Anda di halaman 1dari 46

Referat

OBSTRUKSI SALURAN
NAFAS ATAS

Afifa Jasmon 04054821719078

Zakira Tifani Fajrianty 04054821719081


Pembimbing:
Dr. Lisa Apri Yanti, Sp. T.H.T.K.L, FICS
PENDAHULUAN
Pertukaran O2 dan CO2

Metabolisme Hormon
PERNAFASAN

Keseimbangan Asam Basa

Pembuangan Partikel
PENDAHULUAN
Trauma
GAWAT DARURAT
THTKL

Konge-
Radang
nital

OSNA
Perlu mengenali dan m
engetahui tatalaksana
Benda
Tumor
asing
Saluran Nafas Atas
Anatomi Hidung

Hidung merupakan
organ penting

Salah satu organ


pelindung tubuh
Hidung Luar
Hidung Luar
Hidung Dalam
Rongga Mulut
Anatomi Faring
Anatomi Laring
Fungsi Laring
DEFINISI OSNA

Sumbatan saluran napas


atas (hidung sampai laring)
karena kelainan kongenital,
radang,
benda asing, trauma
dan tumor sehingga ventilasi
terganggu.
Jenis Kelainan

Kongenital Atresia koane


Stenosis supraglotis, glottis dan subglotis
Laringomalasia
Sindroma Pierre Robins

Radang Epiglotitis
Sindroma Croup
Angina Ludwig
Abses retrofaring
Tonsilitis

Patah tulang wajah atau mandibula


Trauma Laring
Traumatik Menelan bahan kaustik
Paralysis n. laringeus rekurens bilateral

Tumor Papiloma laring


Tumor ganas laring

Lain-lain Benda asing


Oedem angioneurotik
Kongenital

Sindrom Pierre
Atresia Koana Laringomalasia
Robin
Atresia Koana

Keadaan
Kegagalan Obstruksi darurat
embrionik unilateral saat
kelahiran
Laringomalasia

• Paling sering • Retraksi supra


ditemukan Stidor strenal
• Intercostal
• supraclavicula
• Epiglotis lemah
Tanda sumbatan
• Inspirasi – jalan nafas
epiglotis tertarik
ke bawah
Kelainan menutup rima
kongenital
glotis
Sindrom Pierre-Robin
Kelaina
n wajah
micrognat
hia
glossoptosi
s

Palatum
Angina Sindroma
Ludwig Croup Tonsilitis
Angina Ludwig
Peradangan selulitis pada ruang submandi
bula, tanda khas bengkak pada ruang sub
mandibula, tidak abses, keras pada peraba
an.
Sindroma Croup
suara serak, batuk
kering seperti
(LTBA) menggonggong,
Penyakit dan stridor
peradangan akut inspirasi.
di daerah (12-48 jam) – virus
subglotis larings, a

trakea, dan
bronkus.
Terapi: oksigen,
analgesik/antipiret
ikantitusif dan
dekongestan,
antibiotik serta
glucocorticoid.
Tonsilitis
Peradangan tonsil
palatina
a

Semua usia

Etiologi : infeksi
bakteri streptococcus
atau infeksi virus.
Derajat Tonsilitis
Trauma
Menelan
Fraktur
bahan
maksila
kaustik

Fraktur Trauma
mandibula laring
Fraktur Maksila

GEJALA KOMPLIKASI
Perdarahan
ekstensif
Hematoma
Epistaksis Ekimosis
subkutan

Obstruksi
jalan nafas
Fraktur Mandibula

Obstruksi nafas
• Lidah jatuh
• Cedera laring &
trakea
• Pembengkakan
• Perdarahan
Trauma Laring

Penyebab:
• Nyeri
Berat
• Trauma mekanik menelan
• Luka bakar • Stridor
• Batuk • Dispneu
• Trauma • Disfonia/afonia
• Ggn bicara
penyinaran • Hemoptisis
• Disfagia/odinofagia
• Trauma autogen
• Emfisema
Ringan
Menelan Bahan Kaustik
Kerusakan epitel
Asam/Basa
Lama kontak
Kuat

Edema jalan nafas

Jumlah zat Konsistensi


Jaringan nekrotik

Sifat fisik zat Jaringan granulasi


Paralisis Laring
• Penderita tersedak bila minum
• Perubahan nada dan resonansi suara
N. Laringeus karena kontraksi pita suara
superior terganggu.

• Sesak nafas
• Harus banyak beristirahat
N. Laringeus
rekurens
Tumor

Papiloma laring

• Suara serak progresif


• Stridor
• Distres nafas
• Batuk kronis
• Sulit menelan
• Rasa mengganjal di tenggorokan
• Tersedak
Tumor
Tumor Ganas Laring

Suara serak progresif, sesak,


stridor, nyeri, disfagia, batuk,
pembengkakan di leher,
hemoptisis, halitosis, otalgia
reflektif
Benda Asing Saluran Nafas Atas

Hidung Faring Laring


Benda Asing Hidung
• Manik-manik, kancing,
karet penghapus, kelereng,
kacang polong, batu,
Benda kacang tanah, dan baterai

• Teknik instrumentasi
langsung, kateter balon,
tekanan positif, dan
Ekstraksi suction.
Benda Asing Orofaring dan Hipofaring

Benda asing Lokasi Gejala Komplikasi

• Potongan • Tonsil • Tersedak • Obstruksi jalan


plastik • Dasar lidah • Disfagia nafas
• Pin logam • Valekula • Odinofagia • Edema laring
• Biji-bijian • Sinus piriformis • Disfonia • Terdorongnya
• Kacang • Batuk benda asing ke
• Tulang subglotis,
• Stridor
kerongkongan,
• Koin • Suara serak trakea
Benda Asing Laring
Sumbatan Total
• Disfonia-afonia, apne dan
sianosis

Sumbatan Subtotal
• Suara parau, disfonia-afonia,
batuk yang disertai sesak,
odinofagia, mengi, sianosis,
hemoptisis
Heimlich Manuver
Diagnosis
Kriteria Jackson

Stadium I :
Retraksi suprasternal, stridor inspirasi dan pasien masih tenang

Stadium II :
Pasien gelisah, retraksi suprasternal dan epigastrium, stridor inspirasi
Stadium III :
Pasien sangat gelisah retraksi suprasternal, infrakalvikula dan sela-sela
iga, dispnea, stridor inspirasi dan ekspirasi
Stadium IV :
Pasien sangat gelisah, tampak ketakutan, retraksi bertambah jelas,
sianosis.
Pemeriksaan Penunjang

Laringoskop Nasoendoskopi

Foto Polos
X-Ray Sinus
Paranasal

CT-Scan
Kepala dan Biopsi
Leher
Tatalaksana
• Pemberian antiinflamasi,
antialergi, antibiotika
Konservatif serta pemberian oksigen
intermiten

• Intubasi orotrakea
Operatif / • Intubasi nasotrakea
Resusitatif • Krikotirotomi
• Trakeostomi
Heimlich Manuver
Intubasi Endotrakea

Indikasi Kontraindikasi
• Sumbatan Jalan • Trauma Jalan Nafas
Nafas • Obstruksi Jalan
• Ventilasi Nafas yang Tidak
• Mencegah Aspirasi Memungkinkan
Sekret Dipasangnya ETT
Intubasi Endotrakea
Alat :
• Laringoskopi
• Pipa endotrakea
• Pipa orofaring atau nasofaring
• Plester
• Forsep intubasi
• Suction
Krikotirotomi
Indikasi Trakeostomi
Indikasi
• Untuk mengatasi obstruksi laring
• Mengurangi ruang rugi di saluran nafas atas
• Mempermudah pengisapan sekret dari bronkus
• Mengambil benda asing dari subglotik, bila tidak mempunyai fasilitas bronkoskopi.
• Penyakit inflamasi yang menyumbat jalan nafas, neoplastik, atau traumatik
• Cedera parah pada wajah dan leher
• Setelah pembedahan wajah dan leher
• Hilangnya refleks laring dan ketidakmampuan untuk menelan
• Pada pasien dengan sumbatan laring stadium 2 dan 3

Kontraindikasi
• Pasien umur dibawah 16 tahun terutama umur 12 tahun yang tidak dapat dilakukan PT.
Trakeostomi

Alat :
Semprit dengan obat analgetik,
skalpel, pinset anatomi, gunting
panjang yang tumpul, klem
arteri, gunting kecil yang tajam,
serta kanul trakea
Kesimpulan

Obstruksi Saluran Napas Atas (OSNA) adalah tersumbat


nya saluran napas bagian atas (hidung sampai laring)
dan merupakan salah satu kegawatdaruratan dalam
bidang THT-KL. OSNA dapat menyebabkan kecacatan
bahkan kematian bila tidak ditatalaksana dengan cepat
dan tepat.
Thank you