Anda di halaman 1dari 7

KONDUKTOR

KONDUKTOR
 2.5.1 SIFAT DASAR
Dalam sebuah isolator, seperti kaca atau karet, masing – masing elektron
melekat pada atom tertentu. Sebaliknya dalam konduktor logam, satu atau
lebih elektron per atom bebas berkeliaran melalui bahan. Konduktor cair
seperti air asin itu adalah ion yang melakukan gerakan. Konduktor yang
sempurna akan menjadi bahan yang mengandung persediaan tanpa batas
sepenuhnya bebas arus. Dalam kehidupan nyata tidak ada konduktor yang
sempurna, tetapi banyak zat yang datang sangat dekat. Dari definisi ini sifat
elektrostatik dasar dari konduktor ideal meliputi :
KONDUKTOR
 (i) E = 0 di dalam konduktor.
?
Karena jika ada medan, muatan bebas itu
akan bergerak dan itu akan menjadi
elektrostatik lagi. Membuktikan bahwa kita
tidak dapat memiliki elektrostatik ketika
konduktor hadir. Sebaiknya memeriksa apa
yang terjadi ketika kita menempatkan
konduktor menjadi medan listrik extermal E0.
Gambar 2.42.
KONDUKTOR
Awalnya, ini akan mendorong arus positif ke kanan, dan negatif ke kiri. (
Dalam prakteknya hanya muatan negatif – elektron – yang melakukan
gerakan, tetapi mereka meninggalkan sisi kanan tersisa dengan muatan
positif bersih pada inti stasioner, jadi tidak terlalu penting arus yang
bergerak efeknya adalah sama.) Ketika mereka sampai ke tepi material,
arus menumpuk : + kekanan dan – kekiri. Sekarang muatan terinduksi ini
menghasilkan bidang mereka sendiri. Ei pada gambar berada di arah yang
berlawanan dengan Eo. Itulah titik krusial, karena itu berarti bidang
muatan yang didiinduksi cenderung untuk membatalkan bidang asli. Arus
akan terus mengalir sampai pembatalan ini selesai, dan bidang yang
dihasilkan di dalam konduktor adalah nol.
KONDUKTOR
 (ii) 𝝆 = 𝟎 dalam sebuah konduktor ini mengikuti Hukum Gauss 𝛁. 𝐄 =
𝝆/∈𝟎. Jika E = 0 begitu juga dengan 𝝆. Masih terdapat arus di sekitar,
tetapi sama persis dengan muatan positif sebagai muatan negatif, jadi
kepadatan muatan dalam adalah nol.

 (iii) Sejumlah muatan yang terletak pada permukaan. Hanya tempat


yang lain yang bisa menjadi kepadatan muatan.

 (iv) konduktor adalah sebuah equipotensial. Jika untuk a dan b setiap


dua poin (atau di permukaan) tertentu konduktor, 𝑉 𝑏 − 𝑉 𝑎 =
𝑏
− ‫ 𝐸 𝑎׬‬. 𝑑𝑙 = 0 dan oleh karena itu 𝑉 𝑏 − 𝑉 𝑎 .
KONDUKTOR

(v) E tegak lurus dengan permukaan, tepat di luar konduktor. Jika tidak seperti
pada pernyataan (i) arus akan segera mengalir disekitar permukaan sampai
membunuh dari tangensial komponen. Gambar 2.43).
KONDUKTOR
 2.5.2 INDUKSI ARUS