Anda di halaman 1dari 23

Dr.

SUMIATI TAHIR
Batu ginjal adalah massa padat yang
terbentuk di dalam ginjal yang terbuat dari
gabungan kristal-kristal garam dan mineral.
Satu atau lebih batu dapat berada dalam ginjal
atau ureter pada saat yang sama.
Batu ginjal bisa saja tidak memiliki gejala
sampai batu tersebut mulai bergerak turun ke
saluran kemih (ureter) yaitu saluran yang
menyalurkan urin dari ginjal ke kandung
kemih. Jika ini terjadi, batu tersebut bisa
menyumbat aliran urin yang keluar dari ginjal.
Ini akan menyebabkan pembengkakan salah
satu atau kedua ginjal yang menyebabkan rasa
nyeri.
Penyebab Batu Ginjal

Batu ginjal dapat terbentuk jika urin (air


kemih) mengandung terlalu banyak bahan
tertentu. Bahan-bahan tersebut dapat
membentuk kristal-kristal kecil yang menjadi
batu.
 Faktor Resiko
Batu ginjal adalah gangguan kesehatan
yang sering terjadi. Faktor resiko terbesar
batu ginjal adalah dehidrasi (kekurangan
cairan tubuh). Orang yang pernah mengalami
batu ginjal seringkali mengalaminya lagi di
waktu mendatang.
Beberapa jenis batu ginjal cenderung
menurun dalam keluarga. Beberapa jenis batu
tertentu dapat terjadi bersamaan dengan
penyakit usus, bypass ileum untuk obesitas,
atau kelainan ginjal.
Jenis-Jenis Batu Ginjal
Ada beberapa jenis batu ginjal. Penyebabnya
tergantung dari jenis batunya.
 Batu kalsium (calsium stone)
 Batu sistin (cystine stone)
 Batu struvit (Struvite stone)
 Batu asam urat (uric acid stone)
Gejala-Gejala Batu Ginjal
Gejala utama batu ginjal adalah nyeri yang
dimulai mendadak dan dapat hilang
mendadak juga. Nyeri dapat dirasakan di
daerah perut atau sisi belakang, dan nyeri
dapat pindah ke daerah selangkangan (nyeri
pangkal paha) atau testis (nyeri testis).
Gejala batu ginjal lainnya antara lain:
 Warna urin tidak normal
 Terdapat darah di urin
 Meriang
 Demam
 Mual
 Muntah
Diagnosis Batu Ginjal

Tes untuk batu ginjal antara lain:


 Tes darah untuk melihat kadar kalsium dan kadar
asam urat
 Urinalisis (tes urin) untuk melihat kristal dan sel
darah merah dalam urin
 Penyaringan urin untuk mendapatkan sampel
kristal batu ginjal
 Test imaging untuk mendapat kan gambar letak,
ukuran, dan bentuk batu ginjal menggunakan
teknik-teknik CT scan, MRI, Sinar X, USG, atau
pyelogram.
Perawatan Batu Ginjal

Tujuan perawatan adalah menghilangkan


gejala dan mencegah gejala lebih parah (batu
ginjal yang cukup kecil biasanya dengan
sendirinya keluar bersama urin). Beberapa
prinsip perawatan batu ginjal adalah:
 Minum 8 gelas air atau lebih sehari untuk
menghasilkan lebih banyak urin. Beberapa
penderita mungkin harus mendapatkan
cairan melalui vena (infus).
 Menggunakan obat penghilang rasa sakit
dapat membantu mengendalikan nyeri
pengeluaran batu ginjal.
 Minum obat untuk mengurangi pembentukan
atau membantu memecah dan
menghilangkan bahan-bahan yang
menyebabkan batu ginjal.
PANTANGAN
 Hindari minum es teh. “Untuk banyak orang, es
teh adalah salah satu minuman yang paling
buruk. Terutama bagi orang yang memiliki risiko
pembentukan batu ginjal, minuman itu sangat
berisiko,” ujar Instruktur department of urology
di Loyola University Chicago Stritch School of
Medicine, John Milner.
 Untuk mencegah batu oksalat (terbentuk dari
kalsium oksalat), hindari rhubarb, bayam, dan
asparagus yang mengandung asam oksalat.
Hindari juga, kacang, cokelat, kentang manis,
dan soybean cracker.
 Jangan berlebihan mengkonsumsi susu dan
produk susu (keju, yogurt, es krim, dll)
berkalsium tinggi yang bisa meningkatkan
risiko batu ginjal.
 Hindari antasida berbahan kalsium
 Jangan berlebihan mengkonsumsi vitamin C
dan D.
APA YANG HARUS DIBATASI ?
Batasi makanan atau minuman berikut ini :
 Makanan yang mengandung oxalate adalah
stroberi, anggur, celery, fruit cake, liver, gtits,
green pepper, marmalade, raspbery merah.
 Kurangi garam dalam makanan untuk
mengurangi kadar kalsium dalam urin.
 Kurangi peredaran asam urat. Semua hal yang
dapat mencegah asam urat juga mencegah
pembentukan batu ginjal.
 Untuk mencegah batu kalsium, makanlah
lebih sedikit produk susu
 Mengkonsumsi makanan yang berlebih
mengandung purin (hati, usus, otak dan
udang)
 Membatasi garam, mengurangi protein
hewani, serta mengurangi oksalat dan purin.
Operasi Batu Ginjal
Sekarang kebanyakan perawatan batu ginjal
menggunakan teknologi canggih dengan
resiko yang lebih kecil.
 Litotripsi gelombang-kejut ekstrakorporeal.
Metode ini menggunakan gelombang
ultrasonik atau shock wave (gelombang kejut)
untuk memecah batu ginjal. kemudian, batu
yang sudah pecah keluar dari tubuh melalui
urin.
 Nefrolitotomi Perkutan. Batu ginjal dibuang
dengan endoskop yang dimasukkan melalui
ginjal melalui pembedahan kecil.
 Ureteroscopi dapat digunakan untuk batu
yang berada di saluran kemih bawah.
 Operasi pembedahan standar (nefrolitotomi)
mungkin diperlukan jika metode lainnya tidak
berhasil atau tidak mungkin dilakukan.
Komplikasi Batu Ginjal
 Berkurang atau hilangnya fungsi ginjal
 Kerusakan ginjal
 Penyumbatan saluran kemih
 Infeksi saluran kemih
 Pencegahan

Jika anda pernah mengalami batu ginjal,


minum banyak air (minimal 8 gelas air sehari)
untuk menghasilkan lebih banyak urin. Anda
mungkin harus mengubah menu makanan
dan pola hidup untuk mencegah batu ginjal
terjadi kembali.