Anda di halaman 1dari 19

PENGKAJIAN KEPERAWATAN

KOMUNITAS

Ns. Julita Legi, M.Kep


Proses keperawatan
komunitas

 mengkaji status kesehatan komunitas


 mengidentifikasi masalah dan diagnosa
 merencanakan intervensi
 mengimplementasikan
 mengevaluasi intervensi keperawatan
Model Community as Partner
(Anderson & Mc. Farlane, 2000)

 Model komunitas sebagai partner (mitra) ini


memberi penekanan pada filosofi yang
mendasari perawatan kesehatan utama.
 Pada model ini terdapat dua fokus sentral,
yaitu fokus pada komunitas sebagai partner
(direpresentasikan oleh roda pengkajian
komunitas pada bagian atas, yang
menggabungkan orang-orang dari komunitas
sebagai inti) dan penggunaan proses
keperawatan.
1. Pengkajian

 Pengkajian komunitas adalah


sebuah proses untuk mengenal
sebuah komunitas dimana
orang-orang dalam komunitas
adalah partner (mitra) yang
dapat memberi kontribusi
sepanjang proses.
 Tujuan keperawatan dalam
mengkaji sebuah komunitas
adalah untuk
mengidentifikasi faktor-
faktor (baik positif dan
negatif) yang berlawanan
dengan kesehatan dan
untuk mengembangkan
strategi promosi kesehatan
Lanjutan Pengkajian

 Terdiri dari inti komunitas, 8 sub sistem, dan


persepsi.
 Inti dari roda pengkajian adalah individu yang
membentuk komunitas. Inti komunitas meliputi
demografik, nilai-nilai, kepercayaan, dan
sejarah-nya.
 Orang-orang dari komunitas akan
memengaruhi dan dipengaruhi oleh delapan
subsistem dari komunitas.
8 Sub Sistem

1. Lingkungan fisik
2. Layanan kesehatan dan sosial
3. Ekonomi
4. Keamanan dan transportasi
5. Politik dan pemerintahan
6. Komunikasi
7. Pendidikan
8. Rekreasi
Pengkajian Data Masyarakat

 Pengkajian data masyarakat  interaksi 8 sub


sistem , meliputi :
1.Lingkungan fisik  bgm bentuk rumah,
kondisinya, halaman, pembuangan sampah,
MCK, sumber air, Map/denah daerah, batas
wilayah, bgm lingk sekitarnya, kondisinya,
geografisnya, kepadatan (luas daerah/jmh
penduduk), bgm kualitas udara-tumbuh-
tumbuhan-binatang peliharaan, keindahan alam,
kondisi air,…
Lanjutan 8 Sub Sistem

2. Pelayanan kesehatan / sosial  apakah ada


pusat pelayanan umum, jenisnya, bagaimana
karakteristik pemakainya, statistiknya,
adekuatkah, dpt dicapai, diterima, bgm tingkat
kepercayaan pengguna jasa.
3. Ekonomi  bgm tingkat perekonomiannya,
sejauh mana mempengaruhi tingkat kesehatan,
berapa jumlah pengangguran, prosentase masy
yg hidup dibawah garis kemiskinan, pendapatan
perbulan, kemampuan daya beli masy terutama
kesh, apakah terdpt tmpt industri, pertokoan,
lapangan kerja, kemana warga berbelanja.
8 Subsistem

4. Keamanan & transportasi  bgm keadaan


keamanan masy, pelayanan keamanan, tingkat
kriminalitas, jenis transportasi yg ada, bgm
situasi jalannya, apakah dekat dgn pelayanan
kesh bgm mencapainya.
5. Politik dan pemerintahan  bgm struktur
organisasi dimasy, aktif tdk, formal/non formal,
jenis keyakinan/nilai thd politik kelompok ttt,
apakah ada peran serta partai politik dlm
yankesh, adakah distribusi power di masy,
toma, toga , tempat berkumpul.
8 Subsistem

6. Komunikasi  bgm masy memperoleh


informasi, apakah ada papan informasi,
jenis perkumpulan /pertemuan yg ada, alat
komunikasi
7. Pendidikan  Prosentase masy yg sekolah,
apa saja pendidikan yg tersedia di masy,
apakah masy memerlukan pengetahuan
khusus, tersedia sarana pendidikan khusus,
siapakah pengguna, bgm karakteristiknya.
8 Subsistem

8.Rekreasi  Bagaimana persepsi


masyarakat tentang rekreasi, tempat yg
sering digunakan, fasilitas rekreasi yg
ada, apakah terjangkau oleh komunitas,
dimana anak-anak bermain,
Persepsi

 Bagaimana perasaan warga terhadap


komunitas?
 Apa yang mereka anggap sebagai
kekuatan bagi komunitas?
 Bagaimana pendapat kelompok remaja,
lansia, terhadap komunitas?
Metode Pengkajian

 Windshield Survey/ observasi komunitas


 Wawancara
- Petugas Kelurahan, Puskesmas
- Kader kesehatan
- Toma/ toga
- Kelompok organisasi (karang taruna, majelis
taklim, arisan, dll)
 Penyebaran angket pada masing-masing
keluarga
Analisa Data
Analisa data masy digunakan sebagai bahan :
1. Mengidentifikasi permasalahan yg ada dan
dirasakan oleh masy
2. Menetapkan keb masy
3. Menetapkan kekuatan masy
4. Mengidentifikasi pola respon sht-skt masy
5. Mengidentifikasi pola kecenderungan
penggunaan pelayanan kesehatan

Hasil sbg dasar membuat diagnosa keperawatan,


prioritas sert aperencanaan dlm loka karya mini II
yg dihadiri masy
Musyawarah Warga

 MW II (Musyawarah Warga II)

Dlm musyawarah masyarakat tersebut


ditampilkan semua hasil dari pengkajian
berdasarkan permasalahan yg muncul kmd
ditanggapi oleh masy, bgm respon masy thd
hasil tsb, setelah data dianalisa maka kmd
dirumuskan diagnosa keperawatan
komunitas.
Format Analisa Data

NO DATA MASALAH KESEHATAN


-Hasil angket
-Hasil wawancara
-Hasil observasi
-Data Sekunder
Contoh Analisa Data
DATA MASALAH
KESEHATAN
Jumlah responden : 56 keluarga yang memiliki balita. ....................
•80,36 % balita mengalami batuk pilek ....................
•19,6 % status imunisasi balita yang tidak lengkap
.................
•pengetahuan orang tua tentang ISPA dengan kategori
pengetahuan kurang (57,1%)
•sikap keluarga kurang baik (60,7%) dalam mencegah ISPA
•masih ada yang belum membuka jendela setiap hari
(14,3%)
•80,4 % anggota keluarga ada yang merokok

Hasil Observasi :
•Jarak antar rumah yang padat
•ventilasi yang kurang karena jarak antar rumah rapat dan
tidak ada jendela
• sinar matahari tidak masuk ke rumah

Hasil Wawancara : .................