Anda di halaman 1dari 9

Proses Fagositosis

Farda Madin P (17-043)


Syadira Putri J (17-044)
• Fagositosis adalah proses dimana sel – sel hidup tertentu (fagosit)
menelan atau memakan sel lain atau partikel (pathogen)
• Fase – fase fagositosis :
1. Fase kemotaksis
2. Fase pengenalan dan pengikatan
3. Fase penelanan dan pembentukan vakuol
4. Fase fusi fagosom-lisosom
5. Fase destruktif dan digesti intraseluler
Fase Kemotaksis
• Adalah gerakan fagosit ke tempat infeksi sebagai respon thdp
berbagai faktor biokimiawi yang dilepas pada aktivasi komplemen
• Jaringan yang rusak atau mati dapat juga melepas kemotaksin
• Peningkatan kemotaksin ini dengan reseptor protein plasma di
membran sel fagositik meningkatkan masuknya Ca2+ ke dalam sel
• Sebaliknya, kalsium mengaktifkan perangkat kontraktil sel yang
menghasilkan pergerakan merayap mirip amoeba (Bratawidjaja, 2010)
• Sel limfosit segmen bergerak lebih cepat (2-4 jam), monosit lebih
lambat (7-8 jam)
Fase pengenalan dan pengikatan
• Penangkapan mikroorganisme pada fagosit terjadi karena ikatan
antara reseptor di permukaan sel dan di bakteri atau molekul yang
diikatnya
• Opsonin meningkatkan fagositosis dengan cara menghubungkan sel
asing dengan sel fagositik
• Opsonin ini berikatan secara nonspesifik, sedangkan bagian lain
melekat secara spesifik terhadap membran sel fagosit
• Pengikatan tsb memastikan bahwa bakteri tidak memiliki kesempatan
untuk melarikan diri sebelum sel fagosit dapat melaksanakan
serangan mematikannya
Fase penelanan dan pembentukan vakuol
• Terbentuk pseudopodia, kemudian membentuk kantung yang
mengelilingi bakteri pada saat dimakan (vakuola fagositik)
Fusi fagosom-lisosom
• Fagosom masuk ke sitoplasma, mengalami fusi dengan lisosom dan
membentuk fagolisosom.
• Terjadi pembunuhan mikroba oleh enzim lisosom pada fagolisosom
dan terjadi pembunuhan oleh ROS dan NO
• Dalam beberapa detik setelah terjadi fusi akan berlangsung
degranulasi dan killing
Fase destruksi dan digesti intraseluler
• Mekanisme dibagi menjadi 2 : oksidatif dan non oksidatif
• Leukosit dan granula neutrophil memusnahkan mikroorganisme
dengan ensim yang adal didalamnya (terutama enzim hidrolitik)
• Non oksidatif : dengan cara meningkatkan permeabilitas membran,
melputi : bakterisidial, peningkatan permeabilitas, lisozim, laktoferin,
protein utama pada eosinofil dan defensin
• Oksidatif : mikroorganisme dibunuh melalui produk respiratory burst
oleh beberapa metabolit oksigen yang dilepas selama fagositosis
(menghasilkan ROI)
Mediator kimia yang dihasilkan sel fagosit
• Histamin
• Pembeku dan antipembeku
• Kinin
• Pirogen endogen
• MEL