Anda di halaman 1dari 30

DESAIN

YANG MENGINFORMASIKAN
PERHITUNGAN EKOLOGI

WIDIASTUTI
Pengertian
•Desain yang dirancang dengan memperhatikan
perhitungan lingkungan sekitar sehingga setelah
desain ini terwujud tidak menganggu keseimbangan
ekosistem yang ada tapi
•Desain yang dibuat untuk menjaga kelestarian
lingkungan
•Perhitungan disain yang berhubungan dengan
kesehatan ekosistim.
•Perhitungan ekosistim mencakup luas tanah yang
terbuang; kilowatt-jam energi, gallon air, jumlah
tanah yang terkikis, dan semua dampak-dampak
lingkungan lainnya terhadap sebuah disain.
Prosedur-prosedur perhitungan ekologi menyediakan
sebuah cara untuk mengetahui variable-variabel
ekologi yang saling terkait
Menurut Yeang (2006)
• desain dengan perhitungan ekologi adalah desain yang
menekankan pada integrasi kondisi ekologi setempat
serta desain yang hemat energi.
• Desain yang menginformasikan perhitungan ekologi
merupakan desain yang dirancang dengan
memperhatikan perhitungan lingkungan sekitar agar
kedepannya tidak mengganggu keseimbangan ekosistem
yang ada.
• Desain yang dibuat untuk menjaga kelestarian
lingkungan, sehingga tercipta suistainability atau
keberlanjutan.
Perhitungan-perhitungan
ekologi
• Keberlanjutan (sustainability) akan terjadi bila
kita dapat menjadi penghitung-penghitung
ekologi yang lebih baik pada tataran tingkat
komunitas
• Perhitungan ekologi secara hati-hati
menyediakan ukuran dampak-dampak
lingkungan secara akurat pada disain sehingga
memungkinkan dampak-dampak ini menjadi
informasi penting pada proses disain
• Kalau saja dampak-dampak lingkungan
dipakai sebagai dasar untuk merefleksikan
harga-harga produk, produk-produk disain
yang ramah lingkungan akan memperoleh
berbagai macam insentif
• Produksi yang ramah lingkungan (eco
product) mesti dijadikan persyaratan
dalam sistim penyaluran dan kebutuhan
produk atau supply and demand
Kata Kunci

• Peka Terhadap Iklim


• Hemat Energi
• Material Ramah Lingkungan
APLIKASI DALAM DESAIN

• bahan berasal dari alam


• dapat didaur ulang dan ramah lingkungan.
• memiliki sistem pembuangan limbah
• Penggunaan lahan yang efektif dan efisien
• Desain selaras dan sesuai lingkungan
(keadaan cuaca, iklim, kelembaban)
Gap antara perhitungan ekonomi
dengan ekologi
• Penggunaan sistim penghawaan pasif pada bangunan
di daerah iklim tropis-lembab (Indonesia) yang solusi
disainnya mesti banyak bukaan pada dinding dan
atap. Banyak bukaan akan memberi resiko seperti
ruang menjadi kotor/berdebu, mudah bocor, dan
mudah cendawan/fungi hidup sehingga ruang dalam
menjadi tidak sehat
• Bangunan yang tidak menggunakan boiler sebagai
pemanas ruangan di daerah sub tropis (Eropa),
konskwensinya semua celah bidang bangunan mesti
ditutup rapat atau dengan dinding rangkap (building
envelope) serta dengan jendela kaca yang dicoating
(double or triple glazing).
Penentuan Nilai
• Tipe nilai yang dimaksud mencakup tipe dan
kualitas energi, air, material, racun, sampah,
tanah yang digunakan dalam disain.
• Pada bangunan kantor; energi, material, racun,
dan harus dilakukan penelitian secara cermat,
dan unsur-unsur ini sangat penting dalam
produk disain.
• Akurasi perhitungan dengan berbagai tingkat
ketelitian pada dampak lingkungan dari sebuah
disain, dapat disimpan dan tidak ditampilkan
dalam gambar disain
Pencahayaan Alami

• Luas bukaan 1/6 – 1/8 dari dari pada luas


lantai atau tidak boleh kurang dari 1/10
dari luas lantai ruangan
Perhitungan Kebutuhan Air
Penggunaan Air

Perindustrian liter Rumah tangga per hari liter %


1 ton semen 3.600 Bocoran pipa 135 45
1 m3 beton 200 WC dan mandi 48 16
1 ton besi 15.000 Cuci pakaian 26 8
1 ton kertas 270.000 Cuci piring 18 6
1 mobil sedan 75.000 Kebersihan rumah tangga 32 11
1 ban mobil 40.000 Siram bunga, cuci mobil 32 11
1 rumah sederhana 25.000 Minum dan masak 9 3
Analisis siklus hidup

