Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN KASUS

ODS Katarak Imatur dan sindrom mata


kering

Oleh :
Jolanda Angelin Yestried Nahak
16710209

Pembimbing:
dr. Iwan Sp.M
SMF ILMU KESEHATAN MATA
RSD. dr. SOEBANDI
2018
Identitas Pasien
 Nama : Tn. Sup
 Jenis Kelamin : Laki-Laki
 Tanggal Lahir/ Umur : 78 thn
 Alamat : Letjen Suprapto
 Pekerjaan : pensiunan
 Agama : Islam
 Suku : Jawa
 No. RM : 17891
 Tgl Pemeriksaan : 07 Maret 2018
Anamnesis
• Keluhan Utama
Pengelihatan kabur pada kedua mata
• Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien mengaku pandangan kedua mata kabur, seperti tertutup
kabut atau seperti melihat dari kaca yang berembun, dan terkadang jika
melihat cahaya terasa silau , keluhan ini dirasakan sepanjang hari sejak 1
tahun yang lalu. Pasien juga mengeluhkan kedua mata sering terasa
mengganjal seperti ada pasir , dan juga keluar air mata dari sudut mata
sejak 2 minggu terakhir namun tidak disertai mata merah.
Pasien tidak pernah ada keluhan mata merah, melihat pelangi saat
melihat lampu, nyeri pada mata atau kepala, atau mual muntah. Pasien
juga tidak mengeluh pandangannya menciut atau sering menabrak pada
saat berjalan. Melihat bayangan/titik hitam di tengah, benda lurus
menjadi berkelok-kelok maupun perubahan bentuk benda disangkal.
Pasien masih bisa untuk membedakan warna di lingkungan sekitarnya.
Pasien menyangkal pernah mengalami trauma/kecelakaan. Pasien tidak
pernah mengkonsumsi alkohol.
Riwayat Penyakit Dahulu
– Riwayat Hipertensi (-)
– Riwayat Diabetus (+) Terkontrol
GDP 1 mgg yll : 110
– Riwayat pemakaian obat-obat (-)
– Riwayat operasi mata (-)
– Riwayat pemakaian kaca mata (-)
– Riwayat trauma (-)
Riwayat Penyakit Keluarga
– Keluarga tidak ada yang menderita penyakit serupa
– Hipertensi (-) DM (-)
Riwayat Pengobatan
– Belum pernah menjalani pengobatan sebelumnya untuk keluhan
saat ini
Pemeriksaan Fisik

• Status Generalis
Keadaan umum : Baik
Kesadaran : Compos Mentis

Vital Sign
Tekanan Darah : 110/80 mmHg
Frekuensi nadi : 78x/menit, reguler, kuat angkat
Frekuensi nafas : 20x/menit, reguler
Suhu axila : 36,5 oC
Status Oftalmologi

OD OS

Visus 6/60 6/15


S -2.50 6/15 ADD +3.00 S -1.00 / -0.50 + 180 6/15
ADD +3.00

Uji Pinhole maju maju

TIO 10,2 mmHg 12,2mmHg

Tes Sama dengan pemeriksa Sama dengan pemeriksa


Konfrontasi
Status Oftalmologi Pre Midriasil

OD OS

Palpebra Edema (-), hematoma (-), blefarospasme Edema (-), hematoma (-), blefarospasme
(-), ptosis (-), lagoftalmus(-) (-), ptosis (-), lagoftalmus(-)

Konjungtiva Sekret (-), injeksi konjungtiva (-), injeksi Sekret (-), injeksi konjungtiva (-), injeksi
siliar (-), subkonjungtival bleeding (-) siliar (-), subkonjungtival bleeding (-)

Sklera Warna putih, ikterik (-) Warna putih, ikterik (-)


Kornea Jernih, diameter 12 mm, edema (-), erosi Jernih, diameter 12 mm, edema (-),
(-), infiltrat (-), arcus senilis (+) erosi (-), infiltrat (-), arcus senilis (+)
BMD Kesan dangkal (+), hipopion (-), hifema Kesan dangkal (+), hipopion (-),
(-) hifema (-)
Iris Radier, warna coklat Radier, warna coklat
Pupil Bulat (+) isokor, Ø 3 mm, warna hitam, RC Bulat (+) isokor, Ø 3 mm, warna hitam,
direk (+) indirek (+), RAPD (-) RC direk (+) indirek (+), RAPD (-)

