Anda di halaman 1dari 35

Oleh :

Rama Haruki
05923092

Pembimbing
Dr. Hj. Aumas Pabuti Sp.A, MARS
TINJAUAN PUSTAKA
1.1 Definisi
 penyakit infeksi arbovirus,ditularkan oleh
nyamuk spesies Aedes
1.2 Epidemiologi
 DBD:penyebab mortalitas dan morbiditas
tinggi di negara-negara Asia Tenggara
1.3 Etiologi

• Virus Dengue:DEN-1,DEN-2,DEN-3,DEN-4

1.4 Patogenesis
The secondary Heterologous Infection Hypothesis
▪ aktivasi sistem komplemen

▪ agregasi trombosit
▪ aktivasi faktor XII
1.5 Manifestasi Klinis
 Demam
 Tanda-tanda perdarahan
 Hepatomegali
 Syok

1.6 Diagnosis
 Kriteria klinis
 Kriteria laboratorium
1.7 Penatalaksanaan
Tersangka DBD

Demam tinggi, mendadak terus-


menurus < 7 haru tidak disertai
inkfesi saluran nafas bagian atas,
badan lemah dan lesu

Ada kedauratan Tidak ada kedaruratan


Periksa uji
Tanda syok Torniquet
Muntah terus-menerus
Kejang
Kesadaran menurun
Uji Tourniquet (+) Uji Tourniquet (-)
Muntah darah
Berak hitam
Rawat jalan
parasetamol
Jumlah trombosit Jumlah trombosit Kontrol tiap hari
< 100.000/µl > 100.000/µl sampai demam hilang

Nilai tanda klinis,


Rawat Jalan :
Rawat inap periksa trombosit & Ht
(lihat Badan 3) bila demam menetap
Minum banyak 1,5-2 liter/hari
setelah hari sakit ke-3
Kontrol tiap hari sampai
demam turun
Periksa Hb, Ht, trombosit tiap
kali

Perhatian untuk orang tua


Pesan bila timbul tanda syok,
yaitu gelisah, lemah, kaki/
tangan dingin, sakit perut,
berak hitam, bak kurang

Lab : Hb & Ht naik,


Trombosit turun
Segera bawa ke rumah sakit
DBD derajat I atau derajat II tanpa peningkatan hematokrit

Gejala Klinis :
Demam 2-7 hari
Uji Tomiquet (+) atau perdarahan spontan
Laboratorium:
Hematokrit tidak meningkat
Trombositopeni (ringan)

Pasien masih dapat minum Pasien tidak dapat minum


Beri minum banyak 1-2 liter/hari atau Pasien muntah terus-menerus
satu sendok makan tiap 5 menit.
Jenis minuman: air putih, teh manis,
sirup, juas buah, susu, oralit
Bila suhu > 38 0C beri parasetamol
Bila kejang beri obat antikonvulsif
sesuai berat badan Pasang infus NaCl 0.9%
dekstrosa 5% (1:3), teteskan rumatan
Periksa Hb, Ht, trombosit tiap 6-12 jam

Monitor gejala klinis dan laboratorium


perhatian tanda syok
Ht naik atau trombosit turun
Palpasi hati setiap hari
Ukur diuresis setiap hari
Awasi perdarahan
Periksa Hb, Ht, trombosit tiap 6-12 jam

Infus ganti ringer laktat (RL)


(tetesan disesuaikan, lihat
Bagan 4)
Perbaikan klinis dan laboratorium

Pulang (kriteria pulang)


- Tidak demam selama 24 jam tanpa antipiretik
- Nafsu makan membaik
- Secara klinis tampak perbaikan
- Hematokrit stabil
- Tiga hari setelah syok teratasi
- Jumlah trombosit > 50.000/µ
- Tidak dijumpai distres pernapasqan (disebabkan oleh efusi pluera atau asidosis
DBD derajat II dengan peningkatan Ht > 20%

