Anda di halaman 1dari 14

ANALISIS RISIKO

ANALISIS RISIKO
DAN PENGEMBALIANNYA
DAN PENGEMBALIANNYA
Dipresentasikan oleh :
Ratih indawati(115040139)
Fitriyah Idah Sari (115040142)
Ruang Lingkup Pembahasan
Definisi Risiko dan Pengembalian (Return)
Perhitungan Dasar Risiko dan
Pengembalian
• 

  dimana = Harga atau nilai pada periode t


= Harga atau nilai pada periode sebelumnya (t-1)
= Dividen yang dibayarkan pada periode t

Misalkan kita membeli saham dengan harga RP1.000,00, kemudian


satu tahun mendatang kita jual dengan harga RP1.200,00. Perusahaan
membayar dividen sebesar Rp100,00 pada tahun tersebut. Berapa
tingkat keuntungan atau return investasi kita tersebut? Tingkat
keuntungan dihitung sebagai berikut ini.

  
Perhitungan Tingkat Keuntungan (Return) yang Diharapkan
dan Risiko

Misalkan ada dua aset A dan B. Misalkan kita memperkirakan Beberapa skenario di
masa mendatang sebagai berikut ini, dengan probabilitas dan tingkat keuntungan
(return) yang terjadi.

Kondisi Probabilita Astra Niaga


Perekonomian s

Sangat baik 0,20 20% 2.5%


Baik 0,20 10 4
Normal 0,20 7.5 6
Jelek 0,20 5 6.5
Sangat jelek 0,20 2.5 7

Tingkat keuntungan   9% 5,2%


yang diharapkan
Dengan rumus...
E(RA) =0,20 (20%) + 0.20 (10%) + 0.20
(7.5%) + 0.20 (5%)+ 0.20 (2,5%)
E(R) = ∑ pi Ri
= 9%

E(RB) =0.20 (2,5%) + 0,20 (4%) + 0.20


(6%) + 0.20 (6.5%) +
0.20 (7%)
= 5,2%

Dimana E(R) = tingkat keuntungan yang diharapkan


pi = probabilitas/kondisi skenaario i
Ri =Return atau tingkat keuntungan pada skenario i
Menghitung Standar Deviasi Return Masing-Masing
Saham
Standar deviasi adalah suatu estimasi kemungkinan perbedaan antara
pengembalian nyata dan pengembalian yang diharapkan

σR2 = ∑ pi (Ri-E(R))2   Dimana R = standar deviasi return (tk.


σR = (σR2)1/2 Keuntungan)
R
2
= varians return (tingkat
keuntungan)

 A2 = 0.20 (20 - 9)2 + 0.20 (10-9)2 + 0,20 (7,5-9)2 + 0.20 (5-9)2 + 0,20
(2,5-9)2
= 36,5
A = (36,5)1/2
= 6,04 %
B
2
= 0,20 (2,5 – 5,2)2 + 0,20 (4 – 5,2)2 + 0,20 (6 – 5,2)2 + 0,20 (6,5 – 5,2)2 +
0,20 (7-5,2)2
=2,68
B = (2,68)1/2
= 1,69%
Dalam contoh di atas, jika kita menggabungkan aset A dan B
menjadi portofolio, dengan proporsi masing-masing 50%,
bagaimana tingkat keuntungan yang diharapkan dan risikonya?
Misal portofolio tersebut kita beri simbol dengan P, tingkat
keuntungan P adalah...?

E(Rp) = ∑Xi E(Ri) 

Dimana E(Rp) = tingkat keuntungan yang diharapkan untuk


portofolio Xi = proporsi (bobot) untuk aset individu i
E(Ri) = tingkat keuntungan yang diharapkan untuk aset
individual
E(Rp) = 0,5 (9) + 0,5 (5,2) = 7,1%
Risiko Portofolio
 
• Risiko (varians) portofolio, untuk portofolio dengan dua aset, bisa
dihitung sebagai berikut ini. 
• Kovarians dua aset
Jogiyanto mengatakan, “Covariance adalah pengukur yang
menunjukkan arah pergerakan dua buah variabel”.

