Anda di halaman 1dari 23

PARAGRAF

Contoh Paragraf

Ketika bahasa itu berada pada tataran fungsi bahasa ekspresi diri dan
fungsi bahasa komunikasi, bahasa yang digunakan masuk ke dalam ragam
bahasa dan laras bahasa. Ragam bahasa adalah variasi bahasa yang
terbentuk karena pemakaian bahasa. Pemakaian bahasa itu dibedakan
berdasarkan media yang digunakan topik pembicaraan, dan sikap
pembicaranya. Di pihak lain, laras bahasa dimaksudnya kesesuaian antara
bahasa dan fungsi pemakaiannya. Fungsi pemakaian bahasa lebih
diutamakan dalam laras bahasa dari pada aspek lain dalam ragam bahasa.
Selain itu, konsepsi antara ragam bahasa dan laras bahasa saling terkait
dalam perwujudan aspek komunikasi bahasa. Laras bahasa apa pun akan
memanfaatkan ragam bahasanya. Misalnya, laras bahasa lisan dan ragam
bahasa tulis.
Paragraf
• Sebuah satuan pikiran yang membahas satu
gagasan melalui sebuah rangkaian kalimat yang
saling berhubungan. Gagasan yang terdapat
dalam paragraf diuraikan pula oleh uraian-uraian
tambahan untuk memperjelas gagasan utama.

• Paragraf minimal terdiri dari dua kalimat. Panjang


sebuah paragraf tidak pasti karena panjang
pendeknya suatu paragraf ditentukan oleh kejelasan
dan ketuntasan uraian yang berhubungan dengan
gagasan utama paragraf.
Fungsi Paragraf
1. Memudahkan orang mengerti dan memahami
tema.
2. Memisahkan sebuah tema dari tema yang lain
dan memberi penekanan pada satu tema.
Jenis Paragraf
1. Paragraf pembuka
Paragraf yang terdapat di awal karya tulis dan merupakan bagian
yang mengantarkan pokok pikiran yang terdapat dalam karya tulis
tersebut.
2. Paragraf isi
Paragraf yang menguraikan inti permasalahan dalam suatu karya
tulis.
3. Paragraf penutup
Paragraf yang menyimpulkan atau mengakhiri sebuah karya tulis.

Setelah mengakhiri paragraf penutup, penulis dapat beralih kepada


pokok gagasan yang baru dengan menyusun kerangka penulisan
yang baru. Pergantian paragraf ini juga menandakan adanya
pergantian ide. Oleh karena itu, arti dari paragraf adalah rangkaian
kalimat yang utuh dan terpadu berisi gagasan pokok pikiran
yang mendukung topik yang dibahas.
Jenis Paragraf
1. Deskripsi Menggambarkan sesuatu

2. Eksposisi Menjelaskan sesuatu

3. Argumentasi Meyakinkan sesuatu

4. Narasi
Menceritakan sesuatu
Syarat Pembentukan Paragraf

1. Setiap paragraf hanya mengandung satu


pokok pikiran atau gagasan utama.
2. Setiap paragraf harus memiliki kesatuan.
3. Setiap paragraf harus memiliki koherensi
(hubungan yang logis) dan kesinambungan.
Kalimat Utama
 Gagasan utama yang diuraikan dalam sebuah
kalimat
 Kalimat utama mengungkapkan maksud
pokok uraian paragraf. Kalimat-kalimat
lainnya berfungsi sebagai kalimat penjelas.
Peletakan Kalimat Utama
 Kalimat utama di awal paragraf
 Kalimat utama di awal dan akhir paragraf
 Kalimat utama di akhir paragraf
Unsur-Unsur Kebahasaan Pembangun
Paragraf
 Penunjukkan (itu, ini)
 Penggantian (mereka, dia)
 Perangkaian
 Pengulangan kata
Teknik Menyusun Paragraf
Teknik menyusun pargraf dapat dilakukan melalui dua cara yaitu:
 Secara horisontal
Cara menghubungkan antar kalimat dalam satu paragraf.
 Secara vertikal
Cara menghubungkan antar paragraf.
Kedua cara ini membutuhkan unsur pemadu agar koheren dan
utuh. Jika digambarkan unsur pemadu horisontal dan vertikal
ialah sebagai berikut :
Pengembangan Paragraf secara Horisontal
1. Secara deduktif yang merupakan cara berpikir dari hal
yang umum menuju ke hal yang khusus.
2. Secara induktif yang merupakan cara berpikir dari hal
khusus menuju ke hal yang umum .
3. Memulai dengan pendapat orang lain atau pendapat
pribadi.
4. Membandingkan, menyamakan, atau mempertentangkan.
5. Membuat pembatasan atau definisi.
6. Memberi ilustrasi atau contoh.
Pola pengembangan paragraf (1)
 Penambahan
 Urutan peristawa dan waktu
 Perlawanan dan pertentangan
 Peningkatan
 Sebab-akibat
 Syarat
 Cara
 kesimpulan
Pola pengembangan paragraf (2)
 Kegunaan
 Contoh
 Perbandingan
 Ibarat
 Daftar
 Definisi
 Pertanyaan
 Gambaran
Pola pengembangan paragraf (3)
 Perincian
 Penggolongan
 Klimaks
Metode Contoh

