadi bila respon terhadap stimulus


tersebut sudah berupa tindakan yang
dapat diamati oleh orang lain.

Perilaku tertutup (overt


behaviour)