Anda di halaman 1dari 21

Fisiologi Dasar Sel

Hendy Buana Vijaya


Sel
• Sel merupakan unit fungsional terkecil dalam makhluk hidup yaitu sel dapat
hidup dan menjalankan fungsinya tanpa memerkukan kehadiran sel lainnya
Sel

Pro artinya sebelum dan karyon berarti inti. Jika diterjemahkan secara
ilmiah berarti “belum berinti”.
Prokaiotik Yang termasuk ke dalam kelompok sel prokariotik yaitu ganggang hijau-biru
(Cyanobacteria) dan bakteri.
Sel
Eukariotik
Sel
Anatomi sel
Komponen pokok sel
1. Selaput Plasma (membrane plasma atau Plasmalemma)
• Melindungi dan membatasi terhadap dunia luar
• Mengatur keluar masuknya zat
• Menerima rangsang
2. Sitoplasma dan Organel Sel
3. Inti sel (Nukleus)
Membran sel

• Terletak paling luar yang tersusun


dari senyawa kimia Lipoprotein
• Fungsi dari selaput plasma ini
adalah menyelenggarakan
transportasi zat dari sel yang satu
ke sel yang lain
SITOPLASMA DAN ORGANEL SEL
• Bagian yang cair dalam sel dinamakan sitoplasma khusus untuk cairan yang
berada dalam inti sel dinamakan Nukleoplasma sedang bagian padat yang
memiliki fungsi tertentu dinamakan organel sel.
• Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan
bersifat hidup
Organel Sel
• Retikulum Endoplasma
• Ribosom (Ergastoplasma)
• Mitokondria (the power house)
• Lisosom
• Badan Golgi (apparatus golgi / diktiosom)
• Sentrosom (Sentriol)
• Mikrotubulus
• Mikrofilamen
• Peroksisom (Badan Mikro)
Retikulum Endoplasma
• Yaitu struktur berbentuk benang-
benang yang bermuara di inti sel
• Fungsi RE adalah sebagai alat
transportasi zat-zat di dalam sel itu
sendiri
Ribosom (Ergastoplasma)

• Organel ini berbentuk bulat terdiri dari


dua partikel besar dan kecil, ada yang
melekat sepanjang RE ada pula yang
soliter. Ribodom merupakan organel
dalam sel.
• Fungsi dari ribosom adalah sebagai
tempat berlangsungnya sintesis protein
Mitokondria (the power house)
• Organel ini memiliki bentuk seperti
cerutu mempunyai dua lapis
membrane. Lapisan dalamnya
berlekuk-lekuk dan dinamakan krista
• Fungsi dari mitokondria adalah
sebagai pusat respirasi seluler yang
menghasilkan banyak ATP, oleh karena
itu organel ini disebut sebagai the power
house.
Lisosom
• Fungsi dari organel ini adalah
sebagai penghasil dan penyimpan
enzyme pencernaan seluler. Salah
satu enzyme nya bernama
Lisozym.
apparatus golgi

• Organel ini dihubungkan dengan


fungsi eksresi sel
Sentrosom (Sentriol)

• Organel ini berbentuk bintang yang


berfungsi dalam pembelahan sel
(Mitosis dan meiosis).
Mikrotubulus
• Berbentuk benang silidris, kaku,
berfungsi untuk mempertahankan
bentuk sel dan sebagai “rangka sel”
Mikrofilamen

• Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan myosin.


Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel.
Peroksisom (Badan Mikro)
• Ukurannya sama seperti lisosom.
Organel ini senantiasa berasosiasi
dengan organel lain, dan banyak
mengandung enzyme oksidase dan
katalase (banyak disimpan dalam
sel-sel hati).
NUKLEUS
Inti sel terdiri dari beberapa bagian yaitu:
• Selaput Inti (karioteka)
• Nukleoplasma (Kariolimfa)
• Kromatin / Kromosom
• Nukleoslus (anak inti)
Fungsi dari inti sel adalah mengatur semua aktivitas
(kegiatan) sel, karena di dalam inti sel terdapat kromosom
yang berisi DNA yang mengatur sintesis protein.
Siklus sel
• Fase G1 (Growth phase – 1) → beberapa jam sampai beberapa tahun. Sel anak membentuk RNA, enzim
dan protein lain untuk sintesa DNA dalam fase-S.
• Fase – S (Synthesa) → 8 jam → pembentukan rantai DNA baru. Pada fase ini terjadi replikasi DNA
bersamaan dengan duplikasi kromosom, sehingga sebuah kromosom akan memiliki sepasang kromatid
serupa (sister chromatid) dengan satu sentromer. Fase ini memakan waktu 35-45% dari seluruh waktu
interfase.
• Fase G2 (Growth phase – 2) kira-kira 1 – 2 jam → pembentukan RNA, enzim dan protein lainnya untuk
persiapan fase mitosis berikutnya. Pada fase ini pembentukan DNA yang bertambah kompleks. Selain itu
pada fase ini juga masih berlangsung pembentukan protein kromosom dan RNA.
• Fase M (Mitosis) kira-kira 1 – 2 jam → 1 sel induk menjadi dua sel anak baru yang mempunyai struktur
genetik sama dengan sel induk
Siklus Sel