Anda di halaman 1dari 16

PENGANGGARAN SEKTOR PUBLIK

LANJUTAN

Kelompok 9 :
DEVITA ARIFIN (RRC1C016001)
VERA CHARMILA (RRC1C016009)
ALMALIYANA (RRC1C016011)
ELA FEBRIYANI (RRC1C016033)
Teknik penganggaran berdasarkan NPM

Anggaran publik dengan pendekatan New Public


Management (NPM) mulai dikenal sejak tahun 1980-an Model
NPM berfokus pada manajemen sektor publik yang berorientasi
pada kinerja, bukan berorientasi pada kebijakan.
Salah satu model pemerintahan di era NPM adalah model
pemerintahan yang diajukan oleh Osborne dan Gaebler (1992)
dalam Mardiasmo (2002), yang tertuang dalam pandangannya
yang dikenal dengan konsep ‘reinventing government”.
Perbandingan anggaran tradisional dengan
anggaran berbasis NPM
Model Penganggaran

Model penganggaran terdiri dari :


1. Line item Budgeting
2. Incrumental Budgeting
3. Revenue Budgeting
4. Repetitive Budgeting
5. Supplemental Budgeting
6. Perfomance Budgeting
7. Planning Programing Budgeting System (PPBS)
8. Zero-Base Budgeting
Jenis – Jenis Anggaran

Digunakan untuk merencanakan kebutuhan sehari-


Anggaran operasional hari dalam menjalankan pemerintahan.
Misalnya belanja rutin (reccurent expenditure)
seperti belanja administrasi umum dan belanja
operasi dan pemeliharaan

Menunjukkan rencana jangka panjang dan


pembelanjaan atas aset tetap seperti gedung,
Anggaran modal peralatan, kendaraan, perabot, dan sebagainya.
Pada dasarnya pemerintah tidak mempunyai uang
yang dimiliki sendiri, sebab seluruhnya adalah
milik publik.
Prinsip-Prinsip Penganggaran
1. Otorisasi oleh legislatif, Anggaran publik harus mendapat otorisasi dari
legislatif terlebih dulu sebelum eksekutif dapat membelanjakan anggaran
tersebut.
2. Komprehensif Anggaran harus menunjukkan semua penerimaan dan
pengeluaran pemerintah. Oleh karena itu, adanya dana non-budgetair pada
dasarnya adalah menyalahi prinsip anggaran yang bersifat komprehensif.
3. Keutuhan anggaran Semua penerimaan dan belanja pemerintah harus
terhimpun dalam dana umum (general fund)
4. Nondicretionary Apropriation. Jumlah yang disetujui oleh dewan legislatif
harus termanfaatkan secara ekonomis,efisien, dan efektif.
Lanjutan…
5. Periodik Anggaran merupakan suatu proses yang periodik, dapat bersifat
tahunan maupun multi-tahunan
6. Akurat Estimasi anggaran hendaknya tidak memasukkan cadangan yang
tersembunyi(hidden reserve) yang dapat dijadikan sebagai pemborosan dan
inefisiensi anggaran serta dapat mengakibatkan munculnya underestimate
pendapatan dan overestimate pengeluaran.
7. Anggaran hendaknya jelas dan sederhana, dapat dipahami masyarakat, dan
tidak membingungkan.
8. Diketahui publik, anggaran harus diinformasikan kepada masyarakat luas.
Contoh Penganggaran di Organisasi Sektor Publik

