Anda di halaman 1dari 18

Oleh : Antok Nurwidi Antara, S.Kep. Ns. M.Kep .

Komunitas (community) adalah sekelompok


masyarakat yang memiliki persamaan nilai (values),
perhatian (interest) yang merupakan kelompok
khusus dengan batas geografi yang jelas, dengan
norma dan nilai yang telah melembaga.

(Sumijatun dkk, 2006, dalam repository.usu.ac.id, diakses tgl 8


Februari 2018)
komunitas/ko·mu·ni·tas/ n kelompok organisme (orang
dan sebagainya) yang hidup dan saling berinteraksi di dalam
daerah tertentu; masyarakat; paguyuban;

--desa Antr komunitas yang bersifat kedesa-desaan;


-- hutan bakau komunitas yang hidup di hutan bakau di
daerah pantai;
--kota Antr komunitas yang bersifat kekota-kotaan;
-- sastra kelompok atau kumpulan orang yang meminati dan
berkecimpung dalam bidang sastra; masyarakat sastra

(https://kbbi.web.id/komunitas, diakses tgl 8 Februari 2018)


Merupakan pelayanan yang meliputi
peningkatan, pencegahan, pengobatan, dan
pemulihan, baik pelayanan kesehatan
konvensional maupun pelayanan kesehatan
tradisional, alternatif dan komplementer
melalui pendidikan dan pelatihan dengan
selalu mengutamakan keamanan, kualitas,
dan bermanfaat.
(Sumber :http://manajemen-pelayanankesehatan.net, diakses tgl 24 September
2018)
Sistem pelayanan kesehatan mencakup pelayanan
dokter, pelayanan keperawatan, dan pelayanan
kesehatan masyarakat.
Pelayanankesehatan yang ada sekarang ini dapat
diselenggarakan oleh pihak pemerintah maupun
swasta.
Ada 3 bentuk pelayanan kesehatan yaitu :
1) Primary health care (pelayanan kesehatan
tingkat pertama/utama) ,
2) Secondary health care (pelayanan kesehatan
tingkat ke dua),
3) Tertiary health services (pelayanan kesehatan
tingkat ketiga).
(Sumber :
http://www.academia.edu/8667159/SISTEM_PELAYANAN_KESEHATAN_Sistem, diakses
tgl 24 September 2018)
Penjelasan :
1) Primary Health Care (pelayanan kesehatan
tingkat pertama/ utama).
Sebagian besar dibutuhkan atau dilaksanakan pada
masyarakat yang mempunyai masalah kesehatan
ringan atau masyarakat sehat namun ingin
memperoleh peningkatan kesehatan supaya jadi
optimal dan sejahtera.
Sifat pelayanan kesehatan utama tersebut
merupakan pelayanan kesehatan dasar.
Pelayanan kesehatan ini dilakukan oleh puskesmas
atau balai kesehatan masyarakat dan lain-lain.

(Sumber : http://www.academia.edu/8667159/SISTEM_PELAYANAN_KESEHATAN_Sistem,
diakses tgl 24 September 2018)
Penjelasan :
2) Secondary health care (pelayanan kesehatan
tingkat ke dua).
Dibutuhkan bagi masyarakat atau klien yang
perlu perawatan di rumah sakit atau rawat inap
dan belum bisa dilaksanakan di pelayanan
kesehatan utama.
Pelayanan kesehatan ini dilaksanakan di rumah
sakit yang tersedia tenaga spesialis atau
sejenisnya
(Sumber : http://www.academia.edu/8667159/SISTEM_PELAYANAN_KESEHATAN_Sistem,
diakses tgl 24 September 2018)
Penjelasan :
3) Tertiary health services (pelayanan
kesehatan tingkat ketiga)
Merupakan pelayanan kesehatan tingkat
tertinggi.
Biasanya pelayanan ini membutuhkan tenaga-
tenaga yang ahli atau subspesialis dan
sebagai rujukan utama seperti rumah sakit
umum pusat yang tipe A atau rumah sakit tipe
B
(Sumber : http://www.academia.edu/8667159/SISTEM_PELAYANAN_KESEHATAN_Sistem,
diakses tgl 24 September 2018)
Meningkatkan kesadaran, kemauan,
dan kemampuan hidup sehat bagi
setiap orang agar terwujud derajat
kesehatan masyarakat yang
optimal.

(Sumber :https://yankes.itb.ac.id/profil/tujuan-pelayanan/, diakses tgl 24 September 2018)


Secara garis besar strategi dalam pelayanan
kesehatan antara lain :
1. Analisis lingkungan dalam pelayanan
kesehatan yang memberi gambaran
mengenai peluang dan ancaman.
2. Analisis kekuatan dan kelemahan pelayanan
kesehatan.

(Sumber : http://www.pelatihan-sdm.nethttp://www.pelatihan-sdm.net, diakses tgl 24


September 2018)
Khusus dalam promosi kesehatan ada beberapa
strategi, antara lain:
1. Menurut WHO tahun 1984:
1). Advokasi (advocacy)
Agar pembuat kebijakan mengeluarkan
peraturan yang menguntungkan kesehatan
2). Dukungan Sosial (social support)
Agar kegiatan promosi kesehatan
mendapat dukungan dari tokoh
masyarakat
3). Pemberdayaan Masyarakat (empowerment)
Agar masyarakat mempunyai
kemampuan untuk meningkatkan
kesehatannya
(Sumber : http://www.ners.unair.ac.id/materikuliah/promosi%20kesehatan2.pdf, diakses tgl 24 September
2018)
Lanjutan :
2. Menurut Piagam Ottawa, 1986 :
1). Kebijakan Berwawasan
Kesehatan
2). Lingkungan yang Mendukung
3). Reorientasi Pelayanan Kesehatan
4). Keterampilan Individu
5). Gerakan Masyarakat
(Sumber : http://www.ners.unair.ac.id/materikuliah/promosi%20kesehatan2.pdf, diakses tgl
24 September 2018)
Five Level Prevention (Leavel and Clark)
1. Health Promotion
2. Specific Protection
3.Early Diagnosis and Prompt Treatment
4. Disability Limitation
5. Rehabilitation

(Sumber :http://www.ners.unair.ac.id/materikuliah/promosi%20kesehatan2.pdf, diakses tgl


24 September 2018)
Teori lain menjelaskan :
1.(Pencegahan primer )
Health Promotion + Specific Protection

2. (Pencegahan sekunder)
Early Diagnosis and Prompt Treatment +
Disability Limitation

3. (Pencegahan tersier)
Rehabilitation
(Sumber :http://repository.usu.ac.id, diakses tgl 24 September 2018)
Jumat, 7 September 2018