Sistim di alam

Sistim buatan manusia

Siklus tertutup dialam dan bila ada gangguan


Menerangkan proses dan tingkatan
pengembangan (riwayat hidup bahan) bahan
bangunan pada umumnya (dari bahan mentah
sampai menjadi puing dan sampah ) dengan
perhatian pada setiap tingkat perubahan
transformasi, penggunaan energi dan pencemaran
lingkungan (air, udara, dan tanah) yang penting
dalam penilaian bahan bangunan yang ekologis
Mengikuti aliran-aliran

• usaha untuk mengetahui sumber aliran


dari distribusi listrik, air, makanan, dan
lain-lainnya yang dibutuhkan untuk
memelihara bangunan-bangunan,
sehingga desain akan lebih sensitif
terhadap sistim-sistim yang mendukung
kehidupan manusia
•Listrik; mengetahui sumber distribusi listrik/tempat,
perusahan, jaringan, kapasitas, bahan bakar
•Sampah; proses dari produksi sampah maisng-masing rumah
tangga, kemudian diambil dengan truk pengangkut, dibawa
ke lokasi penampungan, kemudian diproses lebih lanjut
(dibakar, ditanam, diolah menjadi biogas, dan sebagainya)
•Daur ulang; jenis-jenis material yang didaur ulang (plastik,
botol kaleng, atau kertas, dll), proses nya apakah melalui
peleburan atau diproses kedalam produk yang baru.
•Pembuangan kotoran; sistim jaringan, produksi kotoran setiap
orang/hari, arah aliran, maupun penampungan atau
pembuangan akhir.
•Air; sumber air, alirannya, tempat penampungan/reservoir,
besar cadangan dan debitnya, perawatan, perpipaan, wilayah
pelayanan, kualitas air yang dikonsumsi, dan lain-lain
Aliran Sampah
Beberapa cara untuk Menyiasati
Perhitungan ekologi terhadap kerusakan
Lingkungan

• Menghemat energi listrik dan menggantikannya


dengan sumber energi terbaru, seperti solar
photo-voltaic
• Memaksimalkan pengudaraan buatan dengan
rancangan ventilasi silang, penggunaan void,
dan ventilasi yang benar, serta teritisan lebar
untuk menangkal panas matahari langsung
untuk mengurangi penggunaan lampu dan AC,
sehingga dapat mengurangi penggunaan energi
listrik
• Mengurangi penggunaan air berlebih, serta
menggunakan limbah air bekas mandi dan cuci
dengan proses daur untuk digunakan kembali
sebagai air untuk menyiram tanaman dan mobil.
• Modifikasi material yang telah usang menjadi
suatu barang yang bisa dimanfaatkan.
• Reduksi material dan penggunaan material lokal
untuk mengurangi penggunaan energi berlebih
dari transportasi yang digunakan --transportasi
menyumbang gas buang CO2.
• Energi, air, dan material harus bebas dari racun
dan limbah yang berbahaya bagi manusia dan
lingkungannya.
• Pemilihan jenis finishing yang non-toxic dan
tidak beracun, serta penanganan limbah cair dan
sampah dengan tepat akan berdampak positif
bagi kesehatan
Aspek perhitungan
• Energi sebagai sumber daya yang vital bagi keberlangsungan
hidup manusia. Listrik sebagai sumber tak tergantikan untuk
menghidupkan barang-barang elektronik
• Air sebagai sumber daya penunjang kualitas hidup manusia. Kita
harus mulai memahami istilah reduce, reuse, recycle. Mengurangi
penggunaan air berlebih, serta menggunakan limbah air bekas
mandi dan cuci dengan proses daur untuk digunakan kembali
sebagai air untuk menyiram tanaman dan mobil.
• Material. Modifikasi material yang telah usang menjadi suatu
barang yang bisa dimanfaatkan adalah langkah yang baik.
Reduksi material dan penggunaan material lokal juga dapat
mengurangi penggunaan energi berlebih dari transportasi yang
digunakan --transportasi menyumbang gas buang CO2.
• Kesehatan. Penghuni rumah tidak boleh sedikit pun terkena
dampak yang merugikan bagi kesehatannya. Energi, air, dan
material harus bebas dari racun dan limbah yang berbahaya bagi
manusia dan lingkungannya. Pemilihan jenis finishing yang non-
toxic dan tidak beracun, serta penanganan limbah cair dan
sampah dengan tepat akan berdampak positif bagi kesehatan.
Ken Yeang (2006)

Ecological design, is bioclimatic design, design with the


climate of the locality, and low energy design