Anda di halaman 1dari 31

MEDITASI

PENGERTIAN

 adalah praktik relaksasi yang melibatkan


pelepasan pikiran dari semua hal yang
menarik, membebani, maupun mencemaskan
dalam hidup kita sehari-hari.
 meditasi adalah kegiatan mental terstruktur,
dilakukan selama jangka waktu tertentu, untuk
menganalisis, menarik kesimpulan, dan
mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk
menyikapi, menentukan tindakan atau
penyelesaian masalah pribadi, hidup, dan
perilaku.
 meditasi : Pemusatan pikiran dan perasaan
untuk mencapai sesuatu .
 meditasi juga dapat diartikan sebagai suatu
cara untuk melatih diri kita sendiri untuk
mengalami kehidupan dengan tataran cita atau
sikap yang lebih bermanfaat.
DISIMPULKAN
 meditasi melepaskan kita dari penderitaan pemikiran
baik dan buruk yang sangat subjektif yang secara
proporsional berhubungan langsung dengan kelekatan
kita terhadap pikiran dan penilaian tertentu.
 Kita mulai paham bahwa hidup merupakan serangkaian
pemikiran, penilaian, dan pelepasan subjektif yang
tiada habisnya yang secara intuitif mulai kita lepaskan.
Dalam keadaan pikiran yang bebas dari aktivitas
berpikir, ternyata manusia tidak mati, tidak juga
pingsan, dan tetap sadar.
TUJUAN

 mengatasi semacam kekurangan atau masalah


yang kita miliki, baik secara batin maupun
perasaan. Kita memutuskan untuk
bertanggung jawab untuk mengatasi masalah
tersebut secara tertib
MANFAATNYA...............
Meditasi yang benar akan memberikan manfaat bagi
orang yang melaksanakannya. Manfaat yang didapat
dari praktik meditasi antara lain :
 membebaskan diri dari ketegangan/ beban.
 memenangkan diri.
 membangkitkan keberanian
 mengembangkan kekuatan untuk mengatasi
persoalan
 menumbuhkan rasa percaya diri.
 Menguatkan ingatan
 Akan mendapatkan perubahan dan
perkembangan batin
 menimbulkan rasa puas

 percaya diri

 mengenal diri sendiri lebih mendalam

 tidak ragu-ragu dalam menghadapi segala


masalah, dll
 Menjadi lebih santai, dan tidak tertekan
 Menjadi lebih terpusat, dan tidak melongo
 Menjadi lebih tenang, bebas dari rasa khawatir
berkepanjangan
 Memiliki pemahaman yang lebih baik akan diri
sendiri kehidupan kita, dan kehidupan insan
lainnya
 Memiliki lebih banyak perasaan positif, seperti
kasih dan welas asih.
 organ-organ tubuh dan sel tubuh akan
mengalami keadaan baik dan bekerja lebih
teratur.
 Mampu mengerti orang lain dan
memaafkannya.
 Selalu bertekun dalam hidup yang baik,
sebagai pembawa berkat bagi sesama.
 Mampu menerima suka dan duka, kesulitan,
dan kebaikan hidup dengan baik
 Membangkitkan percaya diri, kita semua tahu bahwa
salah satu kunci sukses adalah punya percaya diri tapi
bukan Over confidence atau Under Confidence, cukup
Confidence
 Mengatasi rasa takut, Menenangkan, menemukan
kedamaian batin terutama bagi mereka sang penakut
 Membantu meningkatkan ketabahan dan kekuatan
dalam menghadapi dan mengatasi problema. terutama
bagi merek yang sering memiliki masalah yang
berkelanjutan gak berhenti-berhenti
 Mengatasi stress dan menemukan relaksasi, terutama
bagi mereka yang sibuk
 Mengembangkan dan memelihara kepuasan batin
 Membantu menghilangkan keraguan dalam
melangkah
 Menyadari ketidak abadian apapun yang ada di
dunia ini termasuk kegagalan, kesedihan,
musibah, penderitaan.
 Mampu mengembangkan ketenangan batin dan
tidak terpengaruh oleh semua kejadian itu. Tidak
patah hati, tidak patah semangat, tidak putus asa.
 Membantu meningkatkan pengertian yang lebih
dalam tentang kehidupan ini.
 Bagi Pemabuk, dengan bermeditasi saudara
dapat mengatasi kebiasaan buruk yang
menjerumuskan saudara.
 Apabila saudara adalah seorang yang berpikiran
sempit/picik, meditasi dapat membantu saudara
untuk mengembangkan pengertian bahwa akan
sangat bermanfaat bagi saudara dan teman
saudara dan keluarga apabila menghilangkan
salah pengertian.
 Apabila saudara sangat kuat dipengaruhi emosi,
dengan bermeditasi emosi saudara tidak akan
memiliki kesempatan untuk menjerumuskan
saudara.
 Apabila saudara menderita karena penyakit
tertentu seperti kehancuran batin, meditasi dapat
mengaktifkan kekuatan positif dalam batin dan
jasmani saudara untuk memulihkan kesehatan,
khususnya apabila bagi yang mengalami masalah
psikosomatis.
 Apabila saudara seorang yang berpikiran lemah atau
rendah diri/minder, meditasi dapat menguatkan pikiran
saudara untuk mengembangkan usaha dalam
mengatasi kelemahan saudara.
 Apabila saudara seorang yang bijaksana, meditasi akan
membimbing saudara kepada kebijaksanaan agung.
Kemudian saudara akan memandang segala sesuatu
sebagaimana hakekat yang sesungguhnya, dan tidak
sebagaimana ‘nampaknya.’ dan masih banyak lagi
Saudaraku sekalian.
JENIS-JENIS MEDITASI
 meditasi pencermatan, juga sering disebut
meditasi "penelaahan", kita menggunakan
penalaran untuk mengupayakan, selangkah demi
selangkah, tataran cita yang positif, seperti kasih.
Atau kita menggunakan penalaran kita untuk
menelaah suatu keadaan dan sampai pada
pemahaman yang benar tentang keadaan
tersebut, seperti ketaktetapan. Atau kita bisa juga
membina suatu gambar batin akan sesuatu yang
memiliki sifat positif, seperti rupa seorang
Buddha, dan mencoba mencermatinya dengan
jernih.
 meditasi pemantapan, kita menggunakan
kehati-hatian, kewaspadaan, dan daya
pemusatan untuk menjaga suatu tataran
positif yang telah kita bangkitkan selama
mungkin. Atau kita terapkan cara tersebut
untuk menjaga perhatian terpusat pada
gambar batin yang telah kita bina.
 Kita gunakan kedua jenis meditasi ini secara
bergantian. Ketika kita telah membina dan
mampu mencermati tataran cita positif yang
kita inginkan, kita memantapkannya; dan
ketika daya pemusatan kita atas tataran ini
melemah atau hilang, kita berupaya untuk
membangkitkan dan mencermatinya sekali
lagi.
 Sebagian besar kita menginginkan cita yang
lebih tenang, lebih jernih, dan lebih bahagia.
Jika kita tertekan atau berada dalam tataran
negatif, kita jadi tidak bahagia. Hal itu
merugikan kesehatan kita dan dapat
menghancurkan karier, kehidupan keluarga,
dan persahabatan kita.
 Jika kita muak dengan ketertekanan atau
perangai pemarah, kita bisa cari cara – seperti
meditasi – untuk membantu kita. Meditasi
memampukan kita untuk mengatasi
kekurangan perasaan tanpa akibat sampingan.
 Kita harus mendekati meditasi dengan cara yang makul
(realistis).
 Meditasi adalah alat yang dapat kita gunakan untuk
mencapai hasil-hasil positif, tetapi ia bukan lah obat
penyembuh segala secara seketika.
 Tidak ada hasil yang dapat dicapai melalui satu sebab
tunggal, tetapi melalui banyak sebab dan keadaan.
Misalnya, meditasi tentu dapat membantu kalau kita
punya tekanan darah tinggi, tetapi hasil tersebut tidak
ada apa-apanya dibanding kalau kita memadukan
meditasi dengan perubahan pola makan, olahraga, dan
obat.
CARITA MANUSIA

