Anda di halaman 1dari 13

CARDIAC SIROSIS

Disusun Oleh:
YESSI MALINDA
YULIATIKA

Pembimbing:
dr. Dewi Murni Sartika Sp.PD
dr. Medina Yuliza Sp.PD

KEPANITRAAN KLINIK SENIOR SMF INTERNA


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI
RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN
2016
Definisi

Cardiac sirosis disebabkan oleh dekompensasi


ventrikel kanan jantung atau gagal jantung
biventrikular, dimana terjadi peningkatan tekanan
atrium kanan ke hati melalui vena kava inferior
dan vena hepatik .

Sumber :
EPIDEMIOLOGI
ETIOLOGI
PATOFISIOLOGI
Manifestasi Klinis
DIAGNOSA
DIAGNOSA BANDING
PENATALAKSANAAN
PROGNOSIS
STATUS ORANG SAKIT Keluhan Utama : Perut membesar

Telaah :

Pasien datang ke RSHM dengan keluhan


Anamnesa Pribadi
perut yang membesar.Perut dirasakan

membesar secara perlahan pada


Nama : Ahmad
seluruh perut ± sejak 1 tahun sebelum masuk
Umur : 55 Tahun
rumah sakit. Perut dirasakan semakin hari
Jenis Kelamin : Laki laki
semakin membesar dan bertambah tegang .
Status Kawin : Menikah
Pasien juga mengeluhkan nyeri pada perut
Agama : Islam
bagian bagian atas sejak ±1 hari sebelum
Pekerjaan :Nelayan
masuk rumah sakit. Nyeri dirasakan seperti
Alamat : Dusun XII desa percut
ditusuk-tusuk. Nyeri tidak menjalar ke punggung.
,Deli serdang
Pasien juga mengeluhkan apabila diisi makanan
Suku : Melayu
perut terasa penuh dan sesak. Mual dan muntah

disangkal. Pasien juga mengeluhkan mata


Sesak nafas dirasakan semakin memberat

bersamaan dengan perut yang semakin

membesar. Pasien juga mengeluhkan mudah

lelah.Nyeri dada di sangkal. Pasien

mengatakan adanya bengkak pada kedua

kaki sejak ± 2 bulan. Bengkak dirasakan tidak

berkurang ataupun bertambah ketika istirahat


RPT : Riwayat penyakit darah tinggi ± 2 tahun
maupun berjalan. Keluhan bengkak tidak
RPO : Catopril + Amlodipine
disertai rasa nyeri ataupun panas. Pasien
RPK : Tidak ada
juga mengeluhkan batuk ±10 hari.

Batuk tidak berdahak. Batuk berdarah

disangkal. Pasien mengeluhkan BAK

berwarna seperti air cucian daging dan

terkadang mengeluarkan pasir. Nyeri saat

berkemih (-) Mengedan saat BAK (-)

tersendat-sendat dan BAK bercabang

di sangkal oleh pasien.