Anda di halaman 1dari 18

Dr. H.

Muhammad Ichsan Mustari, MHM


Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan
Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel
KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
Nomor : 129/Menkes/SK/II/2008

TENTANG
STANDAR PELAYANAN MINIMAL
RUMAH SAKIT
• SPM Rumah Sakit adalah standar pelayanan
berdasarkan kewenangan yang telah diserahkan
yang WAJIB dilaksanakan RS untuk
MENJAMIN mutu pelayanan yang AKAN
DITERIMA oleh masyarakat

• Merupakan akuntabilitas daerah kepada


pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintah
kab/kota serta sebagai instrumen pembinaan
dan pengawasan pemerintah
Bab I Ayat 6 PP 65 th. 2005 :
PEDOMAN PENYUSUNAN & PENERAPAN SPM

• SPM adalah ketentuan tentang jenis dan mutu


pelayanan dasar yang merupakan urusan wajib
daerah yang berhak diperoleh setiap warga
secara minimal.

• SPM bersifat sederhana, konkrit, mudah diukur,


terbuka, terjangkau dan dapat
dipertanggungjawabkan serta mempunyai batas
waktu pencapaian.
Pasal 39 ayat 2 PP 58
Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

• SPM adalah:
Tolok ukur kinerja dalam menentukan capaian
jenis dan mutu pelayanan dasar yang
merupakan urusan wajib daerah
Kep Menkes No. 1457 Tahun 2003 Tentang SPM
Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota

SPM adalah tolok ukur kinerja pelayanan


kesehatan yang diselenggarakan daerah.
PP No. 23 Tahun 2005
SPM adalah spesifikasi teknis tentang tolok ukur
layanan minimum yang diberikan oleh BLU
kepada masyarakat
KEPMENKES RI No. 129/Menkes/SK/II/2008
Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit

Menimbang :
a. bahwa dg diberlakukannya Otoda  kesehatan merupakan
bidang pemerintahan yg wajib dilaksanakan kab/kota.
 berarti pemerintah kab/kota bertanggung jawab
sepenuhnya dalam pembangunan kesehatan untuk
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayahnya.
b. bahwa RS sebagai sarana kesehatan yang memberikan
pelayanan kesehatan masyarakat memiliki peran sangat
strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesmas.
Maka RS dituntut untuk memberikan pelayanan yang
bermutu sesuai standar dan dapat menjangkau seluruh
lapisan masyarakat
KEPMENKES RI No. 129/Menkes/SK/II/2008
Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit

c. dengan diterbitkannya Keputusan Menteri Kesehatan RI No.


1457/Menkes/SK/X/2003 tentang SPM Bidang Kesehatan
di Kabupaten/Kota dan Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman
Penyusunan dan Penerapan SPM, maka perlu
ditindaklanjuti dg penyusunan SPM-RS yang wajib dimiliki
oleh RS;

d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud


huruf a,b, dan c di atas diperlukan SPM-RS yang ditetapkan
dengan Kep Men Kes
KEPMENKES RI No. 129/Menkes/SK/II/2008
Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit

Mengingat :
1. UU No. 23 Th. 1992 tentang Kesehatan (Lembaran Negara RI Th.
1992 No. 100 Tambahan Lembaran Negara No. 3495)
2. UU No.17 Th. 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara
RI Th. 2003 No. 47 Tambahan Lembara Negara No. 4286)
3. UU No.1 Th. 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran
Negara RI Th. 2004 No.5 Tambahan Lembaran Negara No. 4355)
4. UU No.15 Th. 2004 tentang Pemeriksanaan Pengelolaan dan
Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara RI tahun
2004 No. 66 Tambahan Lembaran Negara No. 4400)
5. UU No. 33 Th. 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara
Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
RI tahun 2004 Nomor 126 Tambahan Lembaran Negara No. 4438)
KEPMENKES RI No. 129/Menkes/SK/II/2008
Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit

Mengingat :
6. PP No. 23 Th. 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan
Umum (Lembaran Negara RI Th. 2005 No. 48 Tambahan Lembaran Negara No.
4502)
7. PP No. 58 Th. 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran
Negara RI Th, 2005 No. 140 Tambahan Lembaran Negara No. 4578)
8. PP No. 65 Th. 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan
Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara RI Th. 2005 No. 150
Tambahan Lembaran Negara No. 4585)
9. PERMENKES RI No. 159b/Menkes/SK/Per/II/1988 tentang RS
10. PERMENKES RI No. 749a/Menkes/SK/Per/XII/1989 tentang Rekam
Medis/Medical Record
11. PERMENKES RI No. 1575/Menkes/SK/XI/2005 tentang Organisasi dan
Tata Kerja Departemen Kesehatan Republik Indonesia
KEPMENKES RI No. 129/Menkes/SK/II/2008
Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit

MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
Kesatu : KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA TENTANG
STANDAR PELAYANAN MINIMAL
RUMAH SAKIT (SPM-RS)
Kedua : SPM-RS sebagaimana tercantum dalam
lampiran ini
Ketiga : SPM- RS sebagaimana dimaksud pada
Diktum Ke 2 agar digunakan sebagai
pedoman bagi RS dalam menjamin
pelaksanaan pelayanan kesehatan
Keempat : Setiap RS agar menyesuaikan dengan SPM-
RS ini dalam waktu 2 (dua) tahun sejak
Keputusan ini ditetapkan
Kelima : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal
ditetapkan
Ditetapkan di : J a k a r t a
Pada tanggal : 6 Februari 2008

MENTERI KESEHATAN RI,

DR. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP (K)


1. Pelayanan Gawat Darurat
2. Pelayanan Rawat Jalan
3. Pelayanan Rawat Inap
4. Pelayanan Bedah
5. Pelayanan Persalinan dan Perinatologi
6. Pelayanan Intensif
7. Pelayanan Radiologi
8. Pelayanan Lab. Patologi Klinik
9. Pelayanan Rehab Medik
10. Pelayanan Farmasi
11. Pelayanan Pengendalian Infeksi
12. Pelayanan Gizi
13. Pelayanan Transfusi Darah
14. Pelayanan Keluarga Miskin
15. Pelayanan Rekam Medis
16. Pengelolaan Limbah
17. Pelayanan Administrasi Manajemen
18. Pelayanan Ambulans / Kereta Jenazah
19. Pelayanan Pemulasaraan Jenazah
20. Pelayanan Laundry
21. Pelayanan Pemeliharaan Sarana RS
SPM SETIAP JENIS PELAYANAN, INDIKATOR
DAN STANDAR
URAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL
TERIMA KASIH