Anda di halaman 1dari 18

Oleh :

Linda Ramadhanti (P1337434116047)


Annisa Aulia (P1337434116052)
Khoirun Nisa’ (P1337434116078)
Menurut KBBI banjir adalah :
1. Berair banyak dan deras, kadang-kadang meluap.
2. Air yang banyak dan mengalir deras.
3. Peristiwa terbenamnya daratan (yang biasanya
kering) karena volume air yang meluap.

Jadi, banjir adalah aliran air sungai atau selokan


yang meluap karena sungai atau selokan
tersebut tidak mampu menahan aliran air
1. Air di bendungan,
waduk, danau
bertambah banyak
2. Sering terjadi longsor
3. Curah hujan yang
tinggi

Proses terjadinya banjir secara alamiah itu
seperti,turunnya hujan jatuh kepermukaan bumi dan
tertahan oleh tumbuh-tumbuhan setelah itu masuk
kepermukaan tanah mengalir ketempat yang lebih
rendah lalu terjadi peluapan dan keluar ke permukaan
daratan.
Sedangkan proses terjadinya banjir secara non
alamiah karena ulah manusia seperti,membuang
sampah tidak pada tempatnya dan menyebabkan
aliran air tidak lancar sehingga air tersebut terapung
di tempat pembuangannya semakin lama semakin
menguap setelah itu tinggi dan keluar sehingga
mengenai daratan dan menyebabkan banjir.
a. Petugas kesehatan
 Membuat peta rawan dan jalur evakuasi
 Menyusun rencana kontijensi (perencanaan kegiatan
penanggulangan bencana yang di susun sebelum
bencana terjadi)
 Menigkatkan kegiatan penyuluhan kesehatan lingkungan
 Membentuk tim kesehatan di setiap jejaring administrasi
 Menyiapkan obat dan logistik kesehatan
lain(PAC,Kaporit,kantong sampah,dll)
 Meningkatkan kemampuan petugas dengan pelatihan
 Menyiapkan sarana komunikasi dan transportasi
 Menyiapkan perlengkapan lapangan (tenda
velbet,genset,dll)
b. MASYARAKAT
 Kerja bakti membersihkan saluran air
 Melaksanakan kegiatan 3 M
(Menguras,Menutup,dan menimbun) benda-
benda yang dapat terjadi sarang nyamuk
 Membuang sampah pada tempatnya
 Menyediakan bak penyimpanan air bersih
 PETUGAS KESEHATAN
 Mengaktifkan unit pelayanan kesehatan dan
membuang pos kesehatan di lokasi
 Memberikan pelayanan kesehatan dan rujukan
 Melakukan penilaian cepat kesehatan (Rapid Healt
Assessment)
 MASYARAKAT
 Evakuasi keluarga ke tempat yang lebih tinggi
 Matikan peralatan listrik/sumber listrik
 Amankan barang-barang berharga dan dokumen
yang penting ke tempat aman
 Ikut mendirikan tenda pengungsian,pembuatan
dapur umum
 Terlibat dalam pendistribusikan bantuan
 Mengusulkan untuk mendirikan pos kesehatan
 Menggunkan air bersih dengan efisien
 PETUGAS KESEHATAN
 Melakukan perbaikan kulitas air bersih
 Melkukan surveilans penyakit potensi KLB
 Membantu perbaikan kualitas jamban dan
saluranpembungan limbah
 MASYARAKAT
 Membersihkan tempat tinggal dan lingkungan
rumah
 Melakukan pemberantasan sarang nyamuk
(PSN)
 Terlibat dalam kaporitisasi sumur gali
 Terlibat dalam perbaikan jamban dan
saluranpembuangan air limbah (SPAL)
1. Pendirian POSKO
2. Pengerahan personil (Tim Reaksi Cepat)
Mengerahkan kekuatan personil dari berbagai unsur operasi
(pemerintah dan non-pemerintah) terutama untuk penyelamatan dan
perlindungan (SAR) dengan membentuk TRC untuk memberikan
pertolongan/ penyelamatan dan inventarisasi kerusakan.
3. Pemenuhan kebutuhan dasar dalam penampungan
sementara.
Distribusi bantuan (hunian sementara, pangan dan sandang). Pada
tahap awal, bantuan pangan berupa makanan siap-santap. -
Pendirian dapur umum.
4. Pemberian layanan air bersih, jamban dan sanitasi lainnya.
5. Pemberian layanan kesehatan, perawatan dan rujukan.
6. Pengoperasian peralatan
Mengoperasikan peralatan sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk
alat-alat berat.
7. Pengerahan sarana transportasi udara/laut
Dilakukan pada situasi/kondisi tertentu yang memerlukan kecepatan
untuk penyelamatan korban bencana dan distribusi bantuan kepada
masyarakat/korban bencana terisolasi.
 Pedoman penanggulangan bencana banjir
tahun 2007/2008- BAKORNAS
 pusatkrisis.kemkes.go.id/tips-siaga-
bencana-banjir.