Anda di halaman 1dari 12

MENGANALISIS

JARINGAN BERBASIS
LUAS (WAN)

RAHAJENG KARTIKA SARI


TKJ
SMKN 10 MALANG
TEKNOLOGI WAN

Wide area network (WAN) digunakan


untuk saling menghubungkan jaringan-
jaringan yang secara fisik tidak saling
berdekatan terpisah antar kota, propinsi,
atau bahkan terpisahkan benua melewati
batas wilayah negara satu sama lain.

Saat ini banyak tersedia Teknologi WAN


yang disediakan oleh banyak operator
penyedia layanan (ISP).
KEGUNAAN TEKNOLOGI WAN
Mengoperasikan jaringan area dengan batas
geografi yang sangat luas (LAN-MAN menjadi 1)

Meningkatkan efisiensi perpindahan arus


komunikasi
Menghemat Biaya komunikasi

Memberikan koneksi full-time (selalu ON).

Menghubungkan perangkat2 yang terpisah


melewati area global yang luas.
PERANGKAT-PERANGKAT
PADA WAN
1. Router , menawarkan beberapa layanan interkoneksi
jaringan-jaringan dan port-port interface WAN.
2. Switch, memberikan koneksi kepada bandwidth WAN untuk
komunikasi data, voice, dan juga video.
3. Modem, yang memberikan layanan interface voice,
termasuk channel service units/digital service units
(CSU/DSU)
4. System komunikasi dalam teknologi WAN menggunakan
pendekatan model layer OSI untuk encapsulation frame
seperti halnya LAN akan tetapi lebih difocuskan pada layer
Physical dan Data link.
MODEM VS ROUTER
PROTOCOL WAN PADA OSI
Data Link Layer WAN
Protocol WAN pada layer Data Link menjelaskan
bagaimana frame dibawah antar system melalui jalur
tunggal. Protocol ini didesign untuk beroperasi melalui
koneksi dedicated Point-to-Point, multi-point, dan
juga layanan akses multi-Switched seperti Frame
relay.

Layer Physical WAN


Layer Physical WAN menjelaskan interface antar data
terminal equipment (DTE) adalah perangkat
terhubung dan data circuit-terminating equipment
(DCE) adalah penyedia layanan ISP.
PROTOCOL WAN
1. High-Level Data Link Control (HDLC) – adalah standard ISO yang bisa
saja tidak saling kompatibel antar layanan yang berbeda. HDLC
mendukung konfigurasi Point-to-Point ataupun Multi-point.
2. Frame Relay – dapat mentransmisikan data sangat cepat karena tanpa
adanya perlunya koreksi error.
3. Point-to-Point Protocol (PPP) – PPP mengandung field yang
mengidentifikasikan protocol layer Network.
4. Integrated Services Digital Network (ISDN) – adalah suatu
sekelompok layanan digital yang mentransmisikan voice dan data
melalui line telpon yang sudah ada.
5. Protocol2 WAN Data Link Layer mendukung protocol2 baik protocol2
conectionless maupun conection-oriented layer tinggi.
HDLC : pengiriman isyarat dua arah pada waktu yang
bersamaan
Frame Relay : mengirimkan informasi melalui
(WAN) yang membagi informasi menjadi
frame atau paket.
PPP : pemeriksaan awal, koneksi ISP, minta
alamat IP
ISDN – Layanan data, suara,gambar
JENIS KONFIGURASI ROUTING

Minimal Routing

Static Routing

Dynamic Routing
9
TUGAS
1.Jelaskan dan beri contoh topologi konfigurasi routing:
a. Minimal Routing
b.Static Routing
c. Dynamic Routing

2. Jelaskan yang dimaksud dengan :


a. Routing Langsung dan
b. Routing tidak Langsung

3. Jelaskan apa yang dimaksud :


a. Pengertian dengan jaringan nirkabel:
b. jenis jaringan nirkabel
STATIC ROUTING

• Static routing dibuat secara manual pada masing-


masing gateway. Jenis ini masih memungkinkan
untuk jaringan kecil dan stabil. Stabil dalam arti
kata jarang down.
• Setiap penambahan sebuah router, maka router
yang telah ada sebelumnya harus diberikan tabel
routing tambahan secara manual. Jadi jelas, static
routing tidak mungkin dipakai untuk jaringan
besar, karena membutuh effort yang besar untuk
mengupdatenya.
DYNAMIC
ROUTING
• Dynamic Routing Dalam sebuah network dimana
terdapat jalur routing lebih dari satu rute untuk
mencapai tujuan yang sama biasanya menggunakan
dynamic routing.
• selain itu network besar yang terdapat lebih dari 3
gateway. Dengan dynamic routing, tinggal menjalankan
routing protokol yang dipilih dan biarkan bekerja. Secara
otomatis tabel routing yang terbaru akan didapatkan.
• dynamic routing selain menguntungkan juga sedikit
merugikan. Dynamic routing memerlukan routing
protokol untuk membuat tabel routing dan routing
protokol ini bisa memakan resource komputer.