Penerapan teknologi itu harus diiringi


pula oleh usaha mempersiapkan
mental para pemakainya. Contohnya
Pengembangan peggunaan boks telepon umum.
gagasan dengan Karena masyarakat belum siap atau
contoh belum memiliki kesadaran yang baik,
Metode
Contoh boks telepon umum itu seringkali
hal umum/ mereka pakai umtuk buang air kecil
generalisasi atau kencing. Mungkin saja kita bisa
memahami mereka karena kebelet
pipis tetapi kenapa harus kencing di
boks telepon umum?
Metode Perbandingandan Pertentangan

Pendidikam yang berlangsung di rumah


dengan pendidikan yang berlangsung di
sekolah amat berbeda. Di sekolah
kurikulumnya jelas sedangkan di rumah
Pengembangan bisa dikatakan tidak memiliki kurikulum.
Metode
gagasan dengan Bila di rumah tidak ada bahan pembelajaran
Perbandingan
menunjukkan yang eksplisit maka di sekolah bahan
dan
persamaan dan pembelajaran itu harus eksplisit dan disusun
Pertentangan secara berencana. Bila di sekolah ada ujian
perbedaan objek
atau tes, di rumah tidak ada hal semacam
itu. Evaluasi bisa dilakukan dengan cara
orang tua menegur anak-anak ketika
mereka melakukan kesalahan.
Metode Ibarat / analogi

Teknik penceritaan dalam sastra modern


bisa dianalogikan atau disamakan dengan
cara kita bercerita kepada siapapun dalam
suasana lisan. Ada kalanya kita
Pengembangan memaparkan peristiwa, dan ada kalanya
gagasan dengan kita mengalihkan pikiran tokoh yang kita
membandingkan ceritakan seolah-olah itu pikiran kita yang
Metode segi kesamaan bercerita. Dalam sastra modern pun
Analogi dua al berbeda demikian pula. Ada teknik yang disebut
wicara yang dilaporkan berupa dialog-
dialog tokoh. Ada teknik wicara yang
Ilustrasi dinarasikan yaitu ketika pencerita
memaparkan peristiwa-peristiwa yang
dialami tokoh. Ada pula teknik wicara
alihan yaitu ketika pencerita mengalihkan
wicara tokoh seolah-olah wicaranya sendiri.
Metode Gambaran
Dari lotengnya, ia memandang ke
kejauhan. Nun jauh di bawah terhampar
kota bandung yang luas. Di tengah-
tengah kota itu tampak alun-alun kota
Bandung lengkap dengan mesjid
agungnya. Di sebelah utara tampak
gedung menara BRI. Di sekitarnya
tampak berbagai pusat perbelanjaan
Pengemban mulai dari pasar tradisional hingga ke
gan gagasan pusat perbelanjaan modern seperti pasar
Metode dengan cara swalayan dan sejenisnya. Tampak benar
pandangan memandang bedanya dengan keadaan dua puluh lima
sesuatu tahun lalu ketika ia masih kecil. Ketika
itu, ia masih bisa berkeliling alun-alun
dan sekitarnya hanya dengan
menunggang delman. Keadaan alun-alun
waktu itu masih amat lengang dan leluasa
tidak seperti sekarang yang hiruk-pikuk,
padat oleh bangunan bertingkat dan
kendaraan bermotor, bukan kendaraan
sejenis delman.
Metode klimaks-antiklimaks

Si Uho, tukang beca memerlukan cinta.


Pak Bakar yang pedagang juga
Pengemban memerlukan cinta. Pak Lurah juga
gan gagasan memerlukan cinta. Pak Amir, guru
a. Metode mulai dari sekolah juga memelukan cinta. Pak Bupati
Klimaks yang rendah pun memerlukan cinta. Demikian juga,
ke yang Bapak Gubernur, Ia memerlukan cinta.
paling tinggi Bahkan Bapak Presiden pun memerlukan
cinta. Semua memerlukan cinta, tidak ada
kecuali.
Pengembangan Paragraf secara Vertikal
1. Pergantian gagasan :
Seperti telah diuraikan di atas. . . . Sehubungan dengan penjelasan di atas . . . .
2. Penjelasan teori atau pandangan lain :
Menurut pendapat . . . . .
3. Menjelaskan argumen
Menurut hemat penulis, komunikasi data dapat dilakukan tanpa . . .
Hal yang perlu dipertimbangkan jika menggunakan modem internal…..
4. Penjelasan tempat :
Hal yang telah dipaparkan di atas terdapat pula pada . . . .
5. Uraian waktu :
Pada tahun 1947 Bell Labs menemukan transistor . .
Penemuan transistor generasi pertama berbeda dengan….
6. Untuk menjelaskan sebab-akibat :
Penggunaan transistor dimungkinkan karena ..
7. Untuk memperluas uraian :
Berkaitan dengan penjelasan di atas . . . Di atas dikatakan bahwa . . . .
Penjelasan di atas telah membawa . . .

8. Untuk membandingkan :
Apabila dibandingkan dengan penemuan sebelumnya ....
Pendapat X jika dibandindkan pendapat Y ..

9. Ingin mengritik atau mendukung :


Berdasarkan uraian tersebut, penulis sependapat bahwa IBM

10. Ingin memerinci sebab, proses, atau penjelasan :


Hal itu disebabkan karena . . . .
Faktor penyebab yang dapat diketengahkan ialah . . . .
Proses . . . . dapat dijelaskan sebagai berikut

11. Ingin menyimpulkan :


Berdasarkan uraian di atas . . .
Kesimpulan yang dapat ditarik . . . .
Atas dasar perhitungan dapat ditarik kesimpulan . . . .
Tugas
 Membuat paragraf dengan pola
pengembangan horisontal