Anda di halaman 1dari 9

KELOMPOK 4

UPAYA
MENCEGAH
HAZARD KIMIA
PROSES PENGADAAN BAHAN KIMIA
BERBAHAYA
1. Setiap pembelian/pengadaan bahan kimia berbahaya
harus dicantumkan dengan jelas di dalam lebar PP/PO
tentang kelengkapan informasi
2. Spesifikasi mutu kemasan/wadah harus tertulis dengan
jelas dalam lembaran PP/PO dengan memperhatikan
Keamanan, Ketahan, Efektifitas dan Efisiensi.
3. Setiap wadah Bahan Kimia Berbahaya harus dilengkapi
dengan TANDA RESIKO BAHAYA
4. User /Pejabat yang mengajukan pembelian Bahan Kimia
Berbahaya berkewajiban melengkapi syarat-syarat K3
BONGKAR MUAT BAHAN KIMIA
BERBAHAYA
1. Sebelum melaksanakan kegiatan bongkar muat Bahan Kimia
Berbahaya, Pengawas setempat harus menyiapkan
kelengkapan administrasi
2. Perencanaan dan tindakan-tindakan K3 harus dilaksanakan
sebaik-baiknya sebelum dan sesudah mwelaksanakan
bongkar muat.
3. Yakinkan bahwa para pekerja sudah mengetahui bahaya-
bahaya yang ada serta cara-cara pencegahan dan
penanggulangannya dengan cara memberikan Pengarahan
dan penyuluhan K3 oleh pengawas setempat, terutama bagi
para pekerja baru
4. Sarana pelindung Diri, Alat Pemadam yang sesuai dan
perlengkapan P3K harus disiapkan secukupnya dan
digunakan sebagai mana mestinya.
PENYIMPANAN BAHAN KIMIA
BERBAHAYA
1. Gudang tempat penyimpanan Bahan Kimia
Berbahaya harus dibuat sedemikian rupa hingga
aman dari pengaruh Alam dan Lingkungan
2. Sarana K3 haruslah disiapkan dan digunakan
sebagaimana mestinya.
3. Program House Keeping harus dilaksanakan secara
periodic dan berkesinambungan yang meliputi :
Kebersihan, Kerapihan dan Keselamatan.
4. Tata letak dan pengaturan penempatan bahan
PENGANGKUTAN BAHAN KIMIA
BERBAHAYA
1. Sebelum melaksanakan pekerjaaan pengangkutan Bahan
Kimia Berbahaya, Pengawas/atasan berkewajiban
menyampaikan informasi K3 serta resiko bahaya yang ada
pada setiap pekerja.
2. Hanya pekerja yang sudah mengerti tugas dan tanggung
jawab serta adanya rekomendasi dari atasannya dibenerkan
menangani pekerjaan pengangkutan Bahan Kimia
Berbahaya.
3. Upaya prefentif, Pencegahan harus tetap dilakukan secara
teratur berupa pemeriksaan kelayakan peralatan kerja,
kondisi muatan dan kondisi fisik pekerja sebelum
melaksanakan pekerjaan tersebut.
4. Menaikkan dan menurunkan Bahan Kimia Berbahaya harus
dilakukan dengan hati-hati, jika perlu buatkan bantalan
karet/kayu.
PENGGUNAAN BAHAN KIMIA
BERBAHAYA
1. Sebelum menggunakan Bahan Kimia Berbahaya
harus diketahui terlebih dahulu informasi
bahayanya baik dari segi Kebakaran, Kesehatan,
Rekatifitas, Keracunan, Korosif dan Peledakan
2. Perencanaan dan penerapan K3 harus dilakukan
dengan sebaik-baiknya pada setiap pekerjaan
penggunaan Bahan Kimia Berbahaya
3. Selama berlangsungnya kegiatan penggunaan
Bahan Kimia Berbahaya hindari tindakan yang tidak
aman. Usahakan bekerja sesuai dengan SOP.
PEMBUANGAN LIMBAH B3

1. Setiap limbah baik itu karena rusak, purging,


kadaluarsa, maupun sisa hasil proses yang tidak
digunakan lagi harus dibuang pada saluran
khusus yang telah disiapkan untuk itu.
2. Jika limbah Bahan Kimia tersebut ASAM dan
BASA yang berbahaya harus dinetralkan terlebih
dahulu sebelum dibuang, sedangkan untuk zat-
zat logam berbahaya harus diendapkan dahulu
hingga buangan betul-betul aman tidak melebihi
NAB.
Saran Pencegahan Untuk Dapat
Terhindar Dari Bahaya Keselamatan
Faktor kimia
Bahan kimia adalah bahan yang berbahaya dapat menyebabkan kebakaran, peledakan.

Bahaya yang bisa terjadi karena bahan kimia :


1. Kebakaran (Disetiap laboratorium seharusnya tersedia air. Jangan dekatkan atau
jangan meletakkan bahan yang mudah terbakar dekat dengan api seperti bensin,
spiritus.)
2. Ledakan(Pada pekerjaan yang mengeluarkan panas jangan menggunakan system
tertutup pada saat penyulingan atau melakukan reaksi kimia.)
3. Thermal burn / luka bakar(Bahan kimia organic seperti asam basa, asam halide,
feno, bersifat korosif pada mata dan beracun. Bila tertumpah di atas meja harus
segera di bersihkan.)
4. Penyerapan bahan kimia(Jauhkan bahan kimia dari kulit. Karena penyerapan
bahan kimia melalui kulit dapat menyebabkan paparan reaksi alergian serius.)
5. Inhalasi bahan kimia(Jauhkan hidung dari bahan kimia. Senyawa seperti asetil
chloride akan mengganggu selaput mata, hidung, tenggorokan dan paru-paru.)
TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai