Anda di halaman 1dari 37

INFORMASI UNTUK 

PEMBUATAN KEPUTUSAN 
AKTIVITAS DAN PROSES

Krisna Anggraini

Purdana Wahyu Hidayat
EVALUASI DAMPAK KEUANGAN
Para manajer harus mengevaluasi dampak-dampak keuangan atas keputusan
yang memerlukan analisis biaya dan manfaat antara beberapa alternatif yang
berbeda. Dampak-dampak keuangan itu penting ketika mempertimbangkan
keputusan seperti pendesainan ulang seluruh proses produksi, penggantian mesin
yang ada saat ini, pembelian jasa seperti bantuan penjaminan, atau mengadakan
penjaminan sendiri. Informasi keuangan mengenai jenis-jenis biaya yang berbeda
membentuk basis keputusan mengenai aktivitas dan proses dalam organisasi.
BIAYA YANG HILANG ADALAH
TIDAK RELEVAN
Biaya Yang Hilang (sunk cost). Biaya yang hilang adalah biaya sumber daya yang
telah terikat dan tidak dapat dipengaruh, oleh aktivitas keputusan yang dibuat saat
ini. Dengan kata lain, biaya yang hilang diperlukan oleh aktivitas tertentu dan tidak
dapat ditutup kembali apabila aktivitas tersebut dihentikan.
Ex :
1. Grup teater yang menandatangani sewa teater selama 6 bulan. Apabila tidak
ada pertunjukan dan teater ditutup untuk satu minggu, selama waktu itu maka
terdapat biaya yang hilang.
2. Produsen Mainan memproduksi 50.000 mainan. Apabila pasar mainan ini
menjadi begitu lunak dan 30.000 mainan tidak dapat dijual kembali, produsen
harus memperhitungkan biaya tetap dan variabel sebagai biaya yang hilang.
Biaya Relevan untuk Penggantian
Mesin
Pembelian mesin seharga $180.000 Pada tanggal 27 September 2006,
dari USC Corporation pada tanggal 1 terdapat suplier menawarkan mesin
September 2006, dengan Pembiayaan : baru dengan perjanjian pembiayaan :
◦ Tunai $30.000 ◦ uang muka $50.000
◦ pinjaman dari bank $150.000 Syarat ◦ Syarat pembayaran bulanan sebesar
pembayaran bulanan sebesar $5.200 $6.000 untuk 35 bulan ke depan.
untuk 36 bulan ke depan.
Analisis Biaya Relevan
Tidak Relevan Relevan

◦ Pembayaran Tunai mesin lama ◦ uang muka mesin baru $50.000


$30.000 ◦ Pembayaran bulanan sebesar $6.000
◦ pinjaman dari bank $150.000 Syarat untuk 35 bulan ke depan.
pembayaran bulanan sebesar $5.200 ◦ Selain itu, biaya tenaga kerja, material,
untuk 36 bulan ke depan. dan perawatan mesin baru merupakan
Tidak ada satupun biaya yang hilang biaya relevan dalam pengambilan
menjadi relevan dalam pembuatan keputusan
keputusan
Biaya ini RELEVAN DALAM
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Rangkuman Biaya Relevan
Mengemban Tanggung jawab Pembuatan Keputusan
Pada tataran teknis, keputusan yang benar adalah menjual mesin yang lama dan
menggantinya dengan mesin yang baru.
Faktor Pengaruh Pengambilan Keputusan.
1. Mempengaruhi reputasi manajer.
Mengganti keputusan besar yang dibuat hanya dalam waktu sebulan sebelumnya
akan terlihat seperti kesalahan.
2. Kinerja Mesin dan Produktivitas
kinerjanya dapat dipandang kurang optimal karena mempertahankan produktivitas
atau kinerja yang lebih rendah
3. Keputusan bisnis terpengaruh perasaan pribadi
mengidentifikasi apa yang relevan dan terpisah dengan tanggapan pribadi ketika
berhadapan dengan keputusan bisnis adalah tugas yang penting bagi setiap pembuat
keputusan.
KEPUTUSAN MEMBUAT ATAU
MEMBELI
Para akuntan manajemen sering menyediakan informasi mengenai biaya dan pendapatan yang
relevan untuk membantu para manajer membuat keputusan khusus dalam satu waktu. Salah
satu contohnya adalah keputusan membuat atau membeli.
Perhatikanlah keputusan yang dihadapi oleh Ray, manajer produksi Sommers Motors, Inc.
Perusahaan tersebut memproduksi 15% dari total kesulurahan lampu yang diperlukan untuk
produksi mobil di pabriknya, presiden perusahaan tersebut, ingin mengurangi biaya. Roy
diminta mengevaluasi kemungkinan pengalihan produksi lampu tersebut, yaitu
membelinya dari pihak luar bukannya membuat sendiri. Ray mendapatkan penawaran
dari beberapa suplier atas keempat jenis lampu yang diperlukan dan biasanya dibuat sendiri
oleh perusahaan: lampu belakang standar, lampu depan standar, lampu belakang multi warna,
serta lampu belakang dan samping khusus.
Penawaran yang terendah memiliki biaya lebih rendah daripada biaya yang
dikeluarkan dari produksi sendiri. Haruskah Ray menerima penawaran dari pihak luar dan
menghentikan produksi sendiri oleh perusahaannya? Biaya-biaya apa yang harus diidentifikasi
dan diperhatikan oleh Ray saat membuat keputusan tersebut?
Biaya yang Dapat Dihindari
Untuk menjawab pertanyaan sebelumnya, pembuat keputusan harus
mengidentifikasi biaya apakah yang relevan terhadap keputusan ini. Konsep
biaya yang dapat dihindari berguna bagi Ray dalam mempertimbangkannya. Biaya
yang dapat dihindari adalah semua biaya yang hilang apabila sebuah suku cadang,
produk lini produk, atau segmen bisnis dihentikan.
• Apabila Ray memutuskan untuk menghentikan suatu produk, Sommers Motors
dapat menghindari beberapa biaya produksi.
• Apabila perusahaan membeli SR214 secara langsung dari penawaran terendah,
perusahaan harus membayar sejumlah $2.952.000 ($82 x 36.000) untuk itu.
Melakukan hal ini memberi penghematan bagi perusahaaan.
Biaya yang dapat dihindari
Penghematan bagi perusahaaan
Diantaranya :
• Biaya Material Langsung $1.296.000 • Biaya Pendukung Terkait Kelompok
($36 x 36.000) sebesar $360.000 ($10 x 36.000)
• Biaya Tenaga Kerja Langsung sebesar • Biaya Pendukung Pemertahan Produk
$792.000 ($22 x 36.000) sebesar $216.000 ($6 x 36.000).
• Biaya Pendukung Terkait Unit sebesar
$504.000 ($14 x 36.000).
Untuk menyimpulkan analisis kita, apabila produk SR214 dibeli dari pihak luar, Sommers
Motors dapat menghindari biaya produksi sejumlah $3.168.000. Biaya ini lebih sebesar
$216.000 dari total harga $2.952.000 yang harus dibayarkan oleh Sommers Motors
kepada suplier luar.

Biaya Produksi yang Dapat Dihindari


Biaya material langsung $1,296,000
Biaya tenaga kerja langsung 792,000
Biaya pendukung terkait unit 504,000
Biaya pendukung terkait kelompok 360,000
Biaya pendukung pemertahan produk 216,000
 Jumlah $3,168,000

