Anda di halaman 1dari 12

Kelompok 7 Cake

Shintya Divani 161710101097


Rendra L 161710101102
Nur Kristina 161710101106
Fitri Aulia R 161710101110
Nilam Cahyaning 161710101114
Latar Belakang
Cake merupakan produk bakery yang terbuat dari tepung terigu, gula, telur dan margarin
dengan penambahan bahan cair seperti air atau susu dan bahan pengembang seperti ragi atau
baking powder.

Tekstur merupakan karakteristik yang penting pada cake. Tekstur dari sponge cake dipengaruhi
oleh bahan yang digunakan. Selain bahan yang digunakan, tekstur cake juga dipengaruhi oleh
metode pembuatan cake.

Metode pembuatan cake menggunakan metode foam, dimana pada tahap awal pembuatannya
dilakukan pengocokan gula dan telur terlebih dahulu sehingga membentuk busa yang banyak.

Busa yang dihasilkan dari pengocokan telur dan gula dipengaruhi oleh bagian telur yang
digunakan. Busa yang dihasilkan dari kuning telur dan busa yang dihasilkan dari putih telur
akan berbeda. Perbedaan tersebut menyebabkan tekstur cake yang dihasilkan pun berbeda.
Tujuan
Mengetahui sifat fungsional telur (telur utuh, putih telur dan
kuning telur) dan susu skim dalam pembuatan cake.
Metode

Alat Bahan Tepumg


Timbangan Baking Terigu
Analitis
Colorreader Powder

Susu Gula
Penetrometer Mixer
Skim Halus

Mentega Telur
Oven Roti
Diagram Alir Pembuatan Cake
Pembahasan
• Tekstur Tekstur (mm/102,5gr/10 detik)

180
160
160
140
120
100
80 72
60
42.67
40 31.67 31.67
20 11
0
Putih-skim 20g Putih-skim 35g Kuning-skim 20g Kuning-skim 35g Utuh-skim20g Utuh-skim 35g
Pembahasan
Daya Kembang (%)
180 • Daya Kembang
160 155.34

140 134.53

120

100

80
67.1
58.86
60

40
20.91
20 13.93

0
Putih-skim 20g Putih-skim 35g Kuning-skim 20g Kuning-skim 35g Utuh-skim20g Utuh-skim 35g
Pembahasan
Rata-Rata L
25
• Warna

20

15

10

0
P20 P35 K20 K35 U20 U35
Pembahasan
• Densitas Kamba Densitas Kamba (gr/cm3)
1.2

0.8

0.6

0.4

0.2

0
P20 P35 K20 K35 U20 U35
Kenampakan Irisan

P20 P35 K20

K35 U20 U35


Kesimpulan
• Penggunaan telur utuh dengan putih telur menghasilkan karakteristik cake yang berbeda. Hal
ini dibuktikan: penambahan putih telur akan mengasilkan tekstur menjadi lebih mampat
sehingga warna yang dihasilkan tidak secerah menggunakan telur utuh, daya kembangnya
menjadi tinggi akibat kemampuan putih telur sebagai pembentuk buih, densitas kambanya
yang kecil karena berbanding terbalik dengan daya kembang produk, dan kenampakan irisan
yang lebih kompak.
• Kuning telur pada pembuatan cake akan mempertahankan buih yang terbentuk.
Pembuatan cake yang hanya menggunakan putih telur akan menyebabkan buih yang
terbentuk dengan ukuran lebih besar dan tidak beraturan sehingga lebih mudah pecah.
Akibatnya, setelah proses pengovenan cake akan memiliki tekstur lebih mampat
• Jadi, perlakuan yang baik terdapat pada perlakuan pertama yaitu penggunaan telur utuh.
Terimakasih
Matur Suwun