AB = ∑ pi (R Ai - E(R A )) (R Bi – E(R B))

Dimana pi = probabilitas untuk skenario i


RAi dan RBi = return aset A dan B untuk skenario i
E(RA), E(RB) = expected return untuk aset A dan Aset B
Kondisi
Probabilitas (A) (B) Kovarians A dengan B
Perekonomian
Sangat baik 0,20 20 2.5 0,2 (20-9) (2,5-5,25) = -6,05
Baik 0,20 10 4 0,2 (10-9) (4-5,25) = -0,25
Normal 0,20 7.5 6 0,2 (7,5-9) (6-5,25) = -0,225
Jelek 0,20 5 6.5 0,2 (5,0-9) (6,5 – 5,25) = -1
Sangat jelek 0,20 2.5 7 0,2 (2,5) (7-5,25) = -2,275
  1,00 9% 5,2% = -9,80
 
• Setelah mengetahui kovarians aset A dengan B tersebut, kita bisa
menghitung varians portofolio C (gabungan A dengan B dengan
komposisi masing-masing 50%) dengan menggunakan formula sebagai
berikut ini. :

p
2 = XA2 A2 + Xa2 a2 + 2 XA XB AB

dimanaXA dan XB = proporsi investasi untuk aset A dan B


σA2 dan σB2 = varians return aset A dab return aset B
σAB = kovarians return aset A dan return aset B
 
p
2 = X A 2 σA 2 + X B2 B
2 + 2 XA XB σAB
P
2 = (0,5)2 (6,04)2 + (0,5)2 (1,69)2 + 2 (0,5) (0,5) (-9,80)
P
2 = 4,93
σp = 2,22%
Efek Disertifikasi
diversifikasi, yaitu
menginvestasikan pada
beberapa aset, cenderung
menghasilkan risiko yang lebih
kecil. Secara umum, jika
jumlah aset dalam portofolio
ditambah, ada kecenderungan
risiko portofolio tersebut
semakin mengecil. Semakin
ditambah jumlah asetnya,
penurunan risiko portofolio
semakin kecil. Dengan kata
lain, risiko akan semakin
menurun dengan tingkat
penurunan yang semakin
melambat, dengan
ditambahnya jumlah aset
dalam portofolio.
Risiko dan Return Sekuritas Tunggal
Berdasarkan Model Indeks Tunggal
• Menurut model indeks tunggal, total risiko bisa
dipecah ke dalam dua komponen yaitu:

σ i2 = βi2 σM2 + σei2

(l) risiko yang tidak bisa dihilangkan melalui diversifikasi (risiko sistematis),
dan (2) risiko yang bisa dihilangkan melalui diversifikasi (risiko tidak
sistematis).
Risiko dan Return Sekuritas Tunggal
Berdasarkan Model Indeks Tunggal

σi2 = risiko total (varians sekuritas i)


σ i
2
= βi2 σM2 + σei2 βi2 = beta sekuritas i (risiko sistematis sekritasσ
M
2
= varians return pasar
σei2 = varians error sekuritas i
Misalkan risiko sistematis aset
i adalah 0,8, standar deviasi pasar
adalah 25%. standar deviasi σi2 = (0,8)2 (0,25)2
residual adalah 20%. Dengan = (0,40)2
menggunakan model indeks = 0,08
tunggal, risiko aset tersebut bisa σi = (0,08)1/2
dihitung sebagai berikut ini.
= 0,28 atau 28%
Hubungan antara Risiko dan Pengembalian

bentuk hubungan antara risiko dan return adalah :

• Bersifat linier atau searah.


• Semakin tinggi imbal hasil, risikonya juga akan semakin tinggi.
• Sernakin besar aset yang kita tempatkan dalam keputusan investasi, maka
semakin besar pula risiko yang timbul dari investasi tersebut.
• Kondisi hubungan yang bersifat linier hanya mungkin terjadi pada pasar yang
bersifat normal, karena pada kondisi pasar yang tidak normal kondisi tersebut
dapat berubah (tidak seperti yang diharapkan).