Biaya untuk suplier luar $2,952,000


Pertimbangan Faktor Kualitatif
Apakah hanya estimasi kuantitatif mengenai biaya dan pendapatan ini saja yang perlu
dipertimbangkan oleh Ray sebelum memutuskan untuk membeli SR214 dari pihak luar?
Berdasarkan faktanya, untuk kebanyakan keputusan semacam itu, beberapa faktor
tambahan yang lebih bersifat kualitatif perlu juga dipertimbangkan, antara lain :
1. Kestabilan harga
2. Kemampuan suplier tersebut memenuhi standar kualitas yang disyaratkan.
3. Kemampuan suplier tersebut memenuhi pengiriman pesanan dengan tepat waktu.
Kinerja yang buruk dalam salah satu dimensi tersebut dapat berakibat pada
munculnya biaya yang signifikan
SISTEM TATA LETAK FASILITAS
◦ Untuk lebih memahami biaya yang relevan bagi berbagai keputusan yang mengubah 
karakteristik aktivitas dan proses, para manajer harus mempertimbangkan keseluruhan 
proses operasi dalam suatu fasilitas. Pada bagian ini kita mendiskusikan tiga tipe umum 
desain fasilitas: (1) tata letak proses, (2) tata letak fasilitas, dan (3) manufaktur seluler.
◦ Apa pun jenis desain fasilitasnya, tujuan utama proses desain adalah menyederhanakan 
operasi yang kemudian dapat meningkatkan keuntungan operasional sistem. Salah satu 
metode yang dapat membatu proses ini untuk ketiga desain tersebut adalah teori 
keterbatasan.
Teori Keterbatasan
Teori ini menjelaskan bahwa pendapatan operasi dapat ditingkatkan dengan mengelola 
secara hati­hati hambatan (bottleneck) suatu proses. Hambatan adalah semua kondisi yang 
menunda atau membatasi arus yang efisien; hambatan itu dapat diidentifikasi dengan 
menentukan titik­titik terkumpulnya jumlah persediaan setengah jadi yang berlebihan. 
Penumpukan persediaan juga dapatmemperlambat waktu siklus produksi.
Teori keterbatasan bergantung pada tiga pengukuran:
(1) kontribusi output ­ adalah perbedaan antar pendapatan dan material langsung pada 
kuantitas produk yang terjual; 
(2) investasi ­ sama dengan biaya material pada persediaan setengah jadi dan barang jadi;
(3) biaya operasi. ­ adalah biaya lainnya, kecuali biaya material langsung, yang diperlukan 
untuk mendapatkan kontribusi output. Contoh biaya­biaya operasional adalah biaya 
depresiasi, gaji, dan utilitas.
Tata Letak Proses
Dalam tata letak proses, semua peralatan atau fungsi yang sama dikelompokkan bersama­sama. 
Tata letak proses terdapat pada organisasi yang produksinya dilakukan dalam kelompok kecil untuk 
produk­produk yang unik.
Proses yang terkait dengan aplikasi pinjaman pada bank.
1. pergi ke bank (aktivitas perpindahan)
2. Bank kemudian mengambil aplikasi pinjaman dari nasabah (aktivitas pemrosesan)
3. Aplikasi pinjaman kemudian diakumulasi (aktivitas penyimpanan)
4. diberikan kepada analis pinjaman (aktivitas perpindahan)
5. persetujuan (aktivitas pemrosesan dan mspeksi)
Pinjaman yang tidak sesuai dengan acuan pinjaman standar diakumulasi (aktivitas penyimpanan) 
kemudian diberikan (aktivitas perpindahan) kepada supervisor regional untuk disetujui (aktivitas 
pemrosesan). Nasabah akan dihubungi jika keputusan telah dibuat (aktivitas pemrosesan), dan apabila 
pinjaman yang diajukannya disetujui, pinjaman rersebut akan dimasukkan ke rekening nasabah 
(aktivitas pemrosesan).
Tata Letak Produk
Dalam tata letak produk, peralatan disusun agar mampu mengakomodasi produksi produk 
yang spesifik; lini perakitan mobil atau lini pengepakan sereal atau susu, adalah contoh tata 
letak produk. Tata letak produk biasanya terdapat pada perusahaan dengan tingkat 
produksi yang tinggi. Produk berpindah sepanjang lini perakitan yang di sampingnya 
bagian­bagian yang akan ditambahkan kepadanya disimpan. Penempatan peralatan atau 
unit pemrosesan dibuat untuk mengurangi jarak tempuh produk.
SISTEM MANUFAKTUR 
SELULER sistem manufaktur seluler, yang berarti pengaturan 
pabrik menjadi sel­sel sehingga di dalam masing­
masing sel semua mesin yang diperlukan untuk 
memproduksi sekelompok produk yang sama diatur 
dalam jarak yang dekat satu sama lain.
◦ sel berbentuk U memungkinkan pekerja mendapat 
akses yang nyaman.
◦ Mesin­mesin biasanya fleksibel dan dapat 
disesuaikan dengan mudah atau bahkan otomatis 
untuk membuat produk­produk yang berbeda.
◦ Jumlah pekerja yang diperlukan untuk membuat 
produk dapat dikurangi karena desain kerja yang 
baru.
◦ Bentuk U juga memberikan pengendalian visual 
yang lebih baik terhadap alur kerja karena pekerja 
dapat mengamati secara lebih langsung apa yang 
dilakukan oleh para pekerja lainnya
BIAYA PERSEDIAAN DAN 
WAKTU PEMROSESAN
◦ Dalam aktivitas produksi penyimpanan  Persediaan barang setengah jadi dan barang jadi 
menimbulkan Biaya Persediaan .
◦ Waktu Pemrosesan dalam penyimpanan dan perpindahan persediaan menyebabkan 
terjadinya penundaan.  Penundaan ini menciptakan waktu siklus, karena itu mengurangi 
pelayanan kepada pelanggan. Penundaan dapat terjadi pada tahap apa pun dalam siklus 
produksi, bahkan sebelum produksi dimulai. 
◦ Banyak organsasi telah menemui bahwa tata letak pabrik dan ketidakefisienan 
menciptakan kebutuhan untuk menyimpan persediaan setengah jadi juga 
menyembunyikan permasalahan lainnya, yaitu memicu biaya pengerjaan kembali yang 
tinggi karena terjadi kerusakan dan keusangan.
Biaya Dan Manfaat Perubahan Ke Tata Letak Yang Baru : 
Contoh Menggunakan Sistem Manufaktur Seluler

Untuk mengevaluasi berapa lama waktu siklus yang lama dihabiskan dalam persediaan, 
kita perlu mengetahui bagaimana organisasi menilai efisiensi proses produksinya. Salah 
satu pengukuran yang digunakan dengan luas adalah efisiensi siklus pemrosesan 
(processing cycle efficiency ­ PCE) dan dihitung sebagai berikut:

PCE = Waktu pemrosesan / (waktu pemrosesan + waktu perpindahan
+ waktu penyimpanan + waktu inspeksi)
Tata Letak Lama
Dalam Tata Letak Lama Dari 28 hari yang diperlukan untuk siklus produksi di 
bawah sistem lama, hanya 4 hari yang dihabiskan untuk pemrosesan yang aktual .
(1 pembentukan) + (1 pengolahan dengan mesin) + (1 perakitan) + (1 pengemasan)].
24 hari lainnya dihabiskan untuk aktivitas­aktivitas yang tidak menambah nilai
Total Proses 28 hr
Total Proses 28 hr

PCE = 4 / 28 Hr  = 14.28% 

Tata Letak Baru

Total Proses 12 hr

Tata Letak Pabrik Yang Baru  ­ dari 28 hari menjadi hanya 12 hari.
Perbaikan yang signifikan dalam efisiensi tata letak sebelumnya, berasal dari 
penghapusan kebutuhan terhadap persediaan barang dalam proses di antara 
banyak tahap produksi.

PCE = 4 / 12 Hr  = 33.33% 
Manufaktur seluler

1
Analisis Biaya Dan Manfaat
2

5
PENGKURAN DAN 
PENGELOLAAN 
KINERJA PROSES
BIAYA KETIDAKSESUAIAN DENGAN STANDAR DAN 
ISU KUALITAS
◦ Penurunan biaya telah menjadi faktor yang sangat signifikan dalam manajemen. 
Penurunan biaya melibatkan banyak cara yang tidak sederhana untuk menurunkan biaya 
desain produk. Ide yang mendari usaha penurunan biaya saat ini adalah menurunkan 
biaya bersamaan dengan meningkatkan kualitas produk agar lebih kompetitif.

