Anda di halaman 1dari 23

Arti, Fungsi, dan Ragam Bahasa

Indonesia
Bahasa Indonesia
Kelompok 1
Anggota Kelompok
 1.
 2.
 3.
 4.
 5.
Arti, Fungsi, dan Ragam Bahasa
Indonesia
 Pengertian Bahasa

 Bahasa adalah sebuah sistem, artinya, bahasa


dibentuk oleh sejumlah komponen yang
berpola secara tetap dan dapat dikaidahkan.
Sistem bahasa berupa lambang-lambang
bunyi, setiap lambang bahasa melambangkan
sesuatu yang disebut makna atau konsep.
Karena setiap lambang bunyi itu memiliki
atau menyatakan suatu konsep atau makna,
maka dapat disimpulkan bahwa setiap suatu
ujaran bahasa memiliki makna.
contoh
 Contoh lambang bahasa yang berbunyi
“antibodi” melambangkan konsep atau
makna ‘sesuatu komponen yang berfungsi
sebagai sistem imun dalam tubuh’.

Karakteristik Bahasa
 Bahasa Bersifat Abritrer
 Bahasa Bersifat Produktif
 Bahasa Bersifat Dinamis
 Bahasa Bersifat Beragam
 Bahasa Bersifat Manusiawi
Basa Bersifat Abritrer
 Bahasa bersifat abritrer artinya hubungan antara
lambang dengan yang dilambangkan tidak bersifat
wajib, bisa berubah dan tidak dapat dijelaskan
mengapa lambang tersebut mengonsepi makna
tertentu
 Secara kongkret, alasan “bakteri” melambangkan
‘sejenis mikroorganisme berbentuk kapsul yang
bisa digunakan sebagai vektor dalam kloning dna’
adalah tidak bisa dijelaskan.
 Meskipun bersifat abritrer, tetapi juga
konvensional artinya setiap penutur suatu bahasa
akan mematuhi hubungan antara lambang dengan
yang dilambangkannya.
Bahasa Bersifat Produktif

 Bahasa bersifat produktif artinya, dengan


sejumlah besar unsur yang terbatas,
namun dapat dibuat satuan-satuan ujaran
yang hampir tidak terbatas.
Bahasa Bersifat Dinamis

 Bahasa bersifat dinamis berarti bahwa bahasa


itu tidak lepas dari berbagai kemungkinan
perubahan sewaktu-waktu dapat terjadi.
Perubahan itu dapat terjadi pada tataran apa
saja: fonologis, morfologis, sintaksis, semantic
dan leksikon.
 Pada setiap waktu mungkin saja terdapat
kosakata baru yang muncul, tetapi juga ada
kosakata lama yang tenggelam, tidak
digunakan lagi.
Bahasa Bersifat Beragam

 Ragam bahasa adalah varian dari sebuah


bahasa menurut pemakaian. Berbeda
dengan dialek yaitu varian dari sebuah
bahasa menurut pemakai.Variasi tersebut
bisa berbentuk dialek, aksen, laras, gaya,
atau berbagai variasi sosiolinguistik lain,
termasuk variasi bahasa baku itu sendiri
Bahasa Bersifat Manusiawi

Bahasa sebagai alat komunikasi verbal, hanya


dimiliki manusia. Hewan tidak mempunyai
bahasa.Yang dimiliki hewan sebagai alat
komunikasi, yang berupa bunyi atau gerak
isyarat, tidak bersifat produktif dan
dinamis. Manusia dalam menguasai bahasa
bukanlah secara instingtif atau naluriah,
tetapi dengan cara belajar.
Fungsi-Fungsi Bahasa
 Konsep bahasa adalah alat untuk menyampaikan
pikiran. Bahasa adalah alat untuk beriteraksi atau
alat untuk berkomunikasi, dalam arti alat untuk
menyampaikan pikiran, gagasan, konsep atau
perasaan.
 Fungsi Personal atau Pribadi
 Fungsi Direktif
 Fungsi Fatik
 Fungsi Referensial
 Fungsi Metalingual atau Metalinguistik
 Fungsi Imajinatif
Fungsi Personal atau Pribadi

 Maksudnya, si penutur menyatakan sikap


terhadap apa yang dituturkannya. Si
penutur bukan hanya mengungkapkan
emosi lewat bahasa, tetapi juga
memperlihatkan emosi itu sewaktu
menyampaikan tuturannya.
Fungsi Direktif

 yaitu mengatur tingkah laku pendengar.


