Anda di halaman 1dari 21

PERAN KADER BKB UNTUK

MENCIPTAKAN ORANG TUA HEBAT

OLEH :
H. Muhammad Suib, S.Pd
Kadis Pengendalian Penduduk dan
Keluarga Berencana
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Aula Hotel Grands Labura Aekkanopan


5 Desember 2017
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

BKB (Bina Keluarga Balita)


 kegiatan yang khusus mengelola tentang pembinaan
tumbuh kembang anak melalui pola asuh yang benar
berdasarkan kelompok umur, yang dilaksanakan oleh
sejumlah kader dan berada ditingkat RW. (Pedoman
Pembinaan Kelompok Bina Keluarga Balita Tahun 2006)
 BKB merupakan salah satu kegiatan SPS (Satuan PAUD Sejenis)
yang terdiri dari Posyandu, PAUD dan BKB.
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Ciri-ciri kelompok BKB:

1. Terdiri dari keluarga muda dengan anggota yang


mempunyai anak batita atau anak balita
2. Memberdayakan keluarga Batita (Bawah UsiaTigaTahun) dan
keluarga Balita (Bawah Usia Lima Tahun)
3. Setiap keluarga harus memberikan prioritas yang tinggi
terhadap kesehatan dan pertumbuhan anak balitanya.
4. Gerakan bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk
deteksi tumbuh kembang anak
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Tujuan BKB
Bagi Lembaga:
 Untuk mendapatkan informasi dan edukasi program KB
dalam perencanaan keluarga dengan pendekatan pada
oktimalisasi pola asuh anak balita
 Untuk meningkatkan kelestarian kesertaan ber-KB bagi
keluarga.
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Bagi orang tua:

 Agar dapat mendidik dan merawat anak


 Untuk memperluas wawasan dan pengetahuan tentang pola
asuh anak yang benar
 Untuk meningkatkan keterampilan dalam hal mengasuh dan
mendidik anak balita
 Supaya lebih terarah dalam cara pembinaan anak
 Dapat mencurahkan perhatian dan kasih sayang terhadap
anak sehingga tercipta ikatan batin yang kuat antara orang
tua dan anak.
 Mampu membentuk anak yang berkualitas.
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Bagi anak, diharapkan:

 Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa


 Berkepribadian luhur
 Tumbuh dan berkembang secara optimal
 Cerdas, trampil, dan sehat
 Memiliki dasar kepribadian untuk perkembangan selanjutnya.
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Pembinaan Kelompok Bina Keluarga Balita

Pertemuan kelompok:
Merupakan wahana kegiatan tukar menukar informasi/diskusi dan penyuluhan dari pembina
tentang kegiatan usaha ekonomi produktif yang dilakukan oleh kelompok BKB.

Sebagai langkah pertama, pengurus membuat rencana/agenda pembahasan setiap


pertemuan yang meliputi:

• Penetapan waktu : Pertemuan kegiatan setiap bulan sekali


• Penetapan tempat : sesuai dengan musywarah
• Penetapan pembahasan BKB
• Pembagian tugas antara pengurus kelompok BKB dan kader
• Penyiapan sarana/alat bantu media pembahasan
• Menyepakati rencana pertemuan berikutnya
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Materi Bina Keluarga Balita

Materi pokok BKB disampaikan dalam 8 kali pertemuan:


a. Gerakan pembangunan keluarga sejahtera
b. Konsep dasar BKB dan remaja
c. Pemantapan 8 fungsi keluarga
d. Peran orang tua dalam pembinaan anak dan balita
(Orang Tua Hebat)
e. Tumbang anak dan balita
f. Reproduksi sehat
g. Pembinaan anak dan balita
h. Pengelolaan program BKB
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Peran Kader BKB dalam pendampingan

1. Peran sebagai fasilitator


Berfungsi mengkoordinir sumberdaya yang ada dalam
kelompok BKB

2. Peran sebagai motivator


Berfungsi untuk menumbuhkan motifasi para anggota
kelompok untuk mendukung pelaksanaan kegiatan kelompok.