Cairan awal

RL/RA/NaCl 0.9% atau RLD5/


NaCl 0.9% + D5, 6-7 ml/kgBB/jam

Monitor tanda vital/nilai Ht dan trombosit tiap 6 jam

Perbaikan
Tidak ada perbaikan
Tidak gelisah Gelisah
Nadi kuat Distres pernapasan
Tekanan stabil Frekuensi nadi naik
Diuresis cukup Ht tetap tinggi/naik
Ht turun diuresis kurang/tidak ada
(2 kali pemeriksaan)

Tanda vital memburuk Ht


meningkat
Tetesan dikurangi
Tetesan dinaikkan

Perbaikan 10 - 15 ml/kgBB/jam

Evaluasi 15 - 24 jam

Tanda vital tidak stabil

Distres pernapasan Ht turun


Ht naik
Tek Nadi < 20 mmHg

Koloid Transfusi darah segar


20-30 ml/kgBB 10 ml/kgBB

Indikasi Transfusi ada Anak :


- Syok yang belum teratasi
Perbaikan - Perdarahan masif

Ket : RA : Ringer asetat


DBD derajat III & IV

1. Oksigen (berikan O2 2-4 L/menit


2. Penggantian volume plasma segera (cairan kristaloid isotonis)
Ringer Laktat/NaCl 0.9%
20 ml/kgBB secepatnya (bolus dalam 30 menit)

Evaluasi 30 menit, apakah syok teratasi?


Pantau tanda vital tiap 10 menit
Catat balans cairan selama pemberian cairan intravena

Syok teratasi Syok tidak teratasi


Kesadaran membaik Kesadaran memburuk
Nadi teraba kuat Nadi lembut/tidak teraba
Tekanan nadi>20 mmHg Tekanan nadi > 20 mmHg
Tidak sesak nafas/sianosis Distres pernafasan/sianosis
Ekstremitas hangat Kulit dingin dan lembab
Diuresis cukup 2 ml/kgBB/jam Ekstremitas dingin
Periksa kadar gula darah
Cairan dan tetesan disesuaikan
10 ml/kgBB/jam 1. Lanjutkan cairan 20 ml/kgBB/jam

2. Tambahkan koloid/plasma Dekstran/


Evaluasi ketat
FPP 10-20 (max 30) ml/kgBB/jam
Tanda vilta
Tanda perdarahan 3. Koreksi asidosis
Diuresis
Pantau Hb, Ht, trombosit
Evaluasi 1 jam

Stabil dalam 24 jam Syok belum teratasi

Tetesan 5 ml/kgBB/jam Syok teratasi


Ht stabil dalam 2 x Ht turun Ht tetap tinggi/naik
pemeriksaan

Transfusi darah
Tetesan 3 ml/kgBB/jam Segar 10 ml/
kkBB diulang
sesuai kebutuhan

Infus stop tidak melebihi 48 jam


setelah syok teratasi
BAB 2

ILUSTRASI KASUS
Seorang anak laki-laki umur 6 tahun 8 bulan
dirawat di Bagian Anak RS Dr M Djamil Padang
tanggal
10 April 2008 pukul 21.30 WIB dengan:

 Keluhan utama :
Tangan dan kaki teraba dingin sejak 12 sebelum
masuk RS
 Riwayat penyakit sekarang :
- Demam sejak 4 hari sebelum masuk RS
- Sakit perut sejak 2hari sebelum masuk RS,
terutama di ulu hati
- Tangan dan kaki teraba dingin sejak 12 jam
sbeleum masuk RS
- Batuk, pilek, dan sesak napas tidak ada
- Riwayat perdarahan dari hidung,mulut,gusi
tidak ada
- Anak kurang mau minum sejak sakit
- Nafsu makan menurun
- Buang air kecil jumlah sedikit,warna biasa,
terkhir 4 jam sebelum masuk RS
- Buang air besar biasa
- Anak telah berobat ke bidan,diberi 4 macam
obat tapi tidak ada perubahan