1. Carita artinya sifat/karakter/watak.


2. Bagi seseorang yang ingin melaksanakan
meditasi sebaiknya memperhatikan sifat/watak-nya
sendiri, sehingga lebih mudah dalam bermeditasi.
3. Jika seseorang belum mengetahui sifat/wataknya
sendiri maka hal ini akan mengganggu pemusatan
pikiran dalam bermeditasi dan biasanya sulit untuk
berkonsentrasi.
CARITA/SIFAT/WATAK MANUSIA SECARA UMUM
TERDIRI DARI 7 MACAM, YAITU :
 Nafsu keinginan (Ragacarita)
 Kebencian (dosacarita)
 Ketidaktahuan (mohacarita)
 Kekhawatiran/pikiran tidak
terkendali(vitakkacarita)
 Mudah percaya (saddhacarita)
 Intelektual(budhicarita)
 Campuran/kombinasi(sabbacarita)
HUBUNGAN SIFAT MANUSIA DENGAN OBYEK
MEDITASI

 Bila seseorang memiliki sifat Raga Carita (sifat


penuh dengan nafsu)
 orang yang memiliki watak ini cenderung
sensitif dengan nilai-nilai keindahan dan
keharmonisan, mudah sekali terpengaruh oleh
kecantikan/ketampanan orang lain, suka
mendengarkan musik yang indah-indah, dll.
 Bila seseorang memiliki sifat Dosa Carita (sifat
kebencian/kemarahan)
 Orang yang memiliki watak ini mudah
tersinggung, cepat bosan, jengkel, kesal,
marah-marah, cemburu, irihari, dendam, dll
 Bila seseorang memiliki sifat Moha Carita (sifat
ketidaktahuan)
 Orang yang memiliki watak ini cenderung
kurang cerdas, karena tidak ada usaha untuk
belajar lebih baik.
 Bila seseorang memiliki sifat Vitaka carita (sifat
kekhawatiran)
 Orang yang memiliki watak ini biasanya sering
cemas dalam menghadapi
kesukaran/kesulitan, mudah merubah prinsip
sehingga ia disebut orang yang tidak memiliki
pendirian tetap.
 Bila seseorang memiliki sifat Saddha carita
(sifat mudah percaya)
 Orang yang memiliki watak ini adalah memiliki
tanda kurang cerdas karena segala sesuatu
yang ia dengar walaupun informasinya belum
jelas, ia dengan mudah menerimanya bagaikan
kebenaran.
 Bila seseorang memiliki sifat Buddhi Carita (sifat
intelektual/kecerdasan)
 Orang yang memiliki watak ini biasanya kurang
beruntung. Kelebihannya yang dimiliki dapat menjadi
suatu kerugian apabila suatu sikap batin yang tidak
benar sebagai pengetahuan besar. Hal ini akan
menyeret seseorang kedalam pandangan
ekstrim/salah. Jika kebenaran disertai pengetahuan
benar akan membawa seseorang dapat menembus
empat kesunyataan mulia dengan benar.

TERIMAKASIH