◦ Kualitas dapat berarti berbeda untuk setiap orang, biasanya kualitas dapat dipandang 
sebagai dua hal utama berikut ini;

1. Memuaskan ekspektasi pelanggan mengenai atribut dan kinerja produk

2. Memastikan bahwa aspek teknis desain dan kinerja produk
BIAYA KETIDAKSESUAIAN DENGAN STANDAR DAN ISU 
KUALITAS

Standar kualitas Biaya kualitas

Kompetisi global telah memicu penyusunan  Bagian ini berfokus pada bagaimana 
menginteprestasikan biaya kualitas dari 
standar kualitas internasional. Sertifikasi 
sudut pandang akuntansi manajemen. 
perusahaan berdasarkan standar ini  Kerangka untuk memahami biaya kualitas 
menunjukkan kepada pelanggan bahwa  mengklarifikasikannya ke dalam empat 
kualitas yaitu:
manajemen telah berkomitmen dengan 
1. Biaya pencegahan
perusahaannya untuk mengikuti prosedur 
2. Biaya penilaian
dan proses yang akan menjamin produksi 
3. Biaya kegagalan internal
barang dan jasa yang berkualitas tinggi.
4. Biaya kegagalan eksternal
Biaya Yang Terkait Dengan Kualitas
◦ Biaya pencegahan dikeluarkan untuk memastikan bahwa perusahaan memproduksi 
produk sesuai dengan standar kualitas.
◦ Biaya penilaian terkait dengan inspeksi produk untuk memastikan bahwa produk tersebut 
memenuhi persyaratan pelanggan internal dan eksternal. 
◦ Biaya kegagalan internal terjadi saat proses produksi mendeteksi kecacatan komponen 
atau produk sebelum produk tersebut dikirimkan kepada pelanggan eksternal.
◦ Biaya kegagalan eksternal terjadi saat pelanggan menemukan kecacatan. Semua biaya 
yang terkait dengan pengkoreksian masalah ­ seperti pebaikan produk, biaya garansi, 
panggilan untuk pelayanan, dan tuntutan atas kewajiban produk ­ adalah contoh biaya 
kegagalan eksternal.
Contoh Biaya Yang Terkait Dengan Kualitas
Sistem manufaktur just­in­time
◦ JIT adalah suatu sistem produksi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan 
pelanggan tepat pada waktunya sesuai dengan jumlah yang dikehendakinya.

◦ JIT dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan sistem produksi tepat waktu. 
JIT dapat membantu perusahaan dalam mengoptimalkan Cash Flow dan 
menghindari biaya­biaya yang akan terjadi akibat kelebihan bahan baku dan 
barang jadi.
Implikasi Sistem Manufaktur JIT

◦ Dalam menjalankan sistem produksi JIT diperlukan ketelitian dalam 
merencanakan jadwal­jadwal produksi mulai jadwal pembelian bahan produksi, 
jadwal penerimaan bahan produksi, jadwal jalannya produksi, jadwal kesiapan 
produk hingga kejadwal pengiriman barang jadi. 

◦ Pada umumnya, perusahaan­perusahaan manufaktur saat ini menggunakan 
software yang canggih dalam merencanakan jadwal produksi. Software produksi 
tersebut juga dapat untuk memastikan kebenaran sampai ke data­data yang 
paling rinci.
Sistem Manufaktur JIT Dan 
Akuntansi Manajemen