▪ Riwayat penyakit dahulu

▪ Riwayat penyakit keluarga


 Riwayat kehamilan ibu :
Kontrol teratur ke bidan, mendapat imunisasi
TT 2 kali,hamil cukup bulan

 Riwayat kelahiran :
Lahir spontan, berat badan lahir 3000 gr,
panjang badan lahir 49 cm
 Riwayat makanan dan minuman :
Bayi : ASI : 0-18 bulan
PASI : 6 bulan
Buah biskuit : 6 bulan – 1 tahun
Nasi tim : 1 tahun
Anak : nasi 3x sehari
daging : 2 x seminggu
Ikan : 7 x seminggu
telur : 3 x seminggu
Kesan : kualitas dan kuantitas kurang
 Riwyat imunisasi :
- BCG : 1bulan,scar (+) di lengan
kanan
- DPT : tidak ada
- Polio : tidak ada
- Campak : 9bulan
- Hepatitis B : tidak ada
Kesan : imunisasi dasar tidak lengkap
berdasarkan umur
 Riwayat sosial ekonomi
 Riwayat perumahan dan lingkungan
higiene dan sanitasi kurang
 Riwayat pertumbuhan fisik
dalam batas normal
 Riwayat perkembangan mental
dalam batas normal
Pemeriksaan Fisik
Tanda vital
 Keadaan umum : tampak sakit
sedang
 Kesadaran : sadar
 Tekanan darah : 90/70 mmHg
 Frekuensi denyut nadi : cepat dan halus
 Frekuensi napas : 28 kali/menit
 Suhu : 370 C
 Berat badan : 19 kg
 Tinggi badan : 118 cm
 Berat badan berdasarkan umur :82,6%
 Tinggi badan berdasarkan umur: 98,3%
 BB/TB: 86,36%
 Status gizi : gizi kurang
Pemeriksaan Sistemik
 Kulit : teraba dingin, uji torniquet (+) di
lengan kiri
 Kepala : bulat simetris,rambut hitam tidak
mudah dicabut
 Mata : konjungtiva tidak anemis, sklera tidak
ikterik
 Telinga : tidak ditemukan kelainan
 Hidung : tidak ditemukan kelainan
 Mulut : mukosa mulut dan bibir basah
 Tenggorokan: T1-T1, tidak hiperemis,
faring tidak hiperemis
 Leher : tidak terba pembesaran KGB
 Dada : dalam batas normal
 Abdomen
Hepar teraba 1/4-1/2, tepi tajam, konsistensi
kenyal, permukaan rata, lien tidak teraba
 Ekstremitas
akral dingin, refilling kapiler lambat , sianosis
(-), reflek fisiologis +/+, reflek patologis -/-.
Pemeriksaan Laboratorium
 Darah
Hb : 15,3 gr%
Ht : 48 %
Hit. Jenis : 0/0/2/35/58/5
Leukosit : 5500/mm3
Trombosit : 80.000/mm3
 Urin :
bilirubin (-)
urobilin (+)
albumin (-)
reduksi (-)
eritrosit (-)
leukosit (-)
Feses : makroskopis : warna
kuning,konsistensi lunak
mikroskopis : tidak ditemukan telur
cacing
Diagnosis Kerja : DBD derajat III
Gizi Kurang

