Anda di halaman 1dari 20

RADIASI MATAHARI

Peran Utama : Proses fotosintesa

Unsur matahari yang berperan :

1. Intensitas cahaya
2. Fotoperiodisitas
3. Kualitas Cahaya
Pengaruh Radiasi Matahari

A. Pada Fisiologi Tanaman

B. Pada Morfologi Tanaman

C. Pada Iklim Mikro


A. Respon Fisiologi Tanaman

• Kecepatan Aktifitas Fotosintesa


• Kecepatan Proses Pengisian Buah/
Cadangan makanan
• Kecepatan memasuki fase generative /
pembungaan
• Kecepatan membuka menutupnya
stomata
• Kecepatan aliran Unsur Hara
• Kecepatan Respirasi
• Kecepatan transpirasi
Intensitas ------- FOTOSINTESA
 6CO2 + 6H2O ------ C6H12O6 + 6O2

 6CO2 + 12H20 ---- C6H1206 +6O2+6H2O

 Hasil : Karbohidrat , Oksigen dan Air

 Bahan dasar : Karbondioksida dan Air


 Bantuan energi dari sinar matahari dan klorofil
yang berfungsi sbg penanggkap E
B. Respon Morfologi
Tanaman akibat adanya
intensitas cahaya
• Makromorfologi: tinggi tanaman, diameter tanaman, sudut
percabangan, jumlah daun, luas daun dll
• Mikromorfologi: kandungan klorofil daun, ketebalan daun dll

• Tinggi tanaman lebih cepat naik di tempat teduh, diameter


tanaman lebih cepat meningkat di tempat tanpa naungan,
sudut percabangan lebih besar ditempat ternaungi, luas daun
lebih besar di tempat ternaungi, begitu juga dengan jumlah
daun (pertumbuhan vegetative yang abnormal )

• Kandungan klorofil lebih tinggi di tempat terang, ketebalan


daun lebih tinggi di tempat terang
Hubungan factor abiotic (radiasi matahari)
dengan factor biotik (Tanaman )
• Benih yang ditumbuhkan dalam kondisi cahaya penuh (terang total) maka
perkembangan awalnya mengikuti pola fotomorfogenesis : Kandungan Klorofil A dan B
tinggi, kotiledon berwarna hijau posisi tegak berkembang baik dan terbuka, dan hipokotil
berwarna hijau, kuat dan pendek, tumbuh bulu akar yang banyak.

• Benih yang ditumbuhkan dalam kondisi cahaya gelap total maka perkembangan awalnya
mengikuti pola skotomorfogenesis : Kandungan klorofil A dan B rendah, kotiledon
berwarna pucat posisi merunduk berkembang kurang sempurna dan tertutup, dan
hipokotil berwarna pucat, memanjang dan ramping, tidak tumbuh bulu akar yang
banyak.

• Kedele termasuk tanaman yang toleran terhadap kondisi tersebut sehingga kedele dapat
tumbuh dalam kondisi ternaungi. Tanaman Gambir juga toleran thdp naungan (Jurnal
Jerami vol 2 no 2, 2009). Tanaman Temulawak (Bul Littro vol 20 no 2, 2009)

Crop Agro Vol 1 dan 2 tahun 2008


Hubungan Intensitas Cahaya dengan pertumbuhan bunga
krisan ( Ilmu Pertanian Vol 11 No 2, 2004 : 35 -42 )

• Pemberian intensitas cahaya sebesar 55% memberikan pertumbuhan


terbaik bagi tanaman krisan. Jumlah percabangan dan lebar bunga
terbaik. Intensitas cahaya optimum bagi krisan 32.000 Lux
• Intensitas cahaya yg tinggi (100%) menyebabkan tinggi tanaman yang
meningkat krn aktifitas auksin yang meningkat pula pada meristem
apical. Intensitas yang tinggi meningkatkan suhu dan respirasi
tanaman
• Penyinaran 25% (naungan 75%) memberikan tangkai bunga krisan
terpanjang. Hal ini bisa diatasi dengan penambahan zat penghambat
pertumbuhan Fitohormon tanpa mengurangi produksi bunga
• Tanaman krisan membutuhkan lama penyinaran yg banyak (tanaman
hari panjang) dengan cara menambah pencahayaan pada malam hari
sampai pertumbuhan vegetative maksimal (21 hari). Menggunakan
lampu pijar 100 W jarak 3x3 mdan dipasang 1m diatas tanaman.
C. Radiasi matahari dan Perubahan Unsur Iklim Mikro
• Perubahan Suhu , Perubahan Ketersediaan Air, Perubahan Kecepatan
Angin, Perubahan Nilai Kelembaban Udara dan Tanah Perubahan
Tingkat kesuburan Lahan dll
• Faktor – factor tersebut diatas dapat menyebabkan perubahan iklim
mikro dan mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman
C. Hubungan antara intensitas dan iklim mikro
 Iklim mikro yang bisa terpengaruh yaitu suhu udara, suhu
tanah, dan kelembaban relatif, serta mengurangi sirkulasi udara
dari luar tajuk tanaman
Tingkat Intensitas Cahaya Suhu Udara Suhu Tanah Kelembaban
Naungan (%) (LUX) (o C) (o C) Udara (%)

