Anda di halaman 1dari 14

Fisika Zat Padat

22 Nov 2016
Kristal
• Zat padat yang tersusun oleh deretan atom-
atom yang teratur letaknya dan berulang
(periodik) yang tidak berhingga dalam ruang.
• Kumpulan yang berupa atom atau molekul
dan sel ini terpisah sejauh 1 Å atau 2 Å.
Amorf
• Zat padat yang tersusun oleh deretan atom-
atom yang tidak teratur.
Mengapa Intan dan Arang yang
disusun oleh atom atom yang sama,
yaitu atom karbon memiliki
kekerasan yang berbeda?
INTAN CARBON
INTAN CARBON

• Atom-atom karbon saling • Atom-atomnya hanya


mengikat dengan kuat terikat kuat pada tiap
dalam pola tertutup lembaran, sedangkan ikatan
antar atom pada lembaran
yang berdekatan relatif
lebih lemah

• Berwarna bening •Berwarna hitam


• Sangat keras •Tidak keras
Ikatan pada Kristal
Jenis Ikatan Asal ikatan Sifat
Sangat keras;titik lebur
Kovalen Patungan elektron tinggi;larut dalam sedikit
cairan; transparan terhadap
cahaya tampak
Gaya tarik menarik elektrostatik Keras; titk lebur tinggi;
Ionik antara ion positif dan ioan negatif mungkin larut dalam cairan
polar seperti air
Gaya tarik menarik elektrostatik Berkilauan,;menghantarkan
Logam antara ion positif logam dengan kalor dan listrik dengan baik
awan elektron
Gaya Van der Waals akibat Lunak; titik lebur dan titik
Van der Waals distribusi muatan yang tidak didih rendah ;larut dalam
simetris cairan kovalen
Gaya tarik menarik elektrostatik Lebih kuat dari ikatan Van der
Hidrogen kuat antara hidrogin pada satu Wals, titik lebur dan titik
molekul dengan atom N, O atau F adidih lebih tinggi dari ikatan
Van der Wals
Pita Energi
• Tingkatan tingkatan energi dalam satu
kelompok yang berdekatan
Energi

Energi
3s 3s

Tingkat energi 3s atom 2 natrium Tingkat energi 3s enam atom Natrium


yang berdekatan yang saling berdekatan
Energi

3s

Tingkat energi 3s enam atom Natrium


yang saling berdekatan
Energi

3s
Pita Energi Atom Banyak Berdekatan

Pita Kunduksi 3s

Pita Valensi 2p

2s

1s
Konduktor
• Material logam memiliki Energy Gap yang
saling tumpang tindih (overlap), sehingga
atom-atom dapat dengan sangat mudah
bergerak ke daerah pita konduksi.
Isolator
• Material non-logam yang memiliki Energy Gap
yang berjauhan, sehingga atom-atom sulit
untuk bergerak ke daerah pita konduksi.
Semikonduktor
• Material yang memiliki Energy Gap yang berdekatan.
Pada kondisi normal atom-atom bersifat isolator.
Namun, dengan sedikit tambahan energi, atom-atom
tersebut dapat bergerak ke daerah pita konduksi
sehingga menjadi bersifat konduktor.
Konduktivitas Konduktor dan Semikonduktor

Konduktor
Hambatan jenis (x 108 m)

Hambatan jenis (x 108 m)


Semikonduktor

T T

Kunduktivitas konduktor berkurang karena kenaikan suhu, sedangkan pada


semikunduktor justru bertambah dengan kenaikan suhu.