3. Peran sebagai katalisator


Berfungsi untuk menjembatani hubungan individu dengan
kelompok, kelompok dengan masyarakat, dan kelompok
dengan instansi baik pemerintah maupun non pemerintah.
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Pengembangan kelompok BKB

Dalam pengembangan kelompok BKB dilakukan melalui


tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Membangun komitmen
2. Menumbuhkan motifasi, kemampuan, dan keterampilan
3. Melakukan pembinaan berkelanjutan
4. Melakukan evaluasi dan monitoring
5. Pembentukan wadah atau forum komunikasi informasi
pengelola BKB mulai tingkat kecamatan dan tingkat kota
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Pengelolaan kelompok BKB

Pengelolaan kelompok BKB dalam pelaksanaan kegiatannya


dilaksanakan oleh kader. Kader BKB adalah anggota
masyarakat yang bekerja secara suka rela dalam membina dan
menyuluh orang tua balita tentang bagaimana mengasuh anak
secara baik dan benar.
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Syarat-syarat kader:
a. Laki-laki atau perempuan yang tinggal dilokasi kegiatan
mempunyai minat terhadap anak.
b. Paling sedikit dapat membaca dan menulis, menguasai
bahasa Indonesia dan bahasa daerah setempat.
c. Bersedia bekerja sebagai tenaga sukarela.
d. Bersedia dilatih sebelum melaksanakan kegiatan.
e. Mampu berkomunikasi dengan orang tua balita secara baik.
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Tugas kader
a. Memberikan penyuluhan sesuai dengan materi yang telah
ditentukan.
b. Mengadakan pengamatan perkembangan peserta BKB dan
anak balitanya.
c. Memberikan pelayanan dan mengadakan kunjungan
rumah.
d. Memotivasi orang tua untuk merujuk anak yang mengalami
masalah tumbuh kembang anak.
e. Membuat laporan kegiatan dari masing-masing kelompok
umur pada folmulir yang telah disediakan.
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Pembagian tugas kader


a. Kader inti adalah penyampai atau penyuluh kepada orang
tua peserta BKB dan bertanggung jawab atas jalannya
kegiatan.
b. Kader piket yang bertugas mengasuh anak dan balita.
c. Kader bantu membantu tugas kader inti dan kader piket.
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Pengelompokan peserta BKB


a. Kelompok peserta BKB yang mempunyai anak 0 – 1 tahun.
b. Kelompok peserta BKB yang mempunyai anak 1 – 2 tahun.
c. Kelompok peserta BKB yang mempunyai anak 2 – 3 tahun.
d. Kelompok peserta BKB yang mempunyai anak 3 – 4 tahun.
e. Kelompok peserta BKB yang mempunyai anak 4 – 5 tahun.
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Materi penyuluhan tentang BKB


a. Program KB
 Meningkatkan kualitas masyarakat untuk memenuhi hak-hak
reproduksi dan kesehatan reproduksi.
 Meningkatkan kualitas penduduk
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Peran orang tua dalam pembinaan balita dan konsep orang tua
hebat

Orang tua memegang kunci dalam pembinaan anak terutama


dalam masa balita. Sebagai pengasuh dan pendidik anak,
orang tua dapat mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan anak, orang tualah yang paling mengetahui
secara seksama tentang perubahan yang terjadi pada anak.
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Hal-hal yang harus dilakukan orang tua hebat dalam membina


tumbang anak:

a) Tidak membandingkan anak yang satu dengan anak yang


lainnya
b) Tidak menuntut anak melebihi kemampuannya
c) Memenuhi kebutuhan akan ASI, ASAH, dan ASUH
d) Tidak melecehkan anak tetapi memberikan dorongan pada
anak
e) Meningkatkan komunikasi dengan anak dengan pesan yang
ikhlas
f) Memberikan nesempatan kepada anak untuk
mengungkapkan perasaannya dan menjadi pendengar
yang baik
g) Menjadi teladan yang baik
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Petumbuhan dan perkembangan balita yang harus


dipahami agar menjadi orang tua hebat
a) Masa balita sering dikatakan sebagai masa kritis, karena
kegagalan orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak
pada masa ini akan berdampak buruk dikemudian hari.

b) Masa balita juga dikatakan sebagai masa periode emas (


Golden Age Period) dalam kehidupan seorang manusia,
suatu periode yang tidak dapat di ulang dalam usia
selanjutnya.

c) Oleh karena itu masa emas ini harus benar-benar


dimanfaatkan secara optimal oleh orang tua untuk
mengembangkan potensi yang dimiliki anakmelalui pola
asuh yang benar.
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

PENUTUP
DPPKB
Kabupaten Labuhanbatu Utara

Terima Kasih Atas


Perhatiannya

{ Dinas Pengendalian Penduduk dan


Keluarga Berencana}

Jl. Koptu Mahman Lubis Aekkanopan


Labuhanbatu Utara