Anda di halaman 1dari 32

LAPORAN KASUS NEAR MISS

“KEHAMILAN EKTOPIK TERGANGGU”

RSAU Dr. M. Munir Lanud Abd. Saleh


MALANG

Oleh:
dr. Qonita Prasta Agustia

DPJP:
dr. Arifian Juari, Sp. OG
IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. M
Usia : 43 th
Alamat : Asrikaton, Pakis, Malang
Agama : Islam
Pekerjaan : IRT
Pendidikan terakhir : SD
Nama suami : Tn. M
Pekerjaan suami : Wiraswasta
Pendidikan terakhir : SD
Tanggal MRS : 6 Mei 2018 (13.30 WIB)
SUBJECTIVE
KELUHAN UTAMA: Nyeri perut

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG :


Pasien rujukan PKM, datang pada tanggal 6 mei 2018 pk 13.30 WIB dengan diagn
osa anemia, lekositosis, dan susp. Endometriosis.

Pasien tersebut datang dengan keluhan nyeri perut sejak 2 hari SMRS disertai perd
arahan dari jalan lahir sejak 3 minggu ini. Perdarahan tersebut keluar secara terus
menerus setiap hari. Pasien mengaku darah yang keluar dari jalan lahir berwarna
merah segar tanpa disertai adanya gumpalan. Dalam satu hari, pasien mengganti
pembalut sebanyak 1 kali dengan jumlah perdarahan yang cukup (flek). Dalam 3
minggu tersebut pasien tidak pernah mengeluh adanya nyeri perut, demam, mual
ataupun muntah.
•Tanggal 5 Mei 2018 pk 08.00, pasien mulai merasakan nyeri perut terutama di
perut bagian bawah disertai badan yang semakin lemas.

•Tanggal 5 Mei 2018 pk 20.30 Nyeri tersebut makin lama makin bertambah
sehingga keluarga pasien memutuskan untuk membawa pasien ke puskesmas
dan oleh pihak Puskesmas, pasien tersebut dirawat dan mendapatkan terapi
IVFD NS drip Neurobion 28 tpm, inj. Diphenhidramin 3x1, inj. Hyosin 2x1, chlora
mphenicol 3x500mg tab. Antasida syr 3x1 cth, intersyl syrup 3x1

•Tanggal 6 Mei 2018 pk 11.30, pihak PKM menelepon pihak IGD untuk merujuk
dengan diagnosis anemia, lekositosis, susp. Endometriosis. Keadaan yang dilap
orkan: TD 80/60; N 80x/mnt; T: 37,8C; rr: 20x/mnt

• Tanggal 6 Mei 2018 pk 11.35, pihak IGD menghubungi dokter spesialis obgyn
 acc rujuk
• Tanggal 6 Mei 2018 pk 13.00, pasien belum datang ke IGD sehingga pihak IGD
serta dokter spesialis Obgyn mengunjungi pihak PKM untuk konfirmasi. Konfirmasi
dari pihak PKM dikarenakan menunggu supir ambulance.

• Tanggal 6 Mei 2018 pk 13.30, pasien datang ke RS dengan hasil lab rujukan Hb
6,4; lekosit 17.300; trombosit 241.000. Hasil vital sign rujukan : TD 80/60 mmHg; N
:80x/mnt; T: 37,8C; RR: 20x/mnt. Pasien juga megeluhkan nyeri perut yang
semakin bertambah sejak 2 hari ini, awalnya di bagian bawah perut, makin lama
meluas ke seluruh area perut dan badan yang lemas. Selain itu, perihal keluar
perdarahan dari jalan lahir tetap dikeluhkan oleh pasien namun tidak sebanyak
sebelumnya (flek +). Keluhan mual (+) seminggu ini. Riwayat trauma disangkal oleh
pasien, riwayat perdarahan setelah berhubungan disangkal.
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU :
-
RIWAYAT HAID :
Menarche  13 th
Lama haid: tidak bisa dievaluasi
RIWAYAT OBSTETRI :
Anak ke 1  perempuan  21 tahun  lahir normal di bidan
Anak ke 2  perempuan  15 tahun  lahir normal di bidan
RIWAYAT KB :
Pasien minum pil KB sudah 14 tahun ini, satu bulan ini tidak rutin
OBJECTIVE