Sistem manufaktur JIT memiliki dua implikasi utama terhadap akuntansi manajemen. 
Pertama, akuntansi manajemen harus mendukung perpindahan ke sistem manufaktur JIT 
dengan memantau, mengidentifikasikan dan mengomunikasikan sumber penghambat, 
kesalahan, dan sampah dalam sistem tersebut ke para pembuat keputusan. Ukuran yang 
penting mengenai kehandalan sistem JIT mencakup patokan dalam efektivitas siklus 
manufaktur berikut ini:
1. Tingkat kecacatan
2. Waktu siklus
3. Persentase waktu pengiriman tepat waktu
4. Keakuratan pesanan
5. Produksi aktual sebagai persentase dari produksi yang direncanakan
6. Waktu mesin aktual yang tersedia dibandingkan dengan waktu mesin yang 
direncanakan yang tersedia
Penerapan Sistem JIT TOBOR TOY COMPANY
Bagaimana kinerja Tobor Toy Company setelah mengadopsi sistem manufaktur 
JIT ?
◦ Perbaikan tingkat kerusakan pada biaya produksi.
◦ Penurunan tingkat pengerjaan kembali besar (rusak) dari 5,8% menjadi 3,3%
◦ Penurunan tingkat pengerjaan kembali kecil (perlu perbaikan) dari 13,6% menjadi 7,0% 
◦ Waktu siklus produksi rata­rata berkurang menjadi 9,2 hari, dari 16,4 hari hingga 7,2 hari
◦ Persediaan setengah jadi rata­rata berkurang sebesar $956.000  dari $1.774.000 menjadi 
$818.000
◦ Manajer produksi menyimpulkan bahwa penurunan persediaan barang setengah jadi 
seluruhnya berasal dari penurunan tingkat kerusakan.
Alur Produksi
Biaya Konversi Berdasarkan Alur Produksi

Kerusakan Kecil
Kerusakan Besar
◦ Tobor memproduksi dan menjual 180.000 robot setiap tahun.
◦ Sebelum implementasi sistem J1T, secara rata­rata, 10.440 (180.000 x 0,058) kerusakan 
besar dan 24.480 (180.000 x 0,136) kerusakan kecil terjadi setiap tahunnya.
◦ Sekarang, hanya 5.940 (180.000 x 0,033) kerusakan besar dan 12.600 (180.000 x 0,070) 
kerusakan kecil terjadi, yang menunjukkan adanya penurunan 4.500 dan 11.880 kerusakan 
masing­masingnya.
◦ Oleh karena itu, penghematan biaya atas perbaikan kerusakan yang lebih sedikit karena 
sistem JIT adalah sebesar $189.000 ($42 x 4.500) untuk pengerjaan kembali yang besar dan 
$427.680 ($36 x 11.880) untuk pengerjaan kembali yang kecil.
Penurunan Biaya Penyimpanan Persediaan Setengah Jadi

◦ Persediaan setengah jadi rata­rata berkurang sebesar $956.000  dari $1.774.000 menjadi $818.000
◦ Tingkat suku bunga pinjaman bank untuk membiayai investasi persediaan adalah sebesar 12,5% 
per tahun.
◦ Penurunan sebesar $956.000 persediaan setengah jadi ($1.774.000 ­ $818.000), biaya 
pembiayaannya juga menurun sebesar $119.500 ($956.000 x 0,125).
◦ Penurunan sebesar 53,89% persediaan setengah jadi [100 x ($956.000 /  $1.774.000)]
◦ Tobor Toy Company mengestimasikan bahwa biaya pendukung yang terkait dengan dengan 
penanganan persediaan, dan penyimpanan persedian setengah jadi sebesar $30 per kelompok (60 
robot)
◦ Tobor Toy Company  mengestimasikan biaya terkait ini juga akan menurun sebesar 30%, atau 
dengan sama, sebesar sekitar $9 per kelompok ($30 x 0,30)
◦ Jadi Dengan produksi tahunan sebesar 180.000 robot dalam 3.000 kelompok (180.000 / 60), Don 
mengekspektasikan penurunan sebesar $27.000 ($9 x 3.000) biaya penangan persediaan setengah 
jadi dan biaya penyimpanan.
Rangkuman Biaya dan Manfaat
Gambar Ini menunjukkan rangkuman yang dibuat Don 
atas manfaat dari program peningkatan kualitas. Total 
estimasi manfaat tahunan sebesar $868.900 jauh lebih 
tinggi daripada biaya sebesar $300.000 yang dikeluarkan 
untuk sistem J1T dan pelatihan pekerja 
Terima Kasih