Anda di halaman 1dari 12

PASAR

OLEH
IKHSAN HADAFI
1610011311001
AUDITING I
Dosen : Dr.Dwi Fitri Puspa S.E.,
Tujuan Pembelajaran
• Beberapa teori jasa audit yang berbeda
• Pemicu regulasi audit
• Peran pengawasan publik
• Membedakan beberapa kantor akuntan publik
• Perkembangan terkini di pasar audit
• Serangkaian kode etik dan panduan dalam industri
Pendahuluan
(M)Teori Jasa Audit
• Permintaan dan penawaran akan jasa audit dapat di jelaskan dengan 4 teori di
bawah ini
1. Policeman Theory
Pekerjaan auditor berfokus pada akurasi aritmatika dan pencegahan dan pendeteksian kecurangan (fraud).
2. Lending Credibility Theory
Laporan keuangan teraudit yang di gunakan manajemen untuk meningkatkan kredibilitas para pemangku
kepentingan.
3. Theory of Inspired Confidence
Permintaan jasa audit merupakan konsekuensi langsung dari partisipasi para pemangku kepentingan dalam
perusahaan,para pemangku kepentingan ini meminta pertanggung jawaban dari manajemen,sebagai
imbalan atas kontribusi mereka kepada perusahaan.Karena informasi yang di berikan manajemen memiliki
kemungkinan bias antara kepentingan manajemen dan pihak ketiga.
4. Teori Keagenan (Agency Theory)
Perusahaan di pandang sebagai hasil dari lebih atau kurang kontrak-kontrak formal,yang mana beberapa
kelompok membuat semacan kontribusi kepada perusahaan berdasarkan tingkat harga tertentu.auditor di
tunjuk tidak hanya untuk kepentingan pihak ketiga,tetapi juga untuk kepentingan pihak manajemen
(M)Regulasi Audit (Perspektif Internasional)
Jasa audit di minta berdasarkan
Permintaan oleh perusahaan
Penawaran oleh penyedia jasa audit
Fokus utama dari Pemicu terjadinya regulasi audit adalah
1. Di beberapa negara,Kebebasan para penyedia jasa audit tanpa memiliki
persyaratan hukum resmi untuk para auditor dibiarkan terbuka di pasar
bebas.
2. Lingkungan hukum nasional menjadi penentu dalam pengembangan;
• Pasar keuangan
• Struktur kepemilikan perusahaan
• Kebijakan perusahaan,dan
• Karakteristik informasi di seluruh dunia
Sarbanes-Oxley Act of 2002
• Sox atau sarbox adalah hukum federal amerika serikat yang di tetapkan pada 30 juli 2002,sebagai tanggapan atas
Skandal akutansi perusahaan besar yang termasuk di antaranya Enro,WorldCom,Tyco International dan
Adelphia,yang menyebabkan kerugian milyaran dolar bagi para investor dan runtuhnya harga saham dan hilangnya
kepercayaan publik.
• Akta yang diberi nama berdasarkan dua sponsornya, Senator Paul Sarbanes (D-MD) and Representatif Michael G.
Oxley (R-OH), ini disetujui oleh Dewan dengan suara 423-3 dan oleh Senat dengan suara 99-0 serta disahkan
menjadi hukum oleh Presiden George W. Bush.
• Tujuan SOX
1. Untuk membangun kepercayaan investor dengan memperbaiki kualitas pengungkapan dan pelaporan keuangan.
2. Memperkuat Independensi KAP
3. Meningkatkan peran dan tanggung jawab para karyawan dan jajaran direksi untuk pelaporan keuangan dan
pengungkapan perusahaan.