0 42.771,81 30,36 25,36 73,63

25 20.181,81 28,55 23,90 74,45

45 14.530,00 27,27 23,18 75,73


Hubungan antara factor abiotic dan abiotic:
perubahan suhu akibat perubahan radiasi global
 Pemanasan atmosfir pada pagi hari lebih cepat dari pada
proses pendinginan atmosfir pada sore hari

 Kenaikan energy radiasi matahari harian yg diterima bumi


akan menaikkan suhu rata rata harian dan suhu maksimum
yang terjadi di siang hari

 Suhu minimum yg terjadi malam hari tidak dipengaruhi oleh


besarnya energy matahari yang diterima bumi. Lebih
ditentukan oleh arah angina yang membawa udara dengan
suhu yang lebih rendah

Prosiding pertemuan Ilmiah XXVIII Jateng-DIY 2014


Respon Rumput terhadap Radiasi Cahaya

 Rumput sangat bagus tumbuh pada lahan terbuka


 Rumput gajah adalah tnm pakan ternak yg dibudidayakan
 Rumput gajah akan tumbuh bagus pada kisaranintensitas 60
– 80 % didaerah Bogor. Intensitas totalnya (100%) berkisar
83.88 – 130.28 lux
 Efisiensi tanaman dalam memanfaatkan radiasi matahari
cenderung lebih efektif bila tanaman ditanam dengan jarak
tanam rapat
Agriniminal vol 2 no 1 thn 2012
2. PANJANG HARI /LAMA PENYINARAN/ PERIODISITAS

 Lamanya matahari bersinar/menyinari permukaan (


Periodisitas) dalam kurun 24 jam
 Klasifikasi TanamanTerbagi menjadi 3 yaitu :
 Tanaman Hari Panjang ( lbh 14 Jam ) . Contoh : Kentang,
Bayam
 Tanaman Hari Netral / Toleran (10 – 14 ) Contoh :
Wortel, Legume, Padi, Jagung
 Tanaman Hari Pendek ( Krg 10 Jam ) Contoh : Ubi jalar,
Anggrek
Klasifikasi Tanaman Berdasarkan Kebutuhan
Cahaya
Tanaman SHADE LOVING / Sciophytes
Contoh : Tanaman Kopi

Tanaman SUN LOVING / Heliophytes


Contoh : Tanaman Padi

Tanaman C3 : Bayam, Kedele


Tanaman C4 : Jagung, Tebu
Tanaman CAM : Berdaun Tebal
Pengaruh Panjang Hari/Lama Penyinaran
• Inisiasi Pembuangaan

• Produksi dan Kesuburan Putik dan


Tepungsari

• Pembentukan Umbi
• Dormansi Benih
• Pertumbuhan Anakan, Percabangan
3. Kualitas Cahaya
• Tinggi Rendahnya Kualitas Tergantung

1. Distribusi spektrum / panj gelombang

2. Sudut Datang

3. Jarak antara matahari dan bumi

4. Letak daun pada tajuk


Pengaruh Kualitas Cahaya pada pertumbuhan
tanaman

 Pemanjangan batang tanaman


 Perkecambahan
 Pembungaan
 Pewarnaan bagian tanaman
 Fotosintesa (0.61 – 0.76)
Kualitas Cahaya : Irradiasi Sinar Gama pada
Pertumbuhan Tanaman Anggrek

• Percobaan Irradiasi : 0, 30, 60 dan 90 Gy

• Dosis 60Gy dapat meningkatkan diameter batang


anggrek bulan. Semakin tinggi dosisis sinar gama
maka akan menyebabkan nekrosis atau kematian
jaringan, matinya tunas apical, klorosis dan morfologi
daun sehingga tanpa pemberian sinar gama juga
menunjukkan pertumbuhan yang baik
Tanaman Gambir ….Buah Gambir
Tanaman krisan
Tanaman Rumput Gajah dan Temulawak