Anda di halaman 1dari 12

TINJAUAN TEORI ATAU KAJIAN

PUSTAKA DALAM PENULISAN


TUGAS AKHIR TESIS

Oleh : Henni Kusuma


APA TEORI ITU ?
• Konsep merupakan pertanyaan what ?
• Teori merupakan pertanyaan why ?
• Teori merupakan hubungan antar konsep.
• Teori diartikan sebagai hubungan kausal, logis,
dan sistematik antara dua atau lebih konsep,
maka teori tiada lain merupakan penjelasan
suatu gejala.
• Penjelasan (explanation) meliputi unsur yang
menjelaskan (explanan) dan yang dijelaskan
(explanandum).
TEORI DALAM PENELITIAN
KEPERAWATAN

1. Teori keperawatan murni dari pakar-pakar


keperawatan ditunjang hasil-hasil riset;
2. Teori kesehatan (kedokteran : anatomi, fisiologi,
patofisiologi, ilmu hukum kesehatan; gizi;
kesehatan masyarakat; dll) ditunjang hasil-hasil
riset;
3. Teori penunjang lainnya (statistik, musik,
spiritual, dll) ditunjang hasil-hasil riset.
FUNGSI TEORI
• MENJELASKAN
• MEMPERKIRAKAN GEJALA YANG AKAN TERJADI
(MEMPREDIKSI). Misalnya ada penjelasan (teori) yang
dikemukakan Vilfredo Pareto: “makin tinggi derajat
sentralisasi kekuasaan, paksaan, atau ancaman
paksaan makin sering digunakan sebagai alat
pengendalian masyarakat”. Berdasarkan teori ini
dapat diprediksi: “di mana saja dan kapan saja terjadi
sentralisasi kekuasaan yang tinggi akan banyak
menggunakan paksaan atau ancaman paksaan
sebagai alat pengendalian masyarakat”.
MODEL PENJELASAN

• Model Deduktif
• Model Induktif
POLA PENJELASAN
1.Genetik atau historik;
2.Fungsional;
3.Disposisi;
4.Intensional;
5.Rasional.
CARA PENULISAN TEORI
• Argumentasi
• Deskripsi
• Perbandingan
• Analisis proses
• Analisis sebab akibat
• Pemanfaatan analogi
MANFAAT KAJIAN TEORI DALAM
PENELITIAN
• SUATU YANG INGIN DIKETAHUI DALAM
PENELITIAN MENCAKUP MASALAH DALAM 2
TINGKATAN:
1. SUATU PERTANYAAN YANG JAWABANNYA
SAMA SEKALI BELUM DIKETAHUI;
2. SUATU PERTANYAAN YANG TELAH DIKETAHUI
JAWABANNYA TETAPI MASIH MERAGUKAN.
KEDUANYA MEMERLUKAN PENJELASAN/TEORI.
MANFAAT YANG LAIN DARI TEORI:
1. MEMBERI POLA BAGI INTRPRETASI DATA
2. MENGHUBUNGKAN SUATU STUDI DENGAN
LAINNYA
3. MENYAJIKAN KERANGKA SEHINGGA KONSEP
DAN VARIABEL MENDAPAT ARTI PENTING
4. MEMUNGKINKAN MAKNA YANG LEBIH
BESAR DARI TEMUAN YANG DIPEROLEH DARI
SUATU PENELITIAN
ISI BAB II. TINJAUAN TEORI atau KAJIAN
PUSTAKA

A. Analisis Teoritis dan Penelitian yang Relevan


• Berisi analisis berbagai teori dan hasil penelitian
yang relevan dengan masalah yang diteliti.
• Peneliti melakukan sistesis terhadap teori yang
relevan agar diperoleh legitimasi konseptual
terhadap variabel yang diteliti.
• Unsur teori tampak jelas, seperti konsep, asumsi,
hubungan antar variabel, dan daya penjelasan
terhadap masalah yang diteliti.
ISI BAB II
B. Kerangka Teori
Kerangka teori berisi gambaran pola hubungan antar
variabel dari teori-teori terkait yang digunakan untuk
memecahkan masalah yang diteliti, disusun
berdasarkan kajian teoritis dan hasil-hasil penelitian
yang relevan. Ini sebagai dasar penyusunan kerangka
pikir/konsep penelitian.
C. Hipotesis Penelitian (kalau ada)
• Dirumuskan secara singkat, lugas, dan jelas.
• Dinyatakan dalam bentuk kalimat pernyataan.
• Didasarkan kerangka pikir yang telah diuraikan.
…Terima Kasih…