Sox mewajibkan Securities Exchange Commission(SEC) untuk mendirikan Public Company Accounting Oversight Board
(PCAOB).merupakan dewan yang mengawasi dan menginvestigasi pelaksanaan audit dan auditor perusahaan-
perusahaan publik,dan memberikan sanksi,baik untuk personil maupun perusahaan atas pelanggaran hukum
PCAOB menetapkan standar-standar pengauditan yang berterima umum (GAAS) yang di tetapkan oleh American
Institute of Certified Public Accountants (AICPA).
Regulasi Uni Eropa
• Beberapa arahan uni eropa(EU Directives),mengharuskan akun
tahunan,akun-akun konsolidasian dan tanggungan perusahaan di audit
oleh auditor-auditor yang tersertifikasi.
• Kondisi untuk auditor-auditor terkualifikasi di tuangkan dalam Eight Council
Directives 84/253/EEC ,10 april 1984
• Tujuan dari EU Directive 2006/43/EC selain dari persyaratan Statutory audit
(Audit bersyarat hukum) adalah;
• Membutuhkan Penerapan serangkaian standar penguaditan internasional
• Memperbarui persyaratan pendidikan
• Etika profesional,dan
• Implementasi teknis dari kerja sama antar pihak yang berkompeten dari negara-
negara uni eropa dan otoritas dari negara ketiga
Otorisasi oleh Directives 2006/43 (UNI
EROPA)
1. Untuk mendaftarkan seluruh auditor dan KAP serta membuat informasi yang
dapat di akses publik
2. Mengadopsi pernyataan praktik pengauditan internasional atas dasar kasus
perkasus
3. Mengadopsi laporan audit yang umum (akun tahunan,konsolidasian) disusun
berdasarkan akuntansi internasioanal yang berlaku.
4. Memutuskan apakah masing-masing auditor memiliki kebijakan jaminan
kualitas yang umum
5. Mengelola suatu sistem pengawasan publik yang efektif untuk auditor atas
statutory audit dab KAP atas kendali negara asal.
(M)Pengawasan Independen
• International Forum of Independen Audit Regulators (IFIAR)
• Merupakan organisasi pengawasan praktik audit berskala global,didirikan pada tanggal 15
september 2006 atas sejumlah aktivitas berikut;
 Untuk berbagi pengetahuan terkait lingkungan pasar audit dan pengalaman atas praktis regulasi audit
independen.
 Untuk mempromosikan kolaborasi dalam aktivitas regulasi.
 Untuk memberikan perhatian atas hubungan dengan organisasi-organisasi internasional lainnya yang
memiliki kepentingan dalam kualitas audit.
Prinsip-prinsip utama IFIAR
 Prinsip-prinsip dan standar-standar akuntansi dan pengauditan yang komprehensif dan terdefenisi
dengan baik yang berterima umum.
 Persyaratan Hukum untuk penyusunan dan publikasi laporan keuangan berdasarkan prinsip-
prinsip dan standar-standar tersebut.
 Sistem penegak hukum bagi pembuat laporan keuangan memastkan kepatuhan dengan standar-
standar akuntasi (misalnya,denda,ganti rugi kpd pemegang saham)
 Pengaturan dan praktik tata kelola perusahaan yang mendukung pelaporan dan praktik
pengauditan perusahaan yang berkualitas tinggi
 Pengaturan pendidikan dan pelatihan yang efektif bagi para akuntan dan auditor.
Beberapa Kantor Akuntan Publik (KAP)
• Dari segi penawaran penyedia jasa audit diklasifikasikan kedalam dua
kategori yang berbeda :
• Kantor-kantor akuntan publik Big Four.
• Non-Big Four
• Kantor-kantor akuntan publik Big Four
• Pricewaterhouse Coopers (PwC)
• Deloitte
• Ernst & Young
• KPMG
Non-Big Four
• Merupakan kantor akuntan publik yang tidak dapat di berlakukan
sebagai kelompok yang homogen.
• Umumnya kantor-kantor ini hanya memiliki sedikit tenaga profesional.
• Memiliki jaringan internasional,meski tidak seluas Big Four. (second-tier)
KAP di lapis kedua pada tahun 2011 di AS,termasuk;
1. Grant Thornton
2. BDO Seidman
3. McGladrey & Pullen
4. Moss Adams
5. Myer,dan Hoffman & McCann
Perkembangan Terkini di Pasar Audit
• Tugas-tugas Auditor dan Ekspektasi Para Pengguna Jasa Audit
• Pengguna jasa audit auditee (dewan direksi perusahaan),dan Pihak ketiga (Pemegang
saham,bankir,kreditur,karyawan) masing-masing kelompok tersebut memiliki ekspektasi
sendiri terkait tugas-tugas auditor.
• Ekspektasi yang ditemukan atas tugas-tugas dalam memberikan opini atas;
 Kewajaran laporan keuangan
 Kemampuan perusahaan untuk mempertahankan keberlanjutan usaha (going concern)
 Sistem pengendalian perusahaan
 Keterjadian kecurangan
 Keterjadian tindakan-tindakan ilegal