Penatalaksanaan
▪ O2 2 L/ menit
▪ IVFD RL 20 cc / kgBB / ½ jam yaitu 380 cc 
190 tts / menit tetesan makro
 Banyak minum
 ML 1500 kkal
Rencana
 Hb-Ht / 4 jam, trombosit / 24 jam
 kontrol tanda vital
 Balance cairan
 Pemeriksaan IgG dan IgM anti degue
Pemantauan
 Pukul 22.00 WIB
Setelah 30 menit kaki dan tangan masih teraba
dingin. Demam tidak ada. Perdarahan baru
tidak ada. Dari pemeriksaan fisik tampak sakit
sedang ,denyut nadi halus dan cepat,tekanan
darah 90/80 mmHg, frekuensi nafas 28x/menit.
Mata, konjungtiva tidak anemis,sklera tidak
ikterik. Jantung dan paru dalam batas normal.
Abdomen tidak ada distensi.Akral teraba dingin,
refiling kapiler lambat
Kesan : syok belum teratasi (prolong syok)
Terapi :
 IVFD koloid 10cc/kgBB/jam yaitu
190cc/jam→ 48 tetes/menit tetesan makro
 IVFD RL 20cc/kgBB/jam yaitu 380 cc/jam→
92 tetes/menit tetesan makro
 Rencana : Pemeriksaan Analisa Gas Darah,
Gula darah dan elektrolit
 Pukul 23.00 WIB
 Tangan dan kaki teraba hangat, demam tidak ada,
perdarahan baru tidak ada, mual tidak ada, muntah
tidak ada. Anak tampak sakit sedang, frekuensi denyut
nadi 100x/menit, frekuensi nafas 26x/menit, tekanan
darah 110/80 mmHg. Jantung dan paru dalam batas
normal. Abdomen tidak ada distensi. Pada
ekstremitas,akral teraba hangat dan refilling kapiler
baik. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan
Hb:12,2 gr% dan Ht 37%
 Kesan : syok sudah teratasi dan tidak terjadi
hemokonsentrasi
 Terapi : IVFD Rl 10 cc/kgBB/jam yaitu 190 cc/jam→ 48
tetes/menit tetesan makro
 11 April 2008 (hari rawatan I)
 anamnesis demam tidak ada, mual dan muntah
tidak ada, perdarahan baru tidak ada, nyeri ulu
hati masih ada, anak kurang mau minum.
 pemeriksaan fisik :frekuensi nafas 28x/menit,
frekuensi denyut nadi 86x/menit, tekanan darah
100/70mmHg suhu 37,2°C. Refilling kapiler
baik.
 Laboratorium: Hb 12,6 gr%, Ht 40%. Ig G dan Ig
M antidengue (+)
 Terapi : IVFD RL 7cc/kgBB yaitu
133cc/jam→34 tetes/menit tetesan makro
 Biostrum 2x1 sendok teh
 Makanan Lunak 1500kkal
 Banyak minum
 Kesan : perbaikan
12 April 2008 (hari rawatan II)
 anamnesis demam sudah tidak ada, perdarahan
baru tidak ada, mual dan muntah tidak ada,
nyeri ulu hati sudah berkurang, anak sudah
mulai mau minum.
 pemeriksaan fisik : frekuensi denyut nadi
108x/menit, frekuensi nafas 30x/menit, suhu
36,5°C, tekanan darah 100/70mmHg.
Ekstremitas akral terba hangat,refilling kapiler
baik.
 Hb 11,9 gr% dan Ht 32%.
 Terapi :
IVFD RL 3cc/kgBB yaitu 12 tetes/menit
tetesan makro
Biostrum 2x1 sendok teh
Makanan Lunak 1500 kkal
Banyak minum
Kesan : perbaikan
BAB 3

DISKUSI
DISKUSI
 Anamnesis
 Pemeriksaan fisik
sakit sedang, nadi cepat dan halus, nafas
28x/menit, suhu 37ºC, uji torniquet di lengan
kiri, hepar teraba
• Pemeriksaan laboratorium
Trombosit 80.000/mm3, Hb 15,3 gr%, Ht 48
vol%
Terapi:
 O2 2 L/ menit
 IVFD RL 20 cc / kgBB / ½ jam yaitu 380 cc
 190 tts / menit tetesan makro
 Diet Makanan Lunak 1500 kkal
 Banyak minum
Observasi Hb-Ht, trombosit, tanda vital,terapi
diteruskan sampai keadaan umum pasien
stabil.
TERIMA KASIH