KU : lemah
GCS : 456
TD : 80/60 mmHg RR : 20x/mnt
N : 102x/mnt, lemah T : 37,3°C

Kepala : anemis (+), ikterik (-), sianosis (-), dispneu (-)


Thorax: wh -/-, rh-/-
Cor: suara jantung S1 S2 tunggal, gallop (-), murmur(-), pulsasi
epigastrium (-)
Abdomen: slight distended, supel, BU (+), nyeri tekan seluruh
lapang abdomen (+)
Extremitas: akral hangat, kering , CRT <2dtk
GE : flek (+)
Douglas punctie (+)
Hasil USG :
VU terisi cukup
Uterus sedikit membesar,
Tampak massa kompleks adnexa
dengan cairan bebas di cavum
douglasi.
Nyeri tekan probe (+) diseluruh
lapang abdomen

Saran :
Cek PP Test

HASIL USG OBSTETRI – 6/5/2018


OBJECTIVE

JENIS PEMERIKSAAN HASIL NILAI RUJUKAN

PLANO TEST POSITIF


Hb 4,6 13,5 – 17,5
Lekosit 14.300 4000 - 11000
Diff. Count -/-/-/66/19/5
Trombosit 223.000 150.000-450.000
Bleeding time 1’20”
Clotting time 4’15”
PCV 14% 40 - 52
Gol. Darah B
Hasil pemeriksaan LABORATORIUM 6/5/2018
PROBLEM LIST
ANAMNESA PEMERIKSAAN FISIK PEMERIKSAAN PENUNJANG

Menometroragi sejak 3 Kepala: Konjungtiva anemis Plano test (+)


minggu yang lalu
Abdominal pain Acute abdomen Anemia (Hb: 4,3)

Nausea (+) sejak 1 min GE: Flek (+) Lekositosis (14.300)


ggu SMRS
Douglas punctie (+)  intern USG: Tampak massa kompleks
al bleeding adnexa dengan cairan bebas di
cavum douglasi
ASSESMENT

KET / RUPTURED OF
ECTOPIC PREGNANCY
+ HIPOVOLEMIC SHOCK
PLANNING
•O2 2 lpm NK
•IVFD double line: IVFD RL loading 1000cc lanjut 40 tpm
•Pro exploration laparatomy CITO
•Persiapan operasi:
Persiapan transfusi WB 4 kolf
Inj. Primperan 1 amp IV
Inj. Ranitidin 1 amp IV
Inj. Ceftriaxone 1 g skin test
•Observasi: VS, keluhan pasien, perdarahan
•KIE pasien dan keluarga tentang pelaksanaan operasi, manfaat,
resiko
durante-OP
durante-OP
OUTCOME
Ruptured of ectopic pregnancy at tuba pars
ampullaris sinistra
bleeding : 1700 cc
clot : 500 gram

PARTIAL SALPHINGECTOMY SINISTRA


Your Text Here
You can simply impress
your audience and add a
Preparat PA unique zing.

Your Text Here


Tuba You can simply impress
your audience and add a
unique zing.
Falopii S Your Text Here
You can simply impress
your audience and add a
unique zing.
HASIL PEMERIKSAAN PA
Tgl penerimaan 7/5/2018; tgl selesai 11/5/2018

Makroskopis:
Diterima bahan operasi tuba kiri sebagian terbuka ukuran 3x3x1 cm
Diproses semua 5 blok

Mikroskopis :
Tuba perdarahan sebagian dinding tidak utuh dan terdapat beberapa vili
chorialis tepi rata tengah utuh. Tidak didapatkan tanda keganasan

Kesimpulan :
TUBA KIRI, OPERASI :
KEHAMILAN TUBA TERGANGGU
PEMBAHASAN
RS PKM
ANEMIA,
KET + SHOCK LEKOSITOSIS,
HIPOVOLEMIC SUSP.
ENDOMETRIOSIS

Hb 6,4; lekosit
17.300; trombosit
241.000
PENENTUAN DIAGNOSIS – subjectives

Sejak kapan? Nyeri sejak dua hari, awalnya berada


Nyeri Area nyeri perut?
Kualitas nyeri
di perut bagian bawah namun makin
lama, seluruh area perut terasa sakit.
CURIGA
ACUTE
Rasa sakit bertambah hebat seiring
perut seperti apa?
adakah gejala
lainnya?
waktu disertai seminggu ada keluhan
mual
ABDOMEN (?)

