Anda di halaman 1dari 18

PNEUMATIC CONVEYOR

NEGATIVE PRESSURE
1. Venesia Ayu Dewanti
2. Iltizam Muhammad Iman
3. Malvin Muhammad Zain
4. Nora A Islamiyati
5. Inayah Adityana
FUNGSI PNEUMATIC
CONVEYOR
• Memindahkan bahan curah (bulk load) di dalam suatu aliran udara yang
bergerak melalui pipa.
• Penggunaan pneumatic conveyor banyak diterapkan pada industri makanan
dan minuman untuk mengangkut berbagai material kering dan material bubuk.
• Kapasitas pneumatic conveyor bisa mencapai 300 ton/jam untuk satu pipa,
dan jarak perpindahan bisa mencapai 1,8 km dengan ketinggian 100 m tanpa
perpindahan antara.
CARA KERJA
Blower menghasilkan udara dengan tekanan yang cukup tinggi, sehingga produk
akan terbawa oleh udara dengan kecepatan yang tinggi dalam conveying pipe
dan pada air separator akan dipisahkan dari udara.
PRINSIP KERJA PNEUMATIC
CONVEYOR
1. Sistem Tekanan Positif (Positive Pressure System)
2. Sistem Tekanan Negatif atau vakum (Negative Pressure Or
Vacuum System)
3. system kombinasi positif-negative
4. vakum ganda dengan system tekanan positif.
NEGATIVE PRESSURE OR VACUUM SYSTEM
• Sistem conveying tekanan negatif :
• Beroperasi dengan tekanan di bawah tekanan atmosfer.
• Tekanan negatif (vakum) umumnya digunakan untuk memindahkan materi dari
berbagai sumber seperti tangki penyimpan, peralatan proses, truk dan mobil,
ke satu atau beberapa tujuan.
• Sistem vakum sangat baik untuk beberapa sisi masuk, produk melalui katup
pengalir sederhana, tetapi mahal jika produk memiliki beberapa tempat tujuan
karena masing-masing harus memiliki receiver penyaring sendiri dengan
kemampuan vakum parsial.
Sistem tekanan negatif umumnya menggunakan :
• Penghisap hingga 50 % vakum untuk memindahkan materi melalui pipa ke
tujuan.
• Udara dan produk dipisahkan di tempat dengan receiver penyaringan , atau
siklon.
• Produk memasuki conveyor secara langsung, atau dengan metering jika
diperlukan, melalui katup (rotary airlock valve).
• Bahan dibuang secara terus menerus oleh airlock rotary atau sesekali oleh
katup hopper, ke tangki penyimpanan atau titik pembuangan lainnya.
• Dalam sistem vakum, tidak ada yang menyentuh bahan dan tidak ada debu
dapat melarikan diri ke atmosfer. Untuk menghindari kebocoran maka dibuat
penahanan yang kuat, terutama ketika digunakan untuk bahan berbahaya.
KEUNTUNGAN
• Ketersediaan yang tak terbatas, udara tersedia di alam sekitar kita
dalam jumlah yang tanpa batas sepanjang waktu dan tempat.
• Mudah disalurkan, udara mudah disalurkan/pindahkan dari satu tempat
ke tempat lain melalui pipa yang kecil, panjang dan berliku.
• Fleksibilitas temperatur, udara dapat fleksibel digunakan pada
berbagai temperatur yang diperlukan, melalui peralatan yang dirancang
untuk keadaan tertentu, bahkan dalam kondisi yang agak ekstrem
udara masih dapat bekerja.
KEUNTUNGAN
• Aman, udara dapat dibebani lebih dengan aman selain itu tidak mudah
terbakar dan tidak terjadi hubungan singkat (kotsleiting) atau meledak
sehingga proteksi terhadap kedua hal ini cukup mudah, berbeda dengan
sistim elektrik yang dapat menimbulkan kostleting hingga kebakaran.
• Bersih, udara yang ada di sekitar kita cenderung bersih tanpa zat kimia
yang berbahaya dengan jumlah kandungan pelumas yang dapat
diminimalkan sehingga sistem pneumatik aman digunakan untuk
industri obat-obatan, makanan, dan minuman maupun tekstil
• Pemindahan daya dan Kecepatan sangat mudah diatur. udara dapat
melaj dengan kecepatan yang dapat diatur dari rendah hingga tinggi
atau sebaliknya. Bila Aktuator menggunakan silinder pneumatik, maka
kecepatan torak dapat mencapai 3 m/s. Bagi motor pneumatik
putarannya dapat mencapai 30.000 rpm, sedangkan sistim motor turbin
dapat mencapai 450.000 rpm.
KEUNTUNGAN
• Dapat disimpan, udara dapat disimpan melalui tabung yang diberi
pengaman terhadap kelebihan tekanan udara. Selain itu dapat dipasang
pembatas tekanan atau pengaman sehingga sistim menjadi aman.
• Mudah dimanfaatkan, udara mudah dimanfaatkan baik secara
langsung missal untuk membersihkan permukaan logam dan mesin-
mesin, maupun tidak langsung, yaitu melalui peralatan pneumatik untuk
menghasilkan gerakan tertentu.
KELEMAHAN
• Jika berada pada tempat tinggi atau jauh jaraknya, komponen harus
dirancang untuk vakum tinggi.
• Hal ini menambah biaya untuk komponen dan harus dipertimbangkan ketika
membandingkan metode transportasi .
• Memerlukan instalasi peralatan penghasil udara. Udara kempa harus
dipersiapkan secara baik hingga memenuhi syarat. memenuhi kriteria
tertentu, misalnya kering, bersih, serta mengandung pelumas yang
diperlukan untuk peralatan pneumatik. Oleh karena itu sistem pneumatik
memerlukan instalasi peralatan yang relatif mahal, seperti kompressor,
penyaring udara, tabung pelumas, pengeering, regulator, dll.
KELEMAHAN
• Mudah terjadi kebocoran, Salah satu sifat udara bertekanan adalah ingin
selalu menempati ruang yang kosong dan tekanan udara susah
dipertahankan dalam waktu bekerja. Oleh karena itu diperlukan seal agar
udara tidak bocor. Kebocoran seal dapat menimbulkan kerugian energi.
Peralatan pneumatik harus dilengkapi dengan peralatan kekedapan udara
agar kebocoran pada sistim udara bertekanan dapat ditekan seminimal
mungkin.
• Menimbulkan suara bising, Pneumatik menggunakan sistim terbuka, artinya
udara yang telah digunakan akan dibuang ke luar sistim, udara yang keluar
cukup keras dan berisik sehingga akan menimbulkan suara bising terutama
pada saluran buang. Cara mengatasinya adalah dengan memasang peredam
suara pada setiap saluran buangnya.
• Mudah Mengembun, Udara yang bertekanan mudah mengembun, sehingga
sebelum memasuki sistem harus diolah terlebih dahulu agar memenuh
THANK YOU