bahasa tidak hanya membuat si pendengar
melakukan sesuatu, tetapi melakukan
kegiatan yang sesuai dengan yang
dikehendaki pembicara.
Fungsi Fatik

 Artinya bahasa berfungsi menjalin


hubungan, memelihara, memperlihatkan
perasaan bersahabat atau solidaritas sosial.
Ungkapan-ungkapan yang digunakan
biasanya sudah berpola tetap, seperti pada
waktu pamit, berjumpa atau menanyakan
keadaan. Oleh karena itu, ungkapan-
ungkapan ini tidak dapat diterjemahkan
secara harfiah.
Fungsi Referensial

 yaitu berfungsi untuk membicarakan objek


atau peristiwa yang ada disekeliling
penutur atau yang ada dalam budaya pada
umumnya. Fungsi referensial ini yang
melahirkan paham tradisional bahwa
bahasa itu adalah alat untuk menyatakan
pikiran, untuk menyatakan bagaimana si
penutur tentang dunia di sekelilingnya.
Fungsi Metalingual atau
Metalinguistik
 Artinya, bahasa itu digunakan untuk
membicarakan bahasa itu sendiri. Biasanya
bahasa digunakan untuk membicarakan
masalah lain seperti ekonomi,
pengetahuan dan lain-lain.
Fungsi Imajinatif

 Bahasa itu dapat digunakan untuk


menyampaikan pikiran, gagasan dan
perasaan; baik yang sebenarnya maupun
yang hanya imajinasi (khayalan) saja. Fungsi
imaginasi ini biasanya berupa karya seni
(puisi, cerita, dongeng dan sebagainya)
yang digunakan untuk kesenangan penutur
maupun para pendengarnya.
RAGAM BAHASA
 Ragam Bahasa adalah variasi bahasa
menurut pemakaian, yang berbeda-beda
menurut topik yang dibicarakan, menurut
hubungan pembicara, kawan bicara, orang
yang dibicarakan, serta menurut medium
pembicara (Bachman, 1990).
Macam-macam Ragam Bahasa
Macam-macam ragam bahasa sendiri terbagi menjadi
beberapa bagian berdasarkan dengan kegunaannya :
 1. Macam Ragam Bahasa Berdasarkan Media
A. Ragam Lisan
Ragam bahasa lisan merupakan suatu ragam bahasa yang dihasilkan
oleh alat ucap (organ of speech). Dalam ragam bahasa lisan ini,
kita harus memperhatikan beberapa hal seperti tata bahasa,
kosakata, dan lafal dalam pengucapannya. Karena dengan
memperhatikan hal-hal tersebut, pembicara dapat mengatur tinggi
rendah suara atau tekanan yang dikeluarkan, mimik/ekspresi muka
yang ditunjukkan, serta gerak tangan atau isyarat untuk
mengungkapkan ide dari sang pembicara.
Contoh: Ragam bahasa cakapan, ragam bahasa
pidato, ragam bahasa kuliah, serta ragam bahasa
panggung. ‘Sudah saya elektoforesis dna itu.’
B. Ragam Bahasa Tulis
 merupakan bahasa yang dihasilkan dengan
memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai
unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita
berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan)
di samping aspek tata bahasa dan kosa kata.
 Contoh dari ragam bahasa tulis ialah surat,
karya ilmiah, surat kabar, dll. Dalam ragam
bahsa tulis perlu memperhatikan ejaan bahasa
indonesia yang baik dan benar. Terutama dalam
pembuatan karya-karya ilmiah.
2.Macam Ragam Bahasa Berdasarkan
Situasi
A. Ragam Resmi
Ragam Resmi (formal) yaitu penggunaaan
bahasa dalam situasi resmi. Dalam situasi
resmi (formal) ini bahasa yang digunakan
seperti dalam jurnal ilmiah, Karya tulis
ilmiah,surta resmi, pidato resmi, dan lain-lain
semua bentuk komunikasi tersebut harus
sesuai dengan EYD.
Contoh:
Charles Darwin sudah mengemukakan teori
evolusi.
B. Ragam Tak Resmi
 yaitu penggunaan bahasa dlam situasi tidak
resmi. Bahasa Indonesia yang digunakan
dalam situasi tak resmi seperti dalam
pembicaraan antara penjual dan pembeli
dipasa, berbicara dengan orang disekitar
lingkungan, dan berbicara dengan teman
sebaya. Itu merupakan komunikasi yang tidak
harus sesuai dengan EYD.
 Contoh:
Bilik kanan jantung itu sudah memompa darah
ke bagian tubuh
 TERIMA KASIH