Sejak kapan? Dalam satu hari


Perdarahan Sudah sejak 3
menghabiskan 1 Menometroragia
Seberapa minggu SMRS
pervaginam banyak? pembalut

Mual - mual
Gejala awal
Mual Sejak kapan? sejak 1 minggu
kehamilan (?)
SMRS

Tidak bisa dievaluasi


Kapan dikarenakan pasien
HPHT HPHT?
menggunakan KB 
mengaku tidak menstruasi
Cek plano test

sebelum 3 minggu yang lalu


Perdarahan Pervaginam
Hamil TIDAK Hamil
Abortus Abnormal Uterine Bleeding
KET (AUB)
Mola Polip Coagulopathy
Adenomiosis Ovulasi
Leiomioma Endometrium
Malignancy Iatrogenic
Not classified
PENENTUAN DIAGNOSIS – objectives

TD: 80/60
Gangguan Shock
VITAL SIGN N: 102x/mnt
; lemah
hemodinamik hipovolemic

Konjungtiva anemis
Cek plano test
Pemeriksaan Nyeri tekan seluruh Acute abdomen
Cek DL
fisik regio abdomen internal bleeding (?)
USG
GE: flek (+)

DL: anemia USG: Tampak massa


Pemeriksaan Plano test (+)
(4,6) dan kompleks adnexa Curiga KET
Penunjang lekositosis dengan cairan bebas di
(14.300) cavum douglasi.

Douglas Hasil (+) Diagnosa


punctie KET tegak
MANIFESTASI KLINIS

 Amenore
 Nyeri Abdomen
 Menstruasi abnormal (spotting)
 Nyeri tekan abdomen dan pelvis
 Perubahan uterus
 Massa pelvis
 Gangguan hemodinamik
Dari anamnesis, pemeriksaan
fisik dan pemeriksaan penunjang

KET + shock hipovolemic

EMERGENCY CASE

TATALAKSANA SEGERA
TERAPI
RS PKM TD 80/60 m
mHg
N:80x/mnt
T: 37,8C
Shock hipovolemic KET IVFD NS drip Neurobion RR: 20x/mnt
28 tpm
inj. Diphenhidramin 3x1
inj. Hyosin 2x1
Pro exploration laparatomy chloramphenicol
O2 2 lpm NK
CITO 3x500mg tab Gejala shock
Persiapan operasi:
Antasida syr 3x1 cth hipovolemic
IVFD double line: Persiapan transfusi WB 4 kolf
IVFD RL loading Inj. Primperan 1 amp IV intersyl syrup 3x1
Inj. Ranitidin 1 amp IV
1000cc lanjut 40
Inj. Ceftriaxone 1 g skin test
tpm Observasi: VS, keluhan pasien,
perdarahan Resusitasi cairan awal akan
sangat membantu kestabilan
pasien
Pembedahan

– Laparoskopi
– Laparotomi

Penatalaksanaan pembedahan
– Salpingostomi
– Salpingektomi
– Segmental resection dan anastomosis
PROSES RUJUKAN

Pkl 11.30 pihak Pk 11.35 pihak


Pk 13.00 pasien
PKM menelepon IGD menghubungi Pk 13.30 pasien
belum datang ke
pihak IGD untuk dokter spesialis sampai ke IGD
IGD
merujuk obgyn  acc rujuk

Pihak pkm dapat menghub


ungi pihak RS untuk memb
Pihak RS mengkonfirmasi antu penjemputan pasien
Supir ambulance
ke pkm dan dokter obgyn
belum datang
segera mengunjungi pkm
Pasien dengan acute abdom
en dan anemia  membutuh
kan penanganan segera
PEMESANAN DARAH
Pasien mengalami Keluarga
Pihak RS
anemia (Hb 4,3) mengambil di PMI
menghubungi PMI
dan membutuhkan Lawang namun
Buring  2 Labu
transfusi WB 4 hanya tersedia 2
WB tersedia
labu labu

Emergency case 
membutuhkan WB de
ngan cepat

Pihak RS dapat membantu


pengambilan WB tersebut seh
ingga pengadaan WB bisa
lebih cepat
PERMASALAHAN
• Penentuan diagnosis
• Penatalaksanaan
MEDIS terapi

NON • Proses Rujukan


• Pengadaan darah
MEDIS
Terima Kasih