1.Pemerintah Pusat
Ada enam sumber ketidakpastian yang berpengaruh besar dalam penentuan volume APBN :
(1) harga minyak bumi dipasar internasional
(2) kuota produksi minyak mentah yang ditentukan oleh OPEC
(3) pertumbuhan ekonomi
(4) inflasi
(5) suku bunga
(6) nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika(USD).
2. Pemerintah Daerah
Berdasarkan kebijakan umum APBD, strategi dan plafon sementara telah ditetapkan
pemerintah dan DPRD, kepala satuan kerja perangkat daerah selaku pengguna anggaran akan
menyusun rencana kerja dan anggaran satuan kerja perangkat daerah (RKA-SKPD)tahun
berikutnya dengan pendekatan berdasarkan kinerja yang akan dicapai.
Lanjutan…
3. LSM
Beberapa organisasi nirlaba mempunyai lebih dari satu program, dan masing-masing
program harus merencanakan tahapan kinerja terkait dan arus kas yang dibutuhkan.
Hal yang harus diperhatikan dalam penganggaran organisasi LSM :
• Identifikasi kegiatan yang dilakukan dalam organisasi secara rinci
• Kegiatan yang dilakukan dalam proyek disesuaikan terlebih dahulu dengan tujuan
dan output yang terdapat dalam visi dan misi organisasi.
• Menyiapkan rencana kerja kegiatan yang mengacu pada rencana program
• Aturan umum dalam rencana anggaran,yakni pendapatan dan pengeluaran
• Setelah mengembangkan proyeksi anggaran yang baik, bandingkan keuangan dan
strategi pembayarannya.
Lanjutan…
4. Yayasan
Anggaran tidak boleh menjadi rahasia internal yayasan yang
bersangkutan dan harus dinformasikan kepada publik untuk
dikritik, didiskusikan, dan diberi masukan. Anggaran yayasan
berisi rencana kegiatan yang dipresentasikan dalam bentuk
rencana perolehan pendapatan dan belanja dalam satuan
moneter.
Lanjutan…
5. Partai Politik
Sumber pendanaan yang terdapat dalam partai politik adalah sebagai berikut :
• Keuangan partai politik bersumber dari : iuran anggota, sumbangan yang sah menurut hukum
dan bantuan dari anggaran negara.
• Sumbangan yang sah menurut hukum dapat berupa uang, barang, fasilitas, peralatan,
dan/atau jasa.
• Bantuan dari anggaran negara yang diatur dalam peraturan pemerintah diberikan secara
proposional kepada partai politik yang mendapatkan kursi di lembaga perwakilan rakyat.
• Sumbangan dari anggota dan bukan dari anggota yang sah menurut hukum paling banyak
senilai Rp 200.000.000,- dalam waktu 1 tahun.
• Sumbangan dari badan atau perusahaan yang sah menurut hukum paling banyak senilai Rp
800.000.000,- dalam waktu 1 tahun.
• Salah satu kegunaan anggaran partai politik adalah untuk kampanye, yang merupakan
momen khusus dalam rangkaian pemilu yang disediakan oleh KPU bagi para kontestan
pemilu.
Penganggaran Sektor Publik di Negara
Maju dan Berkembang
Implementasi di Negara-negara industri :
1. Inggris
Terdapat 3 pertalian sistem pembuatan keputusan : sistem komite survei
pengeluaran publik (PESC), analisis program dan review (PAR), dan staf review
kebijakan pusat (CPRS).
2. Kanada
Perencanaan pengeluaran terdiri dari 2 tahap : pertama, perencanaan
pengeluaran yang terdiri dari penyiapan 3 anggaran, dengan jumlah yang
berbeda pada tingkat “saat ini” dan “ menurun”. Kedua, berhubungan dengan
penilaian efisiensi, penentuan pengeluaran input, dan bagaimana
didelegasikan ke bagian administratif.
Lanjutan…
3. Prancis
Aplikasi PPBS pada organisasi pertahanan dikenal sebagai “planning,
programming, and preparation of the budget” dan menawarkan
kerangka kerja yang terkoordinasi untuk pembuatan keputusan yang
tersentralisasi dan pengendalian. Aplikasi pada departemen sipil yang
dikenal sebagai “optimization of public expenditure” yang lebih
menekankan pada aplikasi teknik penilaian investasi. Keduanya , jika
dikombinasikan ke dalam akan menjadi “ rationalization of the budget
choice (RBC). RBC mempunyai 3 komponen yaitu struktur program,
studi analisis, dan sistem informasi.
Lanjutan…
4. Swedia
Sistem anggaran di swedia mempunyai beberapa unsur yang
mengkombinasikan perencanaan, ramalan jangka menengah, dan pengukuran
efisien.
Negara lainnya
Jepang aktif memberikan pertimbangan untuk megenal variasi PPBS. Austri,
denmark, jerman, selandia baru, dan belanda adalah diantara negara yang
memperkenalkan secara luas berbagai reformasi yang melibatkan pemilihan
reklasifikasi anggaran kedalam program, ramalan jangka menengah,
pengenalan terhadap teknik penilaian, pengukuran produktifitas, dan kinerja
pada beberapa bagian.
Lanjutan…
Implementasi pembaharuan dinegara-negara berkembang

Pengenalan sistem PPBS di india, indonesia, malaysia, nepal ,dan


srilangka tidak membawa perubahan dalam memfungsikan
perencanaan dan penganggaran yang akan dilaksanakan dalam basis
rangkap dua. Cakupan dari sistem baru juga terbatas. Di malaysia dan
indonesia hal itu hanya terbatas pada anggaran pembangunan,
sementara di india, anggaran kinerja di siapakan sebagai dokumen
pendukung.