Anda di halaman 1dari 14

Pelatihan TBMM

Divisi Kesehatan ETIKA 2014
11 Oktober 2014

Jika merahnya lebih dari 2 dekit. misal korban disapa  Slout for help : Meminta bantuan  Airway : Mengecek jalan pernafasan korban dengan cara pegang kepala/jidat sambil ditekan dagu (dibuka mulutnya)  Breathing : Merasakan dan melihat dadanya  Circulation : Menekan ibu jari. .SRS ABC  Safety : Keselamatan diri sendiri dan korban  Respon : Respon dari korban itu sendiri. kemungkinan terjadi gangguan.

baringkan korban kemudian bantu bangunkan dengan menekan dada korban.  Penolong menekan dada korban dengan tangan yang lebih kuat dibawah kemudian ditekan 30 kali ditambah 2 kali nafas buatan.RJP (RESUSITASI JANTUNG PARU )  Penanganan pertama jika korban pingsan. .

korban duduk dengan posisi agak bungkuk.Tersedak  Pertolongan pertama pada korban : Didorong menggunakan telapak tangan yang kuat naik (dari belakang).  Dari depan : tangan mengepal diulu batu .

teh hangat) jangan dikasih kopi  Mengecek respon korban dengan dicubit kelopak matanya . diberi wangi wangian  Setelah sadar diberi minuman hangat (air hangat. misal dibau2kan ke hidungnya.Pingsan  Longgarkan pakaian yang mengikat dan hilangkan barang yang menghambat pernafasan  Tinggikan tungkai melebihi tinggi jantung  Beri udara segara.

dll . selakangan.Hipotermia  Hipotermia : suhu badan menurun dibawah suhu normal  Penanganan : Diberi gerakan pasif pada korban. misal dengan menggerakkan tangan  Melepaskan pakaian korban jika pakaian basah  Jika kedinginan gerak2kan tangan supaya bisa menghilangkan dingin atau beri cairan penghangat pada botol. misal leher. Letakkan pada 6 titik.

Alergi Dingin  Alergi dingin berbeda dengan hipotermia  Alergi dingin : gejalanya gatal2 dan tidak kedinginan sama sekali  Biasanya penderita alergi dingin sudah membawa obat pribadi untuk penyembuhannya. Atau bisa diberi CTM .

kedinginan.Asma  Asma disebabkan oleh debu. atau kipas angin  Jauhkan korban dari gerombolan  Pakaian korban dilonggarkan  Korban jangan dibaringkan. sebaiknya didudukkan .

Compresion : Penekanan atau tekanan. Ice : terapi dingin (diberi es). penanganan menggunakan es untuk mengurangi nyeri  Teknik RICE  Rest : diistirahatkan. Elevation : Peninggian daerah cedera . penanganan menggunakan balsem panas  Terkilir : menangani persendian.Kram dan Terkilir  Kram : menangani otot.

Penanganan : Ikatkan kain berbentuk donat pada tulang yang menonjol. diikat jangan kencang2 kemudian bisa diberi bidai untuk mencakup 2 sendi.  Patah tulang tertutup : penanganannya sama dengan patah tulang terbuka tapi tidak menggunakan kain berbentuk donat. Tempurung : perpindahan posis.  Dislokasi : pergesera Sendi.  Patah tulang tidak boleh ditarik Kalau patah tulang kaki bisa ditekan dengan ibu jari kaki .Patah Tulang  Patah tulang terbuka : tulang yang patah menembus daging.

 Jika penderita pingsang krn melihat darah ditangani lebih dahulu pendarahannya.  Pendarahan dalam dikompress pakai es seperti memar . Kalo tidak ada air langsung ditekan tanpa dibersihkan. Tekanan tidak langsung. Ditinggikan lebih dari jantung.Pendarahan  3T : Tekanan langsung (tekan langsung pakai kasa).  Penanganan : Luka bagian pendarahan dialiri air bersih kemudian ditekan sampai darah keluar.  Pendarahan jangan diberi alkohol.

Digigit Ular  Hindarkan dari ular  Diikat terlebih dahulu  Kemudian urut kebagian bawah Bisa (coklat kehitaman ) .

bisa untuk pms. Donperidon (sesudah makan)  Captompril : Tensi tinggi  CTM : Alergi  Flu : Demacolin  Diare : oralit . Antasida (sejam sebelum makan).Obat Obat  Parasetamol (paling aman. Magg dan asma tidak boleh diberi asam mefemanat. pusing  Asam mefemanat : Nyeri. bisa dikonsumsi sebelum makan) : Nyeri.  Ratidin (obat terakhir) : Nyeri  Asma : Ambroksol  Magg atau mual : Antasid.

 ASMA  PINGSAN EVAKUASI .