Anda di halaman 1dari 8

Misalnya eksploitasi

anak di bawah umur


18 tahun sebagai
pekerja seks di
Indonesia, dimana
menurut data
DUSPATIN 2002
jumlah anak yang
Berkaitan dengan masalah ini bekerja sebagai
adalah bahwa anak-anak yang pekerja seks
obyek eksploitasi seksual komersil di bawah
komersil menjadi seperti umur 18 tahun
muara atau sebab dari segala adalah 70.000 anak
persoalan yang ada. Pekerjaan di seluruh Indonesia.
dan anak-anak jalanan dengan
amat mudah sekali terjebak ke
dalam jaringan perdagangan
seks komersil ini. Diperkirakan
30% dari seluruh pekerja seks
komersil saat ini adalah anak-
anak di bawah umur.
Berdasarkan latar belakang
masalah tersebut diatas, maka
permasalahan yang akan dibahas
oleh penulis dapat dirumuskan
sebagai berikut:
1. Bagaimana Pengaturan tentang
tindak pidana phedofilia dalam
peraturan hukum di Indonesia?
2. Apa sanksi bagi pelaku tindak
pidana phedofilia sesuai dengan
peraturan hukum di Indonesia?
Tujuan penelitian ini
Kegunaan penelitian ini
adalah: adalah:
1. Untuk mengetahui 1. Memberikan
pengaturan tindak pengetahuan atau
pidana phedofilia dalam wawasan baru bagi para
peraturan hukum di mahasiswa/mahasiswa
Indonesia. yang berminat dalam
permasalahan hak anak.
2. Untuk mengetahui
2. Sebagai tambahan
sanksi apa yang dapat bacaan bagi kalangan yang
diberikan kepada berminat membahas
pelaku tindak pidana permasalahan kekerasan
phedofilia. seksual atau phedofilia.
TINJAUAN PUSTAKA

Tindak Pidana Umum


1. Pengertian Tindak Pidana Unsur-unsur Tindak Pidana
Pengertian tentang tindak pidana Unsur subjektif adalah unsur-unsur yang
dalam Kitab Undang-undang melekat pada diri si pelaku atau yang
Hukum Pidana (KUHP) dikenal berhubungan dengan diri si pelaku, dan
dengan istilah stratbaar feit dan termasuk ke dalamnya yaitu segala sesuatu
dalam kepustakaan tentang
yang terkandung di dalam hatinya.
hukum pidana sering
mempergunakan istilah delik,
sedangkan pembuat undang- Sedangkan unsur objektif adalah unsur-unsur
undang merumuskan suatu yang ada hubungannya dengan keadaan-
undang-undang mempergunakan keadaan, yaitu di dalam keadaan-keadaan
istilah peristiwa pidana atau mana tindakan-tindakan dari si pelaku itu
perbuatan pidana atau tindak harus di lakukan.
pidana.
TEORI

Seperti yang diungkapkan oleh seorang ahli


hukum pidana yaitu Prof. Moeljatno, SH,
yang berpendapat bahwa pengertian tindak
pidana yang menurut istilah beliau yakni
perbuatan pidana adalah:
”Perbuatan yang dilarang oleh suatu aturan
hukum larangan mana disertai ancaman
(sanksi) yang berupa pidana tertentu, bagi
barang siapa melanggar larangan tersebut.
Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan
ini
hukum yang dilakukan dengan cara meneliti dan
mengadakan penelusuran literature hukum serta
menganalisa data sekunder, tujuan untuk
memperoleh data-data atau kebenaran yang akurat
sesuai dengan peraturan yang berlaku guna
mendapatkan kepastian hukum tetap.
TERIMAHA KASIH
ATAS
PERHATIANYA.....