Anda di halaman 1dari 21

PERANAN IT DI PEMERINTAHAN

LPPM – POLITEKNIK PIKSI GANESHA


BANDUNG - 2017
Fakta Perkembangan Dunia Digital
Fakta Perkembangan Dunia Digital
Fakta Perkembangan Dunia Digital
Fakta Perkembangan Dunia Digital

2016
Fakta Perkembangan Dunia Digital
JUMLAH PENGGUNA GADGET TRANSAKSI E-COMMERCE DI INDONESIA
Fakta Perkembangan Dunia Digital

JUMLAH PENGGUNA MEDIA SOSIAL DI INDONESIA 206


PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI
Di BIDANG PEMERINTAHAN
• E-Government
Mengacu pada penggunaan teknologi Informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan internet yang
mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya.
• E-Government bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui
sistem jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. (penyediaan situs pemerintah
untuk pembelian informasi dan pelayanan kepada berbagai pihak)
• Pada intinya e-Government adalah penggunaan teknologi yang dapat meningkatkan hubungan antara
pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru
seperti:
G2C (Governmet to Citizen),
G2B (Government to Business), dan
G2G (Government to Government).
MANFAAT e-Government
• Manfaat e-Government yang dapat dirasakan antara lain:
1. Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat.
2. Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan
masyarakat umum.
3. Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah
diperoleh.
4. Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien.
TANTANGAN e-GOVERNMENT
• Tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang baik sudah sangat mendesak untuk dilaksanakan oleh
aparatur pemerintah. Salah satu solusi yang diperlukan adalah keterpaduan sistem penyelenggaraan
pemerintah melalui jaringan sistem informasi on- line antar instansi pemerintah baik pusat dan daerah
untuk mengakses seluruh data dan terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik.
• Dalam sektor pemerintah, perubahan lingkungan strategis dan kemajuan mendorong aparatur pemerintah
untuk mengantisipasi paradigma baru dengan upaya peningkatan kinerja birokrasi serta perbaikan
pelayanan menuju terwujudnya pemerintah yang baik (good govermance). Hal terpenting yang harus
dicermati adalah sektor pemerintah merupakan pendorong serta fasilitator dalam keberhasilan berbagai
kegiatan pembangunan, oleh karena itu keberhasilan pembangunan harus didukung oleh kecepatan arus
data dan antar instansi agar terjadi keterpaduan sistem antara pemerintah dengan pihak penggunan
lainnya.
• Upaya percepatan penerapan e- Government, masih menemui kendala karena saat ini belum semua daerah
menyelenggarakannya. Apalagi masih ada anggapan e-Government hanya membuat web site saja
sosialisasinya tidak terlaksana dengan optimal.
• Kendati demikian yang terpenting adalah menghapus opini salah yang menganggap penerapan e-
Government ini sebagai sebuah proyek, padahal merupakan sebuah sistem yang akan memadukan
subsistem yang tersebar di seluruh daerah dan departemen.
PROFESI DI BIDANG
TEKNOLOGI INFORMASI
Gambaran Umum Pekerjaan di Bidang Teknologi
Informasi

Secara umum, pekerjaan di bidang teknologi informasi setidaknya


terbagi dalam 3 kelompok sesuai bidangnya.
a. Kelompok pertama, adalah mereka yang bergelut di dunia perangkat lunak (software), baik mereka yang
merancang sistem operasi, database, maupun sistem aplikasi.
Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
Sistem analis, merupakan orang yang bertugas menganalisa sistem yang akan
diimplementasikan, mulai dari menganalisa sistem yang ada, kelebihan dan kekurangannya,
sampai studi kelayakan dan desain sistem yang akan
dikembangkan.
• Programer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan sistem analis, yaitu
membuat program (baik aplikasi maupun sistem operasi) sesuai sistem yang dianalisa sebelumnya

• Web designer, merupakan orang yang melakukan kegiatan perencanaan, termasuk


studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi
berbasis web.

• Web Programmer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan


rancangan web designer, yaitu membuat program berbasis web sesuai desain yang
telah dirancang sebelumnya
b. Kelompok kedua, adalah mereka yang bergelut di bidang perangkat
keras (hardware).

Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan


seperti:
• Technical engineer, sering juga disebut teknisi, yaitu orang yang
berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun
perbaikan perangkat sistem komputer

• Networking Engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis


jaringan komputer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya
c.Kelompok ketiga, adalah mereka yang berkecimpung dalam operasional sistem
informasi.

Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :


• EDP Operator, adalah orang yang bertugas mengoperasikan program-program yang berhubungan
dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.

• System Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap sistem,
melakukan pemeliharaan sistem, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem,
serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem

• MIS Director, merupakan orang yang memiliki wewenang paling tinggi terhadap sebuah sistem
informasi, melakukan manajemen terhadap sistem tersebut secara keseluruhan baik perangkat
keras, perangkat lunak maupun sumber daya manusianya.
INFORMASI ELEKTRONIK

”Informasi elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik termasuk tetapi
tidak terbatas pada tulisan, suara atau gambar, peta, rancangan, foto atau
sejenisnya, huruf, tanda, angka, kode akses, simbol atau perforasi yang memiliki
makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya yang
telah diolah sehingga mempunyai arti.”
Pengertian transaksi elektronik
Topology Internet

ISP Internet
Modem
LAN
DSL, Cable
Wireless

Portal Holder
Downloader

“perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan


komputer, jaringan komputer, atau media elektronik lainnya “.
ALAT BUKTI ELEKTRONIK

Dalam rangka mengarahkan aktivitas dan perkembangan dalam cyberspace,


khususnya mendorong dan mengarahkan perkembangan e-commerce di
Indonesia, maka pengaturan khusus dan tegas tentang keabsahan dan kekuatan
hukum dokumen elektronik sebagai alat bukti yang sah menjadi hal yang tidak
dapat ditawar-tawar lagi
DOKUMEN ELEKTRONIK Menurut
UU ITE (Pasal 1 Butir 4)
“Dokumen elektronik adalah setiap informasi elektronik yang dibuat, diteruskan,
dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektro-
magnetik, optikal, atau sejenisnya., yang dapat dilihat, ditampilkan dan/atau
didengar melalui komputer atau sistem elektronik, termasuk tetapi tidak
terbatas pada tulisan, suara atau gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya,
huruf, tanda, angka, kode akses, simbol atau perforasi yang memiliki makna
atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.”
Alat bukti dapat dipercaya jika dilakukan dengan cara :
(1) Menggunakan peralatan komputer untuk menyimpan dan memproduksi Print-Out;
(2) Proses data seperti pada umumnya dengan memasukkan inisial dalam sistem pengelolaan arsip yang
dikomputerisasikan; dan
(3) Penguji data dalam waktu yang tepat, setelah data dituliskan oleh seseorang yang mengetahui peristiwa
hukumnya.

Syarat-syarat lainnya yang harus dipenuhi :


1. Mengkaji informasi yang diterima untuk menjamin keakuratan data yang dimasukkan;
2. Metode penyimpanan dan tindakan pengambilan data untuk mencegah hilangnya data pada waktu disimpan;
3. Penggunaan program komputer yang benar -benar dapat dipertanggungjawabkan untuk memproses data;
4. Pengukur uji pengambilan keakuratan program;dan
5. Waktu dan persiapan model print-out komputer
SEKIAN