Anda di halaman 1dari 18

Laporan Jaga IGD

13 Oktober 2018
Safira
No Nama Usia JK Dx Inap/
Pulang/meninggal

1 Ny. H 61 P Hemorrhoid grade IV Pulang

2 Tn. Y 22 L Vullnus excoriasi dorsum pedis dextra Pulang


Ny. H
61 Tahun
Masuk IGD 13 Oktober 2018
pukul: 19.00
subjective

 Keluhan Utama : terdapat benjolan di anus


 Keluhan tambahan : Sulit dan nyeri untuk BAB
 Riwayat Penyakit Sekarang: 3 hari SMRS pasien sulit
untuk BAB. 1 hari SMRS pasien merasa BAB keras dan
nyeri. Pasien mengaku perlu mengejan yang kuat
untuk BAB. 1 jam SMRS pasien merasakan adanya
benjolan yang keluar dari anus saat mengejan.
Benjolan tidak dapat dimasukkan kembali.
Perdarahan dari lubang anus disangkal.
 Riwayat pengobatan: -
 Riwayat penyakit dahulu: -
Pemeriksaan fisik

Tanda-tanda vital
 Keadaan umum: Tampak Sakit sedang
 Kesadaran : Compos Mentis
 Tekanan darah : 130/ 70 mmHg
 Suhu: 36,6oC
 RR: 20x/menit
 HR: 84x/menit
Objektif

 Kepala: luka (-)


 Mata: KA(-/-), Raccon eyes(-)
 Telinga: darah(-/-), battle sign(-)
 Hidung : darah(-),rhinorhea(-)
 Mulut: darah(-), gigi lengkap
 Leher: cedera servikal(-)
 Dada: simetris, luka(-)
 Cor: BJ I/II N, M(-), G(-)
 Pulmo: SNV(+/+)
 Abdomen: datar, supel, BU(+), luka(-), Nyeri tekan (-)
 Ekstremitas: akral hangat, CRT<2 detik,
Pemeriksaan Penunjang

 Tidak dilakukan
Assesment

 Hemorrhoid Grade IV
Planning

 Pasien menolak untuk dirawat


 Lactulac syrup 1x15 mg/ hari
 Plan: edukasi pasien untuk kontrol ke poli bedah untuk
rencana hemorrhoidectomy
Tn. Y
22 Tahun
Masuk IGD 13 Oktober 2018
pukul: 18.00
Subjective

 Keluhan Utama : Luka bernanah di kaki kanan


 Keluhan tambahan :kaki kanan nyeri, badan rasa
meriang, pusing kepala(+)
 Riwayat Penyakit Sekarang:
 1 minggu SMRS, pasien mengalami kecelakaan motor
saat mabuk.Luka di kaki. 1 hari SMRS, pasien
merasakan kaki makin nyeri dan terdapat nanah.
Pada saat masuk ke IGD RS pasien dalam keadaan
sadar dan masih mengingat semua kejadian, keluhan
mual dan muntah disangkal.
 Riwayat pengobatan:
 Riwayat penyakit dahulu: (-)
Primary Survey

Airway: SNV(+/+), stridor (-), berbicara lancar


Breathing: spontan, RR 20x, dyspnea(-)
Circulation: nadi kuat, HR 63x/menit, TD 130/75, CRT < 2 detik
Disability: E4M6V5
SECONDARY SURVEY
 Alergi: -
 Mekanisme: pasien jatuh dari motor dengan kecepatan sekitar 40 km/jam, jatuh
ke arah kanan, kaki kanan terseret aspal sejauh 5 meter
 Past illness:-
 Last meal:
 Event assoc: -

 Kepala: luka (-), edema (-), perdarahan (-)


 Mata: KA(-/-), Raccon eyes(-)
 Telinga: darah(-/-), battle sign(-)
 Hidung : darah(-),rhinorhea(-)
 Mulut: darah(-), gigi lengkap
 Leher: cedera servikal(-)
 Dada: simetris, luka(-)
 Cor: BJ I/II N, M(-), G(-)
 Pulmo: SNV(+/+)
 Abdomen: datar, supel, BU(+), luka(-), NT (-)
 Ekstremitas: akral hangat, CRT<2 detik
Status lokalis
 LOOK : tampak luka
lecet multiple di regio
dorsum pedis dextra
tepi ireguler, luka
kotor,panjang 5x3 cm,
dasar dermis,edema
(+), perdarahan (+), pus
(+)
 Feel :edema (+), nyeri
tekan (+), krepitasi (-)
 Move: ROM tidak
terbatas
assesment

 Vulnus excoriasi regio dorsum pedis dextra


Planning

 Debridement
 Tutup Luka
 Tetanus Toxoid
 Asam mefenamat
3x500mg
 Amoxicillin 3x500 mg
 Plan : kontrol setelah 3
hari untuk rawat luka