Lensa Keruh, iris shadow (+), dislokasi (-), Keruh, iris shadow (+), dislokasi (-),
subluksasi (-) subluksasi (-)

www.themegallery.com
Status Oftalmologi Post Midriasil

OD OS
Visus 6/60 6/15

Lensa Keruh sebagian, Keruh sebagian,


iris shadow (+) iris shadow (+)

Pupil Reguler, Ø 6 mm, Reguler, Ø 6 mm,


Refleks cahaya (+) Refleks cahaya (+)

Segmen OD OS
Posterior
Fundus (+) (+)
Refleks

Papil nervus Batas tegas, warna Merah Batas tegas, Warna Merah
optikus
Retina Perdarahan (-) Perdarahan (-)
Makula Refleks (+) Makula (+)
OD OS
Resume
S/ KU: Penglihatan kedua mata kabur dan berair
RPS: Pasien laki-laki , usia 78 tahun, datang dengan keluhan
penglihatan pada kedua matanya dirasakan kabur. Keluhan ini
dirasakan pasien sejak 1 tahun yang lalu, Pasien mengaku
pandangannya seperti tertutup kabut atau melihat dari kaca
yang berembun. Selain itu pasien mengeluh kedua mata terasa
ada yang mengganjal / terasa berpasir dan sering keluar air
mata, Kedua mata tidak merah (mata tenang) dan tidak nyeri.
RPD: DM (+) terkontrol ; RPO (-); RPK (-)

O/ Dari pemeriksaan fisik didapatkan:


VOD 6/60 | VOS 6/15
Kornea ODS: white ring pd margin kornea
Lensa ODS: keruh sebagian, iris shadow (+)
Funduskopi ODS: fundus reflex positif.
Diagnosis Kerja
• ODS Katarak Senilis Imatur
• ODS Sindrom Mata Kering
• OD Miopia
• OS Astigmatism Miopia Mixtus
Diagnosis Banding
 ODS Katarak Senilis Matur
 ODS Normotension Gloukoma
 ODS Retinopati Diabetikum
 ODS Konjungtivitis Trachoma
INITIAL PLANNING
Pro OS ECCE +IOL dengan LA

INNITIAL TERAPI
Lyters ed 6 dd gtt I ODS
Catarlent ed 4 dd gtt I ODS

PROGNOSIS
• Ad Vitam : ad bonam
• Ad Sanationam : dubia ad bonam
• Ad Functionam : dubia ad bonam

13
Planning of Action (POA)

POA Edukasi
Menjelaskan pada pasien bahwa:
- Mata kanan dan kiri pasien kabur disebabkan oleh kekeruhan
lensa yang disebut katarak yang menghalangi pandangan pasien.
- Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut (slitlamp dan funduskopi)
untuk melihat ada tidaknya komplikasi dan penyakit penyerta,
serta seberapa tebal kekeruhan lensa
- Terapi satu-satunya dari katarak adalah operasi.
- Ada beberapa komplikasi yang mungkin bisa terjadi selama dan
setelah operasi.
- Komplikasi selama operasi :
- Prolaps vitreous  vitrektomi
- Perdarahan  kauterisasi pembuluh darah permukaan
sklera

14
- Komplikasi setelah operasi
- Edema kornea
- Infeksi  antibiotik topikal dan sistemik, disesuaikan dengan bakteri
penyebab
- Subkonjungtival bleeding
- Prolaps iris  reposisi
- Setelah operasi, selama 8 minggu pasien tidak diperbolehkan
menunduk/membungkuk dan mengangkat benda berat, serta mengedan
berlebihan waktu BAB.
- Pasien boleh bekerja dan beraktivitas yang tidak berat dan pasien harus
meminum obat secara teratur dan menutup mata dengan benar.
- Dengan operasi dan penanaman lensa pengganti kemungkinan
penglihatan pasien akan membaik.
- Menjelaskan kepada pasien bahwa kondisi kedua mata pasien sering
berair disebabkan karena keringnya kornea mata akibat ketidakstabilan
produksi dan fungsi dari lapisan air mata .

15
- Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut yakni
menggunakan schimer test
- Terapi nya adalah dengan obat tetes mata ( air mata
buatan ) berfungsi sebagai pelumas pada permukaan
mata.

www.themegallery.com
Planning of Action (POA) (Cont..)

POA Diagnosis
o Tonometri Schiotz
o Slit Lamp ODS
o Funduskopi
o Schimer test

POA Rehabilitasi
- Tindakan pembedahan OS dengan ECCE dan pemasangan IOL
- Medikamentosa,

POA Monitoring
o Keluhan dan visus, TIO, dan lapang pandang
o Segmen anterior dan posterior

17
TERIMAKASIH